ADA CINTA DALAM DIAMMU

ADA CINTA DALAM DIAMMU
Melamar malam ini


__ADS_3

"Kamu serius mau datang ke sana besok nak...? "


"InsyaAllah Abi... aku sih rencana nya mau lamaran terlebih dahulu... pas datang trus nikah nya aku pengen laksanain 2 minggu lagi dari sekarang...! "


"Nak... ngebet banget pengen nikah...! Udah kayak orang lombaan aja kamu..! "


"Bukan ngebet mi tapi takut keduluan sama orang...! "


"Siapa juga yang akan mendahului kamu jika orang yang ingin kamu nikahi jelas-jelas sudah menetap kan hati nya untuk kamu...! "


"Ya kali aja umi ada yang udah dahulu in aku trus orang tua nya Sirah nerima dan setelah itu mereka nikah nah trus aku mau di gadun di mana umi..? "


"Hus... Hati-hati kalau bicara pamali tau.. kalau kejadian gimana..? "


"He...he.. iya deh iya gak lagi-lagi..! "


"Ya udah pada istirahat gih.. pasti lelah..! "


"Ya udah umi Hanif ke kamar dulu...! "


"Ara juga ya umi... Ara mau istirahat...! "


"Ya udah ke kamar gih... Umi sama Abi juga udah mau ke kamar...! "

__ADS_1


Setelah pembahasan itu pun mereka kembali ke kamar masing-masing


"Ya Allah... kuat kan lah hati ku menerima semua ketetapan yang sudah kau atur ini ya Allah... Buat lah hati ku ini mampu menerima semua skenario kehidupan yang sudah kau atur dengan baik yang tentu nya lebih indah dari apa yang sudah aku rencana kan...! " (Lirih Ara sembari menatap langit-langit kamar nya dalam keadaan berbaring)


Ara pun segera menutup mata nya untuk menuju ke alam mimpi nya karena kini mata nya sudah tidak bisa di kondisi kan untuk terbuka lebih lama lagi...


Keesokan harinya


"Han... serius kamu hari ini juga akan datang ke rumah Sirah...? "


"Iya umi... InsyaAllah hari ini juga Hanif akan datang ke rumah nya Sirah untuk melamar diri nya... mungkin kita akan pergi ke rumah nya malam nanti...! Untuk saat ini Hanif akan ke tokoh perhiasan dulu untuk membeli cicin pertunangan kami...! "


"Baik lah jika itu keinginan mu nak..! Nanti Umi beri tau Abi kalau sebentar malam kita akan ke sana untuk melamar Sirah...! "


"Iya nak... Hati-hati di jalan...! "


"Iya umi... assalamu'alaikum umi ku sayang... ! "


"Wa'alaikumussalam nak...! "


Setelah berpamitan dengan Umi nya kini Hanif segera meluncur ke tokoh perhiasan untuk membeli cincin pertunangan yang akan ia berikan pada Sirah nanti pada saat melamar nya


#Via call

__ADS_1


"Halo assalamu'alaikum...! "


"Wa'alaikumussalam kak.. tumben telfon... ada hal penting yang ingin di bicara kan kah..? "


"Iya Rah... InsyaAllah malam ini aku akan datang bersama dengan keluarga ku untuk melamar kamu di hadapan orang tua kamu langsung.. tolong sampai kan niat baik ku ini pada orang tua mu ya...! "


"Ya Allah kak... buru-buru bangat... ini aja aku belum sempat ngomong sama ayah kalau kakak mau ngelamar aku dalam waktu dekat ini kok malah udah mau datang aja malam ini... apa tidak terlalu terburu-buru kak...? "


"InsyaAllah gak Rah... aku maunya secepat nya nge hitbah kamu... agar nanti nya tidak akan ada peluang untuk setan menggoda kita untuk melakukan hal-hal maksiat yang nanti nya akan menyebabkan aku dan kamu berdosa...! "


"MasyaAllah kak... aku hargai niat baik kamu... InsyaAllah aku akan ngomong ke Ayah kalau kamu hari ini akan datang ke rumah untuk melamar aku...! "


"Baik lah kalau begitu... aku tutup dulu ya Sirah


..! "


"Iya kak..! "


"Assalamu'alaikum...! "


"Wa'alaikumussalam...! "


#Via call off

__ADS_1


__ADS_2