Adik iparku istriku

Adik iparku istriku
Bertemu Rendy


__ADS_3

Sedang kan Rendy yang saat itu berjalan menuju mobil nya, tiba-tiba diri nya di tabarak seseorang


"Ah sial" ucap Rendy, tapi saat diri nya akan berbicara dan menolong nya perempuan tersebut langsung berdiri dan meminta maaf


Rendy tidak tau wajah orang yang menabrak nya karna orang tersebut meminta maaf sambil menunduk membersihkan baju nya dan menoleh kebelakang


Tetapi saat orang yang menabrak nya itu berbalik dan ingin pergi, Rendy pun kaget karna saat ini dan orang yang menabrak nya adalah Bella gadis yang sangat diri nya rindu kan yang diri nya anggap adik kandung nya


"Bella ini beneran kamu" tanya Rendy tiba tiba sambil memegang tangan nya biar gadis di depan nya tidak kabur lagi


Sedang kan Bella yang awal nya akan pergi pun terhenti karna tangan nya di pegang, tapi saat berbalik diri nya kaget karna yang saat ini memegang tangan nya adalah Rendy seseorang yang diri nya hindari


"Ka kak Rendy, apa kakak yang baru saja Bella tabrak?" ucap nya


"Iya tadi yang kamu tabrak adalah aku" jawab Rendy


"Maaf kan aku kak, aku benar benar tidak sengaja tadi" ucap Bella


"Iya nggak papa, lagian kamu ngapain di sini terus lari-lari kek" ucap Rendy penasaran


"Ah itu aku tadi kesini sama teman aku , tapi dis udah pulang ini aku mau pulang juga cuma karna gk lihat jalan jadi nabrak kakak" ucap Bella mencari alasan sambil melihat ke belakang tapi orang yang mengikuti nya tadi sudah tidak ada


"Kalo gitu aku permisi kak mau pulang udah telat" ucap Bella

__ADS_1


Rendy pun tetap tidak mau melepas kan tangan Bella, diri nya harus berbicara sama Bella


"Kak tangan ku" ucap Bella sambil berusaha melepas kan tangan nya dari genggaman Rendy


"Ayok biar kakak yang anter, kakak juga ingin bicara sama kamu" uccap Rendy


"Nggak usah kak aku mau naik taxi aja, beneran nggak usah" ucap Bella berusaha menolak dengan cara baik-baik


"Enggak aku maksa bell, se bentar aja" ucap Rendy


Bella yang tidak tega melihat Rendy memelas pun akhir nya mau dan diri nya pun masuk mobil milik Rendy


Sedang kan Rendy pun tersenyum lega karna Bella mau di ajak bicara sebentar


Bella sebenar nya tidak mau karna diri nya juga sedang menghindari Rendy, tapi karena kejadian tadi akhir nya diri nya bertemu Rendy


Dri nya juga tidak sepenuh nya menyalah kan kenadian tadi sih, menurut nya mungkin memang takdir diri nya di pertemukan dengan Rendy di situ karna selalu meng hindari nya dan sudah mem blokir nomor nya juga


Mau tidak mau diri nya pun mengangguk, karna saat melihat muka Rendy yang memelas pun diri nya merasa bersalah


...Sedangkan Rendy yang melihat Bella mengangguk kan kepala nya pun tersenyum lega, ya meski saat ini sang adik tidak se akrab dulu tapi diri nya akan berusaha membuat Bella kembali seperti dulu...


Kini mereka berada di sebuah Caffe saat ini, dengan memesan 2 minuan yang berada di depan mereka, Rendy pun mulai membuka pembicaraan

__ADS_1


"Bella kenapa kamu lakuin ini sama kakak" ucap Rendy


Bella pung mengerti apa yang di maksud oleh orang yang lebih tua dari diri nya, tapi diri nya pura pura tidak paham


"Apa maksud kak Rendy" ucap nya


"Kenapa kamu waktu itu bilang seperti itu, kenapa kamu selalu menghindar dari kakak" ucap Rendy


"Aku hanya tidak mau kesalah pahaman terjadi lagi, dan itu sangat tidak nyaman itu membuat aku merasa seolah oleh wanita yang sangat jahat, aku hanya tidak mau orang lain berfikir sama seperti yang kakak Caca rasain" ucap Bella menjelaskan


"Bella kakak mohon jangan seperti ini, kamu udah kakak anggap seperti adik kandung kakak sendiri , jangan pedulikan omongan orang lain" ucap Rendy


"Enggak kak aku nggak mau kejadian itu terulang kembali, aku juga gak mau selalu bergantung sama kak Rendy jadi lebih baik kita jalani hari kita masing-masing" jelas Bella


"Kenpa kamu selalu mengingat kesalah pahaman itu, Caca bahkan sudah minta maaf apa kamu masih nggak memaaf kan nya sehingga kamu jadi seperti ini apa itu alasan kamu menghindar dari aku, Caca bahkan sudah meminta maaf atas kesalah pahaman itu kenapa kamu mengungkit nya terus, jangan plin plan kayak anak kecil Bella" ucap Rendy yang tiba tiba terpancing emosi karna Bella selalu ngomong takut kejadian seperti dulu terulang lagi


...Sedang kan Bella yang mendengar perkataan Rendy pun sedih, bagai mana mungkin laki-laki yang diri nya anggap seperti kaka berbicara seperti itu, apa salah jika diri nya mau semua nya baik baik saja batin nya...


"Asal kakak tau, sebelum kak Caca meminta maaf Bella sudah maafin terlebih dahulu bahkan setelah kejadian di rumah sakit pun Bella sampai nggak bisa tidur karna kak Caca salah paham, Bella merasa sudah menghancur kan hubungan orang dan tidak pantas di sayangi kak Rendy" ucap Bella tegas tapi sambil meremas tangan nya di bawah meja guna menyemangati diri sendiri biar tidak terlihat lemah


"Dan asal kakak tau aku sudah benar benar memaaf kan kak Caca, apa aku salah jika aku menghindari kak Rendy apa, apa aku salah jika aku takut kejadian kayak kemarin terulang lagi aku terlalu takut dan apa tadi kak Rendy bilang Balla plin plan kayak anak kecil? , Ya karna menurut ku aku masih sangat kecil dan takut kalo kejadian kemarin terulang lagi apa aku salah jika aku ingin sekali tidak selalu merepot kan orang lain , apa aku bisa di bilang dewasa saat umur ku 17 tahun sudah menikah? Bahkan orang se umuran ku nggak ada yang menikah masih bersenang senang mengejar mimpi pergi kesana kemari tanpa memikir kan beban, tapi aku? Aku berusaha belajar bersikap dewasa tapi tetap seperti anak kecil" ucap Bella


"Bella maaf kan kakak tadi kakak tidak bermaksud berbicara begitu, maaf Bella kamu boleh marah sama kakak tapi tolong jangan masukin perkataan kakak yang tadi kakak tau kamu tidak sejahat dan gak seperti anak kecil, kakak tapi sedikit emosi karna kamu selalu jauhin kakak" jelas Rendy

__ADS_1


Diri nya benar benar merasa bersalah sudah asal bicara seperti tadi dan menyakiti perempuan di depan nya yang diri nya anggap seperti adik


__ADS_2