
"Trus kamunya gimana? aku kan udah minta maaf tadi...! "
"Gak segampang itu.... maaf aja gak cukup....! "
"Udah ra gak baik marah-marah trus... dia juga jan udah minta maaf tadi....!" (sela hanif)
"Gak bisa gitu bang... orang kaya dia harus di kasih pelajaran biar gak ngulangin kesalahan yang sama lagi kedepannya...! "(sambil mengepalkan tangannya dan bersiap untuk memukul)
"Eh... eh.... mau ngapain kamu....? "
"Mau ngehajar laki-laki gak punya etika kaya kamu....! "
Dan terjadilah pertengkaran antara ara dan arif...
ara menonjok wajah arif... arif pun tak bisa berbuat apa-apa karena dia saat ini sedang menghadapi seorang wanita....
"Udah ra jangan... " (sela hanif)
"Heh kali bukan gara-gara kamu perempuan... pasti sudah ku balas kamu...!" (sambil memegangi pipinya yang di tonjok ara)
"Dasar payah... sukanya mukul wanita...! "
"Kamu yang mulai... aku kan sudah minta maaf tadi....! "
"Sudah-sudah jangan di terusin lagi... ra kamu ada jam kuliah pagi kan.... udah buruan ke kelas nanti telat lo....! "(sela hanif)
" Eh iya ya... makasih abang udah ngingetin...!" (dan langsung pergi meninggalkan hanif dan arif)
"Siapa sih dia...? "
"Itu adikku... kamu sih cari masalah sama dia... pake nabrak dan gak minta maaf lagi... ! "
"Kamu kok gitu sih han... aku yang di pukul kok kamu malah belain dia sih... " (memasang ekspresi kesal)
__ADS_1
"Wajarlah aku belain... orang dia adikku... hihihi"
"Bilangin tu sama adikmu... lain kali jangan suka mukul orang... dia gak tau apa pukulannya itu sakit bangat...!" (mengeluh)
"Hahaha gak ada gunanya aku nasehatin dia... dia itu orangnya keras kepala dan paling gak mau di nasehatin... ! "
"Ya udah bodoh amat... tapi pukulannya masih sakit nih...! "
"Aku bawa ke klinik kampus ya...! "
"Ya udah ayo...! "
Mereka pun segera menuju ke klinik kampus...
Sesampainya di sana arif langsung di obati oleh perawat klinik....
Setelah selesai di obati arif dan hanif pun langsung menuju ke kelas mereka
Di sisi lain ara sudah selesai dengan jam kuliahnya, dan langsung mengajak sirah ke kantin kampus...
"Kenapa kamu dari tadi senyum-senyum terus...? (kebingungan)
"Lagi senang aja...!"
"Orang kali senang ada alasannya kali... lah kamu senang karena apa...? "
"Hari ini aku sudah bertemu dengan orang yang menabrak ku kemarin.. dan aku sudah memberinya pelajaran...! "
"Jangan bilang.... kamu mukulin orang lagi ya...! "
"hehehe iya... "
"Astaghfirullah ara... kapan kebiasaan kamu ini berubah...? gak baik tau wanita mukulin laki-laki... "
__ADS_1
"Apanya yang gak baik...? justru itu bagus untuk kita... biar kita gak di anggap remeh sama mereka...! "
"Iya aku tahu... hanya saja... kamu tahu kan dalam agama kita kita hanya diperbolehkan memukul orang apabila kita terancam... lah kamu...? terancam enggak cari masalah iya...! "
"Tenang aja... ini bukan masalah besar kok... lagian juga dia temannya abang...! "
"Apa...? temannya kak hanif...? siapa ra? "
"Aku gak ingat siapa namanya... kalo gak salah namanya dimulai dari huruf A juga sama kaya aku...!"
"Apa...? Jangan-jangan... Arif maksud kamu? "
"Nah itu dia namanya...! "
"Ara... kamu tahu kamu sudah mukul siapa?"
"Gak tahu... dan gak mau tahu...! "
"Astaga ra... kayaknya kamu sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal deh...! "
"Maksud kamu apa sih rah..?"(bingung)
" Kamu tahu dia siapa? "
"Mana aku tahu dia siapa...! "
"Dia adalah....
BERSAMBUNG
Kira-kira arif itu siapa ya...?
kenapa ara sampai dibilang mukul orang yang salah?
__ADS_1
Nantikan jawabannya di part 6