ADA CINTA DALAM DIAMMU

ADA CINTA DALAM DIAMMU
Kapan akan memberi cucu...?


__ADS_3

"Maksud kamu apa...? kenapa sifat kamu kayak berubah...? " (Tanya Arif penasaran)


"Aku gak berubah hanya saja rasa percaya aku ke kamu udah gak kaya dulu lagi... tugas kamu sekarang walaupun tak aku beritahu pasti kamu udah tau...! Salah satu nya mengembalikan kepercayaan salah satu dari kita...! "


"Kamu marah...? "


"Gak...? "


"Ok aku penuhi permintaan kamu... tapi satu yang aku mau ingetin... aku gak pernah ada niat bikin kamu jadi berdosa sebagai istri aku karena kemungkinan besar beberapa kewajiban yang seharusnya kamu sudah tunaikan kemarin malam itu sampai saat ini belum terlaksana...! "


"Kamu minta hak kamu sama aku...? "


"Untuk hal itu aku gak akan maksa kamu... aku akan memberikan kamu kesempatan untuk mempersiapkan diri... karena aku tau jika melakukan hal itu dalam keadaan terpaksa bukan kenikmatan yang akan di dapat malah siksaan...! "


Ara bungkam seribu bahasa...


Ia tau betul hukum Islam setelah menikah itu apa... hanya saja sulit baginya saat ini untuk membangun apa yang sudah lebih dulu ia ikhlas kan dulu


Jika boleh egois mungkin ia akan menolak di nikahkan dengan Arif karena kecewa


Bahagia kecewa terharu dan lain hal kini berpadu jadi satu

__ADS_1


Entah lah kini ia sedang gunda gelisah dengan hati nya sendiri


1 Tahun tak terasa dengan cepat selama iktu juga hubungan nya dengan Arif tidak mengalami kemajuan sedikitpun


Walaupun sudah berstatus menjadi istri dari arif tetap saja mereka tidur terpisah


Jangankan tidur sarangjang bahkan untuk saling bertukar pikiran saja jarang mereka lakukan. terkecuali memang ada hal-hal penting yang harus mereka bahas bersama contohnya saja seperti malam ini dimana mereka harus datang ke rumah orang tuanya Ara karena Mereka meminta meminta mereka untuk menginap di sana malam ini


"Udah semuakan barang nya...? Gak ada yang ketinggalan...? " (Tanya Arif memulai percakapan)


" insya allah udah...! kalau begitu ayo kita berangkat"


Setelah menyiapkan segala keperluan mereka-mereka pun segera menuju ke rumahnya orang tua Ara…


"Assalamualaikum umi"(Ucap Ara sembari mencium tangan sang Umi)


" Wa'alaikumussalam... masuk nak... Abi juga udah nunggu tuh di meja makan...! "


Setelah mengantar barang mereka ke kamar Mereka pun menuju ruang makan


"Kalian jadi kan nginap di sini beberapa hari...? " (Tanya Umi Nya to the point)

__ADS_1


"Iya Umi kita nginap kok...! "


"Setelah makan malam nanti jangan lupa temui Umi di kamar Umi...! "


"Iya Umi "(jawab Ara)


Setelah acara makan malam selesai Ara puji segera menuju ke kamar sang Umi sementara Arif ke ruang keluarga bersama dengan Abi mertua nya


" Kapan kamu akan memberikan Umi cucu nak...? "


"Untuk sekarang mungkin belum Umi..! "


"Kenapa jawaban kamu selalu seperti itu jika Umi tanya kan hal ini... Ra usia pernikahan kamu sudah setahun loh... masa iya gak ada tanda-tanda mau hamil...? "


"Maaf Umi...! (Jawab Ara sembari menunduk)


" Gimana mau hamil... orang lakuin hal itu saja aku masih belum...! "(Batin Ara)


" Atau jangan-jangan kamu belum Arif sentuh sama sekali...? Jawab Umi dengan jujur nak...! "


"Umi... bukan begitu...? "

__ADS_1


"Lantas apa...? Nak ingat..! tidak memberikan Hak seorang suami dosa hukum nya kamu sendiri juga tau kan akan hal itu...! "


__ADS_2