
500rb 1 minggu apa tidak salah gadis itu, harus aku sendiri yang turun tangan
Saat Bella hendak masuk ke kamar bik sum tiba tiba datang
"Non Bella setelah selesai ganti pakaian di surung keruangan tuan" ucapnya
"Bisakah bibik antar aku tidak tau dimana ruang kerja kak David" ucap Bella
"Baik non"
"Tapi Bella mau ganti baju dulu ya bik bentar doang nggak akan lama kok" ucapnya
Setelah ganti baju Bella pun di antar keruangan David, dia bahkan bingung ada apa sebenarnya kenapa kok tiba tiba kak David mencarinya
"Ini tuannya non, silahkan masuk tuan sudah menunggu ada, kalo gitu saya permisi dulu mau lanjut bersih bersih" ujarnya
"Tokk tokk tokk, kakini Bella" ucapnya
ya pintunya sengaja gak begitu David tutu karna menunggu Bella
"Duduk" ucapnya
"Ada apa kak David mencari Bella?" ucapnya lirih
"Apa uang yang Tio berikan kurang banyak sehingga kamu cuma mengambilnya setengahnya jangan munafik gandis nakal gw tau semua wanita itu menginginkan uang dan lo malah tolak " ucap David penuh penekanan
"Tidak kak, Dulu Bella sama mama 1 bulan cuma dikasih uang 1jt. meskipun kaka mama kita orang mampu bukan Bella harus seenaknya menghambur hamburkan uang. karana uang susah diri kata mama" ucap Bella bahkan dirinya berbicara lancar sekarang meski suaranya pelan dan sambil menunduk dirinya mulai terbiasa dengan ucapan David
"Oke itu Dulu sekarang kamu adalah istri seorang David Atmaja dan mau atau enggak aku bakal kasih tiap 1hari 1jt buat sekolah dan ini buat kamu" David memberikan Black Card kepada Bella dirinya yakin dia tidak akan menolak
Dulu dirinya juga ngasih blackcard ke Stella, dan Stella langsung menerimanya dengan atusias
"Buat apa ini" ucap Bella
"Oh ayolah gadis nakal jangan berbelit belit kamu tau kan itu blackcard yang isinya bahkan buat beli mall aja gak akan habis. kamu bisa Shopping sepuasmu" ucap David gemesh dirinya merasa hilang kesabaran tiap berada di dekat Bella
"Iya aku tau kak, tapi aku tidak mau itu Bella tidak butuh, buat apa juga uang 1juta tiap hari aja Bella belum tentu bisa habiskan" ujarnya
__ADS_1
"Terserah apa katamu tapi mau kamu pakek mau nggak kamu pakek bahkan mau kamu buang sekalipun itu terserahmu intinya itu sekarang buat kamu"
"Dan aku tidak mau di cap sebagai suami yang tidak mau membiyayai istrinya" tambah David
"Baik lah aku akan menyimpan nya dan terimakasih kak" ucap Bella setelah itu dirinya keluar
Setelah Bella pergi David pun Bergumam
Cih sok nggak mau menerima black card pemberian ku dia nggak tau aja ada banyak wanita wanita yang mengincar kartu kecil itu, bahkan dia sok polos dan bermain dengan rapi
tunggu aku membuktikannya gadis nakal gumam David sendiri diruang kerjanya
"Aku bahkan merasa sekarang aku bermandikan uang huh apa aku berlebihan atau kak David yang berlebihan" tanya nya pada dirinya sendiri
Bahkan yang 500 tadi masih sisa 400rb kalo aku bawa bekal mungkin masih utuh itu uang dan dia baru saaja memberikan kartu hitam ini, ucapnya sambil membolak balikan kartu yang di pegang nya
Sudahlah toh aku nggak berminat untuk memakai nya ku simpan saja.
Aku harus istirahat besok aku bangun pagi buat sarapan, Dirinya pun merebahkan badanya di ranjang
Kesok harinya
"Eh non Bella bibik kaget non pagi pagi udah bangun aja , Biar bibik aja yang bikinin non Bella kekamar aja siap siap" ucap bik suk yang akan berjalan de dapur tapi dicegah sama Bella
"Eh nggak usah bik nggak papa Bella bisa masak kok dulu Bella sering bantu mama masak, bibik lanjutin aja bersih bersihnya. Bella janji deh nggak akan berantakin dapurnya" ucap Bella
"Bukan begitu non tapi saya takut nanti tuan David melihat dan marah" ucap bik sum
"Nggak akan marah kok bik, nanti kalo kak David marah biar Bella yang ngomong sama kak David" ujarnya
"Baik non, kalo begitu saya bersih bersih di sana dulu" ucap bik sum yang di angguk i oleh Bella
Bella pun berkutat di dapur 30 menit sekarang sudah jam 6 dan dirinya baru saja selesai memasak nasi goreng sama telur dan di masukan ke kotak makan. Bella tadi sempat mencari kotak mankan dan ternyata ada beberapa kota makan
Setelah menaruhnya di kotak makan, Bella langsung membereskan dapur dan naik ke kamarnya untuk bersiap siap
Skipp
__ADS_1
Setelah menyelesaikan rutinitas nya Bella pun turun dan Sarapan dengan pancake
"Ohya Bik Bella hampir lupa nanti kalo kak David turun Kasih ini buat kak David ya bik Bella nggak sempet soalnya udah mau telat"ucapnya langsung pergi bik Sum yang akan menjawab pun tidak sempat
"Bapak udah lama ya kerja sama kak David" tanya Bella sambil berangkat ke sekolah
"Lumayan lama non mungkin 3tahun kalo nggak lebih dikit" jawab tio seadanya
"Apakah kak David orang nya pendiam atau semacamnya" tanya Bella penasaran masalahnya dirinya tidak pernah melihat suaminya itu tersenyum sedikit pun
""Saya tidak berani menjawab non tanyakan sendiri pada tuan David" ucap supir
"Huftt sudahlah lupakan, aku cuma penasaran aja kenapa setiap sama aku kak David selalu kaku pemarah pemaksa" ucapnya
"Tuan David tidak sejahat itu, mohon berhati hati berbicara mengenai beliau. beliau sangat baik" ucap sang supir sekaligus asisten kepercayaan David
Bella yang kesal hanya diam sambil melihat pesan dari sahabatnya
Disekolah
"Bella tunggui aku" ucapnya sambil lari kearah Bella sambil ngos ngosan
"Ya ampun Gabby kamu hampir telat dan ngapain teriak teriak malu banyak yang lihat" ucapnya sambil melihat sekitar untunya tidak terlalu rame
"Iya tadi itu gw" ucapannya di putus sama Bella
"No gw Gabby aku nggak suka bahasa yang kayak gitu itu terlalu kasar untuk kamu" ucap Bella
"Upss Sorri habis gw eh aku maksudnya kan belum terbiasa hehe" ucapnya sambil nyengir tampa dosa
"Kenapa kamu hampir telambat?" tanya
"Supir yang biasanya nganterin aku sekolah itu lagi sibuk disuruh nyokah, terus aku minta anterin kak Haikal tapi dia susah banget harus aku paksa dulu jadinya aku hampir terlambat deh" ucap Gabby
"Jadi kamu punya kakak" tanya Bella
"Iya aku punya kakak dia katanya sih ganteng banget jadi incaran sekolah sini, Apa lagi si boneka berjalan itu" ucapnya sebel
__ADS_1
"Boneka berjalan siapa kamu main ganti nama orang aja" ucap Bella sekaligus penasaran