ADA CINTA DALAM DIAMMU

ADA CINTA DALAM DIAMMU
Akad dan kamar suami


__ADS_3

"Mulai deh ngegoda nya... Udah Bay... jangan terus-menerus membuat anak ku menjadi malu...! "


"Aku tidak membuat nya malu... hanya saja kau tau kan aku sangat suka bercanda... tapi ini bukan candaan ya... ini serius loh...! "


"Ha.. ha.. ha.. Serius dari mana coba orang kita belum mulai pembahasan nya...! "


"Ya sudah... sebelum nya aku minta maaf karena aku tidak mengajak anak ku ke sini karena kesepakatan kita untuk mempertemukan mereka setelah menikah kan...? "


"Iya... aku sudah tau itu... lagian juga kau sudah memperlihatkan foto nya padaku bukan...? "


"Iya-iya.. ya sudah ini cincin nya... tolong semat kan di jari anak mu ini... aku ingin melihat apa kah cocok atau tidak..! "


Setelah menerima cincin tersebut Hawiyah pun segera memasang kan cincin yang sudah di beri oleh sahabat nya itu ke jari anak nya. Yang sebentar lagi akan menjadi menantu dari sahabat nya sendiri


"Tuh lihat...! cocok kan di jari Ara...! "


"Alhamdulillah bagus...! Ya sudah kalau begitu aku pamit pulang dulu ya.. soalnya aku meninggal kan rumah tanpa meninggal kan kunci rumah pada anak ku... jadi jika dia pulang dia akan masuk lewat mana..? "


"Memang nya dia tidak membawa kunci cadangan...? "


"Sayang nya hari ini dia gak sempat bawa...! "

__ADS_1


"Malang sekali nasib anak mu itu...! "


"Siapa suruh hari ini meninggal kan kunci cadangan rumah begitu saja...! Ya sudah jika begitu aku pulang dulu ya... sampai ketemu di hari pernikahan anak sulung mu...! "


"Iya...! "


Setelah berpamitan mereka pun segera kembali ke rumah mereka


Hari-hari berlalu begitu cepat


Kini tiba lah hari dimana Hanif akan melangsungkan akad dengan Sirah


Semua sudah di persiap kan dengan baik dan dengan perhitungan yang matang


Kini para anggota pelaksana dan pihak mempelai sudah duduk saling berhadapan


Melangsungkan akad dengan hidmat tanpa gangguan apapun hingga para saksi berkata "Sah"


Kini hubungan di antara dua orang yang bahkan bersentuhan saja akan menjadi dosa berubah Seratus persen menjadi halal


Karena kini mereka sudah di satu kan dalam pernikahan yang suci

__ADS_1


menjalani ibadah panjang bersama untuk melengkapi separuh agama yang belum sempurna


Setelah acara akad dan resepsi selesai di laksanakan kini semua sudah kembali ke rumah masing-masing terkecuali Sirah yang harus kembali ke rumah baru nya


Ya... rumah suami nya. Setelah tangis haru pindahnya sirah dari rumah orang tua nya menuju rumah mertua nya


Setelah perjalanan yang memakan waktu kurang dari beberapa hitungan menit itu kini mereka telah tiba di rumah Hanif


"Sirah... kamu pasti capek... sana mandi dulu gih kalau gerah...! "(Ucap sang umi yang kini juga sudah menjadi umi nya)


" Iya umi.. tapi Sirah harus membersihkan diri di mana...? "(tanya Sirah ragu)


"Ya di mana lagi jika bukan di kamar suami mu sayang...! "


"Kamar Hanif umi...? "


"Iya nak.. kamar Hanif... masa iya kamu baru menikah kamu tidur nya di kamar Ara.. kan gak lucu...! "


"Iya Umi... ya udah kalau begitu Sirah ke kamar bang Hanif dulu ya Umi...! "


"Iya... setelah membersihkan diri segera lah istirahat nak...! "

__ADS_1


"Iya Umi... makasih banyak atas saran nya...! "


"Iya... sudah menjadi tugas Umi untuk mengarah kan kamu nak... ya sudah sana ke kamar Hanif gih...! "


__ADS_2