
Dengan langkah pasti Arif semakin mendekati Ara yang kini tengah duduk di atas ranjang dengan balutan busana Muslimah yang terlihat begitu pas dan indah di kenakan oleh nya
Dengan make-up tipis yang melekat di wajah nya seakan menjadi perpaduan sempurna untuk sang mempelai
Sementara Ara yang mengetahui jika sangat mempelai laki-laki sudah memasuki kamar nya hanya bisa terus menunduk kan pandangan nya tak berani bertatap sapa dengan sang lelaki
"Letakkan tangan mu di atas Kepala nya nakal... kemudian memohon lah pada Allah do'akan lah keberkahan kemuliaan dan rezeki atas dirinya... jangan lupa pula do'akan agar keburukkan tak menyertainya...! " (Ucap Ibu nya Arif)
Setelah mendapat petunjuk dari sang ibunda
Arif pun meletakkan tangannya di atas kepala Ara dan mulai melafalkan do'a seperti perintah sang ibu tadi
"Nak... jabat tangan suami mu kemudian cium sembari melafalkan alhamdulillah...! " (Ucap Ibu nya Ara menambah kan..! "
Setelah itu Ara pun meraih tangan Arif namun dengan wajah tertunduk dan terkesan tak mau mengangkat pandangan nya walau hanya berselang beberapa detik saja
"Jangan lupa cium kening istri mu nak... sebagai tanda kasih sayang untuk nya...! " (Tambah sang ibu nya lagi)
__ADS_1
Dengan ragu namun pasti
Arif dengan perlahan menundukkan wajah nya untuk menyeimbangkan dengan wajah Ara yang berada beberapa centi di bahanya
dengan tangan bergetar Arif mengangkat dagu Ara dan semakin mendekatkan bibir nya di pelipis Ara
Tak berselang lama Bibir itu pun berhasil mendarat di pelipis Ara untuk pertama kalinya
Untuk pertama kali nya Bibir itu bersentuhan dengan wanita lain selain ibu Nya yang selalu ia jabatan tangan nya kemudian di kecup nya sekilas
Begitu pula dengan Ara. Baginya suami nya saat ini adalah laki-laki pertama yang mencium nya setelah sang Abi dan abang nya
Ia tetap setia dengan posisi menundukkan pandangan dan wajah nya
"Kamu gak mau lihat siapa suami kamu nak...? Kok dari tadi nunduk melulu? " (Tanya ibu nya Arif yang kini juga sudah menjadi ibu mertua nya)
Ara pun menuruti perintah dari ibu mertuanya tersebut
__ADS_1
Dengan perlahan ia mengangkat wajah nya untuk melihat siapa lelaki yang sudah menyelesaikan akad atas diri nya.
Lelaki yang sudah sahabat menjadi suami nya. Laki-laki pertama yang sudah bersentuhan dengan nya selain sang Abi
Setelah bola mata nya berhasil bertatapan dengan Arif
Betapa terkejut nya Ara setelah mengetahui siapa orang yang sudah Abi nya jodoh kan dengan nya tersebut
Ya.. dia lah orang yang nama nya diam-diam ia sebut di sepertiga malam nya. Orang yang sudah berhasil memporak-porandakan hatinya selama beberapa waktu terakhir ini
Dan orang yang sudah membuat nya galau saat mendekati masa-masa akad nya itu
indra nya melebar setelah mendapati Arif yang kini sudah sah 100% menjadi suami nya
Ara hanya mematung setelah mendapati kenyataan nya
Setelah prosesi pembatalan air wudhu selesai mereka pun di persilahkan untuk kembali ke altar pernikahan untuk menandatangani beberapa dokumen nikah beserta buku nikah nya
__ADS_1
Tentu nya setiap pasangan menikah juga akan melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan saat ini.