Adik iparku istriku

Adik iparku istriku
Takut Hamil


__ADS_3

Skip


saat ini sudah dua hari berlalu sejak kepulangan Mama Zoya sejak saat itu juga rumah kediaman milik David seperti biasanya sepi seperti tidak ada kehidupan


David yang kembali bekerja sedangkan Bella yang saat ini sedang bosan berada di dalam rumah, padahal dirinya sudah memutuskan ingin kuliah tapi David tidak memperbolehkannya dengan alasan besok saja padahal hari ini juga sama aja karena dirinya sudah benar-benar sembuh


Saat ini David berada di kantor dirinya akan meeting bersama Gea sekertaris yang menyukainya


"Sekretaris Gea hari ini ada jadwal apa" tanya David saat mendapati Gea yang sudah berada di depannya


"Hari ini kita akan bertemu dengan pak Laurent di hotel xx setelah itu kita ada acara makan siang bersama dengan pak Abraham" ucap Gea kepada David


Abraham adalah nama papa dari Gea sekretaris David tapi David tidak mengetahui bahwa Abraham yang sedang bekerja sama dengan perusahaannya itu adalah Papa dari sekretarisnya ini


Lantarkan lantarkan Gea tidak mau David sampai mengetahui jika Abraham itu adalah Papanya, karena dulu niat Gea memang ingin melamar menjadi sekretaris Atmaja crop


Bahkan dia sendiri melarang Papanya mengasih tahu David Chika saat ini yang menjadi sekretaris David adalah putrinya


Karena jika itu terjadi Gea tidak akan berada di perusahaan David orang yang dirinya cintai, itu sebabnya Gea merahasiakannya dengan sangat rapat


Sedangkan di Mansion David Bella yang bosan membikin puding coklat kesukaannya, dengan dibantu bik Joys


Saat ini bik Joys dan Bella sedang membikin puding tiba-tiba Bella ingin bertanya sesuatu tentang David


Karena bik Joy sudah sangat lama bekerja di kediaman Mama Zoya sejak David masih kecil, dan baru pindah mengikuti David sekitar 3 atau 4 tahunan


Bik apakah dulu kecilnya kak David dia sangat dingin seperti itu" ucap Bella tiba-tiba yang ingin tahu kehidupan suaminya


"Saya tidak berani menjawabnya non Bella" jawab bik joys kepada Bella


Huh terdengar suara hembusan nafas Bella


Dirinya setiap bertanya ke siapapun pasti jawabannya seperti itu entahlah dirinya jadi tidak bisa kepo tentang kehidupan suaminya itu

__ADS_1


"Jika non Bella ingin tahu sebaiknya nona tanya langsung kepada tuan David atau kepada Nyonya Zoya" ucap bii joys menambahkan jawaban


Bella yang mendengar itu pun langsung menggelengkan kepalanya Bagaimana mungkin dirinya bertanya kepada Mama mertuanya, dirinya pasti sangat malu sedangkan kepada suaminya dengan menatapnya saja Bella kadang menelan slavinanya karena takut


"Ya udah kalau makanan kesukaan kak David apa Bi" tanya Bella mengganti topik


Bella berharap semoga kali ini bik joy mau menjawab pertanyaan simpel yang dirinya lontarkan itulah batin Bella saat ini


"Tuan David menyukai semua jenis makanan nona" Jawab nya langsung


sedangkan Bella yang mendengar itu hanya memanggut-manggutkan kepalanya


Tidak terasa acara membuat puding coklatnya sudah jadi karena memang simple, dan kini puding itu sudah ditaruh di dalam kulkas lantarkan sudah dingin tidak panas lagi


"Nona kalau boleh tau kenapa Nona sangat ahli sekali memasak padahal usia Nona masih terbilang sangat muda untuk ukuran orang yang sangat ahli dalam hal memasak" tanya bik Joy pelan


Dirinya sangat penasaran dan sedari dulu ingin sekali bertanya padahal kakak dari nona kecil nya itu adalah orang yang sangat dingin dan tidak pernah menuju dapur barang sekalipun


Berbeda dengan sang adik yang sekarang menjadi Nona mudanya itu sangat ahli dalam urusan dapur dan sangat ramah juga


Bik joys pun yang mendengar itu sangat takjub kepada Nana mudanya


Saat ini Bella sudah berada di kamar miliknya sambil mengerjakan soal perkuliahan yang dikirim ada oleh Gabby sahabatnya ya lagi-lagi dirinya harus merepotkan Gabby sahabatnya itu


"Meski suaminya David sudah berbicara bahwa dirinya sudah diizinkan untuk libur selama satu minggu Bella tetap melakukan tugasnya sebagai seorang mahasiswa dirinya hanya tidak mau ketinggalan kuliah


Namun saat dirinya selesai mengerjakan tugas tiba-tiba dirinya keingat satu hal bahwa dirinya saat ini sudah bukan seorang gadis perawan lagi tiba-tiba saja Bella kaget sendiri


"Oh Astaga ucap Bella sambil menutup mulutnya kaget dirinya baru sadar bahwa dirinya sudah melakukan hubungan suami istri bersama suaminya


"Bagaimana kalau aku hamil" ucapnya lagi dirinya sangat takut kalau dirinya hamil


Bella hanya takut karena sebentar lagi dirinya akan berpisah dengan suaminya

__ADS_1


Bella: Seandainya aku sudah berpisah dengan kak David dan saat itu pula aku hamil aku akan berusaha semampuku untuk menjaganya" ucapan Bella sambil memegang perut ratanya seolah oleh diri nya sedang hamil


Bella tidak takut jika dirinya hamil lantar kan dirinya menyukai anak kecil, dulu saat dirinya menikah, dirinya juga akan langsung ingin memiliki seorang anak


Bella lagi-lagi berpikir dirinya hanya takut jika nanti saat berpisah dengan suaminya dirinya tidak bisa menghidupi dan menjaga anaknya


Bella: Astaga aku membayangkan apa sih lagian ini belum terjadi aku juga belum tentu hamil karena kita baru melakukannya sekali itu tidak akan terjadi Bella kamu Jangan berpikir sejauh itu" ucap Bella sambil menggelengkan kepalanya


Sedangkan di sisi lain tempatnya di restoran xx David baru saja selesai makan bersama kolega bisnisnya yang tak lain dan tak bukan adalah Papa dari sekretarisnya


Sebelum pertemuan mereka Gea sempat menelpon sang papa dan saat bertemu nanti harus bersikap seolah-olah mereka tidak kenal


Papanya sebenarnya jangah dengan kelakuan putrinya itu, namun sang Papa tahu jika anaknya sangat keras kepala itu sebabnya Papanya hanya emang Iya kan nya pertanda setuju


"Terima kasih karena sudah menyempatkan dan mau makan siang bersama dengan saya Tuan Muda David " ucap Abraham kepada David dengan hormat


"Sama-sama Pak Abraham sebuah kehormatan juga bisa makan siang bersama dengan anda" ucap David sangat tegas


David akan segan jika koleganya juga segan kepada dirinya


" kalau begitu saya harus kembali lagi ke kantor Pak Abraham saya permisi dulu karena banyak yang harus saya selesaikan" ucap David sambil berdiri


Sedangkan pria paruh baya itu ikut berdiri dan mereka pun berjabat tangan


David sudah keluar diikuti dengan Gea sekretaris pribadinya yang selalu ikut kemanapun dirinya pergi karena memang itu tugas seorang sekretaris


Saat Davit akan memasuki mobil yang sudah dibukakan oleh Tio tiba-tiba ada seseorang yang memanggil dirinya yang tak lain dan tak bukan adalah Gea sekretarisnya


"Tuan David bolehkah saya ikut dengan mobil anda soalnya mobil saya tiba-tiba bannya bocor, saya takut terlambat jika masih mencari taxi" ucapan Gea kepada David, karena Gea tau bahwa David adalah orang yang sangat di siplin dan tidak menerima keterlambatan barang semetip pun


"Hhhmm" dehem David setelah itu dirinya masuk mobil dan Tio pun menutup pintu mobil yang sudah dimasuki oleh David


Gea yang mendengar itu senang bukan main karena diperbolehkan ikut satu mobil dengan orang yang dirinya cintai namun saat akan memutari mobil itu dan akan duduk di samping David Tio langsung berbicara

__ADS_1


"Maaf sekretaris Gea sebaiknya anda berada di depan di samping pengemudi, karena tuan David tidak suka berdekatan dengan seseorang" ucap Tio menegaskan


Gea yang sudah memegang handle pintu mobil pun berdecak kesal dan kembali berputar langsung masuk duduk di kursi depan samping pengemudi


__ADS_2