ADA CINTA DALAM DIAMMU

ADA CINTA DALAM DIAMMU
Sudah takdir anak mu jadi menantuku


__ADS_3

Setelah sambungan telfonan nya terputus Hanif pun melanjut kan aktifitas nya untuk mencari cincin yang pas untuk jari Sirah


Sementara itu di sisi lain sedang terjadi perbincangan serius antara dua orang tua yang baru saja bertemu untuk membicarakan kelanjutan tentang perjodohan anak mereka


"Gimana Hawiyah...? Apa anak kamu sudah menyetujui rencana yang sudah kita buat...? "


"Alhamdulillah Bay putri ku sudah menyetujui rencana perjodohan ini... lalu bagaimana dengan pihak laki-laki nya..? Apa kamu sudah memberitahukan hal ini pada putramu juga..?"

__ADS_1


"Aku tak perlu memberi tahu kan semua ini pada nya pun sudah pasti dia akan menuruti semua kata-kata ku Hawiyah karena anak ku itu selalu menuruti semua kata-kata ku jadi aku yakin ia tak akan menolak apa pun yang aku putus kan tentang kehidupan nya...! "


"Semoga saja... owh iya apakah kita akan menyegera kan pertunangan anak-anak kita...? atau kamu mau langsung mengikat mereka dalam ikatan pernikahan...? "


"Kalau boleh kita tunang kan saja dulu sahabat ku... lagian juga putra mu kan masih harus menyelesai kan study nya di Mesir... bagaimana jika mereka tidak dapat menahan rindu lagi jika sudah di ikat dalam pernikahan apabila mereka berpisah...? tentu nya itu juga akan menyiksa hati mereka...! "


"He.. he.. he.. kamu memang ayah yang paling pengertian... owh iya aku juga akan menyegera kan pernikahan anak ku yang sulung karena dari kemarin dia sudah minta-minta di nikah kan katanya takut di gebet orang jodoh nya jadi untuk itu aku ingin mengundang mu secara langsung ke pernikahan mereka...! "

__ADS_1


"Kau tak perlu khawatir seperti itu.. anak ku yang sulung sudah memikir kan masalah ini lebih dulu... dan pasti calon istri nya sudah mengetahui hal ini.. lagian juga mereka sudah terbiasa berhubungan jarak jauh... bukti nya tanpa aku tahu pun anak ku sudah mengajukan menginginkan lamaran dengan sahabat adik nya.. bukan kah hal itu membuktikan bahwa mereka sudah menjalani ta'aruf lebih dulu tanpa memberi tahu kan kepada ku selaku Abi nya...? "


"Anak mu kelewatan dewasa bro... dia aja ta'aruf diam-diam tanpa ngasih tau ke kamu lebih dulu... tapi itu bagus sih menurut ku karena dia sudah mempersiap kan masa depan nya tanpa campur tangan orang lain...!"


"Alhamdulillah sih... jadi aku tak harus repot-repot mengurus jodoh untuk nya juga...!"


"Beruntung bangat kamu punya anak laki-laki yang mandiri yang sudah menyiap kan mantu untuk mu tanpa kamu harus berkoar-koar lebih dahulu... lah aku... boro-boro calon mantu... anak aku aja gak pernah bilang sesuatu tentang perasaan dia ke lawan jenis.. aku jadi mikir... apa anak ku kurang tampan... sehingga dia tidak berani untuk mencari istri untuk diri nya sendiri...? "

__ADS_1


"Ha.. ha.. ha.. mungkin anak mu sudah di takdir kan menjadi menantu ku nanti... maka nya Allah tdk membiarkan dia membawa calon ke rumah mu itu...! "


"Mungkin juga seperti itu... rencana Allah tidak ada yang tau bukan...? Tugas kita hanya mengikuti skenario nya saja...! "


__ADS_2