
"Dia adalah asisten dosen mata kuliah kita...! "
"A.. aa... apa....? asisten dosen mata kuliah kita...? " (terkejut)
"Tamatlah riwayat mu ra...! "
"Bodoh amat... mo dia asisten dosen kek asisten dekan kek... yang namanya nabrak orang tetap harus minta maaf dong.... "
"Kamu kok malah bilang bodo amat sih... kamu gak tau ya kalo asisten dosen itu sangat berpengaruh di kalangan mahasiswa...! "
"Bodoh amat... masa bodo ama urusan asisten dosen ini...! "
"Haduh.. ara-ara"
"Udah ah aku lapar... ayo buruan ke kantin... pelan amat sih jalannya...!"
"Apa kamu Selapar itu ra?"
"Iya lah... gimana gak mau lapar... orang aku tadi pagi gak sarapan gara-gara mau nemuin si pria menyebalkan itu... "
"Ara-ara... segitu pentingnya apa permintaan maaf dari dia...! "
"Mungkin buat kamu itu gak penting... tapi buat aku itu penting bangat...! "
"Aku gak ngerti sama jalan fikiran kamu ra... "
"Ya udah kalo gak ngerti ya bodoh amat emang gue pikirin... "
Setelah sampai di kantin ara pun segera memesan makanan karena dia benar-benar sudah sangat kelaparan...
__ADS_1
Di sisi lain terlihat arif yang tengah sibuk belajar di perpustakaan bersama dengan teman-teman nya...
"Masih sakit gak Rif...?(tanya hanif)
" Udah agak meningan kok han... lagian ini juga bukan luka besar... "
"Tapi itu muka kamu masih memar tau...! "
"Gak apa-apa han... paling juga satu dua hari juga sembuh....kamu gak usah hawatir berlebihan seperti itu... gak baik tau... "
"Gimana aku gak hawatir... orang pukulannya aja masih kelihatan biru gitu....! "
"Udahlah gak perlu terlalu di fikirin... aku kan laki-laki masa iya luka sekecil ini harus nangis sih... kan gak mungkin... "
"Emang siapa yang mukul kamu Rif..?" (tanya teman-teman yang lain...)
"Tanya aja sama si hanif... "
"Apa....? adikmu...? Ara?" (tanya mereka serentak)
"Siapa lagi kalo bukan dia... adikku kan haya dia seorang...! "
"Gila... seorang arif di pukuli seorang wanita sampai babak belur begini... ! keren sih... "(sahut salah satunya)
" Keren dari mana nya orang gue babak belur begini... untung dia seorang wanita... jika tidak pasti sudah aku balas tadi...! "
"Udah-udah gak usah di bahas lagi.... " (sela hanif)
Di sisi lain ara pun sudah selesai dengan urusan makannya...
__ADS_1
Ia pun mengajak sirah ke perpustakaan untuk membaca buku di sana...
"Tumben bangat kamu ngajak aku ke perpustakaan begini ra... biasanya juga kau datang sendirian.... "
"Aku bosan aja jalan sendiri... lagian kamu kan sahabatku jadi sudah jadi hal yang lumrah jika aku ngajak kamu.... "
"Huh ya udah deh terserah kamu aja... aku pusing kalo nanya nanya mulu sama kamu...! "ke
"Ya udah kalo gitu... ikut aja dan gak usah banyak nanya...! "
"Iya-iya aku ikut apa yang kamu mau aja...! "
Mereka pun melanjutkan perjalanan ke perpustakaan...
Setelah sampai di perpustakaan, Ara pun meminta sirah untuk menunggu di meja baca, sementara dia pergi untuk mengambil buku dari rak buku sendirian...
Tiba-tiba....
"Kamu...! ngapain kamu di sini...?
Ternyata Arif juga ada di tempat yang sama dengan Ara...
" Lah seharusnya aku yang tanya... kamu ngapain di sini...!"
"Suka-suka aku lah mau pergi kemana... toh juga bukan urusan kamu... ngapain nanya-nanya....? "
BERSAMBUNG
Kira-kira Arif ngapain ya di situ...?
__ADS_1
Temukan jawabannya di episode 7