Adik iparku istriku

Adik iparku istriku
Tidur bersama


__ADS_3

Sedang kan David yang awal nya hanya mendengar pun lama-lama kasihan melihat Bella yang menangis


Diri nya sangat tidak tega melihat Bella menangis apalagi berbicara dengan suara terputus-putus sambil menangis itu sangat membuat diri nya kasian melihat nya


"Saya akan membantu kamu biar tidak gugup lagi jika berada di satu ruangan bersama saya" ucap David kepada Bella


"Kalau begitu ayo kita tidur kamu mau aku tidur di ranjang itu bersama kamu kan" ucap David kepada Bella yang di angguki oleh Bella


Bella dan David pun berjalan menuju ranjang dan sama-sama naik


Bella juga sudah tidak menangis tapi rasa gugup itu kembali hadir saat diri nya dan David sama-sama terbaring di ranjang


Sedang kan David yang menyadari itu pun langsung memanggil Bella dan menyuruh nya mendekat ke arah nya


"Bella sini mendekat tidur di lengan saya" ucap David menyuruh Bella membaring kan kepala nya di lengan David


Sedang kan Bella yang mendengar ucapan David pun menegang tapi diri nya dengan pelan-pelan mendekat ke David dan menaruh kepala nya di atas bahu David sesuai apa yang dapat diperintah kan


Tapi rasa gugup itu semakin bertambah apalagi saat ini detak jantung nya sangat cepat berdetak nya


Sedang kan David saat melihat Bella sudah membaring kan kepala nya di bahu nya


Saat itu juga diri nya menarik Bella ke dalam dekapan nya saat ini muka Bella sudah berada di depan dada bidang David, seketika Bella menahan nafas


"Jangan menahan nafas, kamu suka sekali menyakiti diri sendiri" ucap David sadar bahwa saat ini Bella menahan nafas


David juga merasa kan saat diri nya menarik Bella ke dalam pelukan nya seketika tubuh Bela menegang pertanda jika gadis sayng saat idi diri nya dekap memang benar-benar gugup

__ADS_1


"Bella saya tahu kamu memang gugup, tapi dengan cara ini bisa membuat kamu lama-lama terbiasa dengan pelukan saya selama satu minggu ini" ucap David kepada Bella


Diri nya hanya tidak mau Bella terus-terusan gugup karena saat ini diri nya ada di Paris dan tidur baremg dalam 1 kamar hotel


Memang David bisa Check In Hotel manapun bahkan kelas atas sekalipun tapi masalah nya diri nya tidak mungkin meninggal kan Bella sendirian apalagi di negara asing


Bella yang mendengar ucapan David pun mengiya kan nya dalam hati memang saat ini diri nya benar-benar gugup tapi apa yang diucapkan David barusan memang benar ada nya


Kalau diri nya tidak membiasa kan diri entah sampai kapan diri nya akan terus gugup saat bersama suami nya meski tidak melakukan hal yang aneh-aneh


Setelah itu pun Bella menghilang kan rasa gugup nya dengan memeluk David dengan erat dan memejam kan mata nya berusaha untuk tertidur


Begitu pun dengan David diri nya saat merasakan Bella yang memeluk nya dengan erat pun mengelus dan menepuk-nepuk punggung Bella biar nyaman dan cepat tertidur dan ternyata benar apa yang diri nya pikirkan


Tak Berapa lama Bella sudah tertidur terbukti dengan nafas nya yang mulai teratur dan pelukan nya tidak seerat tadi


Bella pun menyaman kan posisi nya sambil tetap memeluk David lama-kelamaan diri nya pun ngantuk dan tertidur


Sedang kan David sesaat sesudah melihat Bella tertidur pun diri nya memeluk Bella dengan berat dan diri nya juga ikut memejam kan mata karena sudah sangat lelah lagian juga sudah hampir tengah malam


Tak lama setelah itu David sudah ikut masuk ke dalam mimpi


Mereka tidur dengan saling berpelukan di dalam hotel meski tidak ngapa-ngapain tapi melihat nya saling berpelukan sangat gemas sendiri


Skipp


Saat ini pagi sudah tiba matahari sudah mulai menunjuk kan sinar nya dengan malu-malu

__ADS_1


Sedang kan David dan juga Bella masih nyenyak dengan tidur mereka dan tidak terusik dengar sinar matahari


Sampai jam menunjuk kan pukul 09.00 pagi Bella barulah terusik karena cahaya benar-benar menyinari ke arah mereka tidur


Karena memang gorden nya tidak ditutup semua jadi sinar matahari masuk mengenai mereka berdua


Bellapun membuka mata nya dengan perlahan diri nya juga silau karena terkena matahari berbeda dengan David yang tiba-tiba saja sudah bersembunyi di leher Bella itulah mengapa muka nya tidak terkena sinar matahari dan masih bisa melanjut kan tidur nya dengan nyenyak


Bella pun tersadar bahwa diri nya memeluk sesuatu, saat diri nya membuka mata nya lebar-lebar diri nya kaget karena diri nya memeluk David begitupun dengan David David memeluk Bella


Bella pun ingin mendorong David karena kaget tapi diri nya urungkan saat mengingat semalam lagian semalam diri nya juga sangat nyenyak tidur dan David juga sudah menepati janji nya tidak ngapa-ngapain diri nya


Lantas Bella pun melepas kan pelukan David dari tubuh nya dengan pelan agar David tidak terbangun karena diri nya ingin ke kamar mandi karena sudah jam 09.00 pagi juga diri nya tadi sempat kaget saat melihat jam Bagaimana mungkin diri nya bangun jam 09.00


Sedang kan David yang merasakan pergerakan dari istri nya itu pun langsung mengerat kan pelukan nya


Bella kaget saat diri nya berusaha melepas kan tangan David dengan pelan-pelan tapi tiba-tiba saja David kembali memeluk nya dengan erat


"Kak David apakah kakak sudah bangun? Ini sudah pagi Bella ingin bangun" ucap Bela membangun kan David dengan pelan agar melepaskan pelukan nya dari tubuh nya


"Sebentar lagi biarkan seperti ini saya masih ngantuk" ucap David tetap memeluk Bella


Bella yang mendengar ucapan David pun pasrah dan menunggu hingga David terbangun tapi sampai 10 menit David belum juga membuka mata nya padahal David bilang akan bangun sebentar lagi


Hingga diri nya bosan dan tanpa sadar diri nya menguap dan kembali tertidur lagi


Beberapa saat David pun terbangun dan melihat ke arah Bella ternyata gadis itu sudah kembali tertidur dengan lelap David pun tersenyum tipis diri nya merapikan rambut Bella yang menutupi wajah nya dengan pelan , David memandangi Bella beberapa saat dan menyadari bahwa gadis yang selama ini dia benci sangat cantik dan sedikit cabby

__ADS_1


Setelah selesai memandangi Bella, diri nya pun melepas kan pelukan nya dari tubuh Bella dengan pelan takut Bella kembali terbangun


__ADS_2