
Beberapa Hari berlalu
Kini tiba saat nya untuk Hanif dan Sirah kembali ke Mesir
Mereka saat ini tengah berkumpul di bandara karena beberapa menit lagi pesawat yang akan di naiki Hanif akan lepas landas
"Abang jagain sahabat aku baik-baik ya di sana... bikin sahabat sekaligus kaka ipar aku ini bahagia...! Kalau sampai aku dengar kaka bikin Sirah nangis maka aku sendiri yang akan langsung ke Mesir untuk mengomeli kaka dan membawa Sirah pulang... camkan itu baik-baik kak...! "
"Ya ampun dek... kamu jadi orang galak bangat dah.. aku juga tau itu kali dek... satu tetes air mata wanita yang tumpah karena laki-laki makan malaikat akan mengutuk nya dengan dosa setiap kali ka melangkah... jadi aku gak akan mungkin ngelakuin hal itu dek... lagian juga udah tugas abang kali bahagiain istri abang... ya kali tugas abang abang kalian sama orang kan gak lucu...! "
"Iya-iya... abang bener... ya udah sana..! "
"Ya sudah sana berangkat Nanti kalian ketinggalan pesawat loh"( kata Abby)
" Ini juga udah mau berangkat Bi... Ya sudah kalau begitu kita berangkat dulu...!"( sembari mencium tangan sang Abi dan Umi nya secara bergantian)
Setelah berpamitan dengan semua keluarga mereka pun segera naik pesawat karena Pesawat akan segera lepas landas
setelah mengantarkan sirah dan Hanif ke bandara Mereka pun kembali ke rumah
__ADS_1
Ara pun segera masuk ke dalam kamarnya untuk mengistirahatkan diri
Sementara itu di sisi lain
" Kamu Kapan berangkatnya...? kok udah di sini aja...?"( tanya Hanif heran ketika melihat Arif sudah lebih dulu berada di asrama mereka)
" Aku ke sini tiga hari yang lalu setelah pernikahan kalian aku segera memesan tiket untuk kembali ke Mesir...!"( jelas Arif singkat)
" Oh gitu toh...!"
" Sirah kamu ajak juga terus nanti dia tidur di mana Kan kamu tahu sendiri kalau kasur di sini cuma ada 2 aja buat kita...?( tanya Arif bingung)
" Aku nggak akan tidur di sini lagi aku udah pesan asrama baru untuk tinggal bersama sirah di lantai atas jadi nggak usah pusingin masalah tempat tidur...! aku ke sini cuma mau ambil barang-barang aja...!"( jelas Hanif)
" Iyalah kan aku udah nikah masa iya istri aku aku ajak tidur sama kamu...!"
" Nggak harus gitu juga kali...!"
" Makanya nikah biar enggak sendirian terus...!"
__ADS_1
" Aku akan nikah setelah selesai studi di sini...!"
" Hah Yang bener nikah ama siapa...?"
" Nggak tahu pokoknya semuanya Abi yang ngatur...!"
" Lah kok kamu yang mau nikah malah kamu sendiri yang nggak tahu...?" (tanya Hanif bingung)
" Ya emang aku nggak tahu Kata Abi aku udah dijodohin sama anak sahabatnya... terus nanti rencananya kita dinikahkan setelah aku menyelesaikan studi di sini...!"
" Udah pernah ketemu belum sama calonnya...?"( tanya Hanif penasaran)
" Belum Han gimana mau ketemu coba orang kita cuma taaruf... lagian juga rencananya mereka hanya akan mempertemukan kita pada saat dinikahkan saja...!"
" Terus kamu udah tahu belum nama calon kamu siapa...?"
" Aku belum tahu apa-apa kan semua orang tuaku yang mengatur...Aku hanya nurut saja sama apa yang mereka rencana kan...!"
"Cielah...anak yang baik...!Nurut bangat sama orang tua...!"
__ADS_1
"Ya iyalah nurut...kalau gak nurut ntar di sangka anak durhaka lagi...!"
"Hmm....iya juga sih...ya udah kalau gitu aku pergi dulu...nanti sisa barang nya aku ambil nanti...!"(Kata Hanif sembari berlalu meninggalkan Arif)