Adik iparku istriku

Adik iparku istriku
Ancama


__ADS_3

Mama Zoya pun yang mendengar ucapan kedua Gadis itu langsung ikut melihat nya dan dirinya mengenal siapa wanita dewasa itu


"Dia adalah Gea mantan sekretaris David" ucap mama Zoya


Karena memang Mama Zoya tahu bahwa Gea adalah mantan sekretaris David, karena dia sudah lumayan lama bekerja di perusahaan Atmaja


"Apakah wanita itu yang membantu Megan" tanya Gabby bertanya tanya


"Daripada kita terus menebak-nebak mending lo segera putar rekaman deh siapa tahu di sana ada bukti" ucap Sophia yang sudah penasaran


Gabby pun mengangguk kan kepala dan memutar rekaman tersebut di sana terdengar


"Kak bagaimana ini teman kampusku sudah mulai curiga kepadaku" kata wanita tersebut yang Sophia yakin itu adalah suara Megan dirinya sangat mengenal suara itu


"Dek kamu harus menjaga rahasia ini kalau kamu nggak mau ketahuan kamu bersikaplah santai dan seolah tidak tahu apapun" jawab suara yang berbeda


" Tapi di kampus tadi aku sempat keceplosan bawa penyebab tidak masuknya kuliah Bella berkaitan denganku" kata Megan dengan takut


"Bagaimana kalau sampai papa sama mama tahu bisa-bisa aku dipindah kan ke luar negeri aku tidak mau" kata Megan lagi


"Kakak beneran kan tidak apa-apain atau tidak mencelakai Bella, kenapa Bella bisa tidak masuk selama 4 hari ini. Jujur aku memang membenci dia dan ingin membuat dia keluar dari kampus namun aku juga tidak sekejam itu jika sampai mencelakai Bella" ucap Megan yang mengeluar kan semua isi pikirannya


"Tenang saja aku tidak akan melukainya seandainya aku melukainya Aaku tidak akan mengkaitkan nya dengan kamu karena kamu adalah adik yang paling kakak sayang" ucap Gea jujur


"Terus apa buktinya kalau kakak tidak mencelakai Bella" tanya Megan yang masih takut


"Kamu tidak perlu tahu itu urusan orang dewasa dan yang perlu kamu Ingat jangan sampai keceplosan lagi atau kita akan ketahuan" jelas Gealagi dan Megan pun mengangguk kan kepala setelah itu mereka pun keluar maksud nya rekaman pun selesai sampai di situ


"Aku sudah yakin sih sedari Megan keceplosan aku yakin kalau Megan adalah dalang dibalik semua ini, tapi kenapa kakaknya harus ikut-ikutan dan seolah kakaknya lah yang lebih ingin mencelakai Bella" ucap Gaby tiba-tiba

__ADS_1


"Oh iya kata Mama kak Gea pernah menjadi sekretaris suami Bella apa jangan-jangan Kak Gea menyukai kak David itu sebabnya ingin mencelakai Bella" ucap Sophia tiba-tiba setelah berpikir cukup lama karena dirinya tahu betul kelakuan kakak adik sepupunya itu


"Ma boleh nggak Sophia minta salinan nya, Sophia mau membuat rencana yang akan sangat menakjubkan" ucap Sophia sambil tersenyum lantaran dirinya sudah jengah dengan kelakuan Megan dan juga sang kakak


"Tentu saja Ini kamu bawa juga tidak apa-apa kan kalian yang meminta Mama untuk mencari ini Jadi kalian berhak atas rekaman ini jelas Mama Zoya namun Sopia langsung saja menggelengkan kepala Tidak setuju


"Tdak perlu mah aku cuma minta salinannya aja, yang asli Mama simpan takut punyaku hilang jadi masih ada bukti lain" ucap Sophia Mama Zoya pun menggangguk setuju


Setelah itu Gabby dan juga Sophia pamit karena ada tugas tambahan setelah itu dirinya akan mengunjungi sahabatnya


Sedangkan Mama Zoya sudah tahu penyebab semua ini adalah mantan sekretaris anaknya itu, sedari dulu Mama Zoya sudah tidak menyukai sekretaris David yang berpakaian sangat terbuka dan menurutnya sangat sombong


Di jalan pulang Sophia dan Gabby satu mobil Gabby yang menyetir mobil tersebut lantaran tadi yang menyetir adalah Sophia mereka bergantian


Hingga tiba-tiba "Bagai mana kalau kita menunjukkan rekaman ini dan mengancam Megan akan membawa nya ke polisi gue yakin dia pasti akan mengaku semuanya dan lo rekam semua ucapan Megan nanti oke" ucap Sophia tiba-tiba


"Oke kita akan melakukannya sesegera mungkin dari ide lo bagus juga aku sudah tidak sabar ingin melihat wajah ketahuan wanita menor itu" jawab Gabby setelah itu mereka pun tersenyum bahagia


Namun tiba-tiba Bella keingat bahwa sahabat nya nanti akan ke sini Bla langsung saja menelpon si mbok dan menyuruhnya membuatkan puding coklat karena nanti akan ada sahabatnya yang datang tidak mungkin kan jika sahabatnya berkunjung dirinya tidak menyuguhkan apa-apa


Sedangkan David saat ini masih berada di kantornya sedari kemarin pagi dirinya tidak pulang sama sekali


Karena setiap ada masalah David akan bekerja terus agar melupakan masalah tersebut meski masalah nya saat ini begitu rumit lantaran sesibuk apapun, sebekerja keras apapun otaknya masih tertuju pada Bella


Bohong jika dirinya tidak merindukan nya bohong jika dirinya benar-benar membencinya


Kata-kata David tempo lalu hanya emosi dan rasa kecewanya, tapi hatinya tidak bisa berbohong bahwa dirinya begitu menginginkan kehadiran sang istri


Tapi balik lagi kepada David si egois dan sekeras kepala, dirinya tetap tidak mau mengakui bahwa saat ini sedang merindukan istri kecilnya itu lantaran dirinya sudah merasa dikecewakan

__ADS_1


"Ah sial kenapa kamu selalu berada di dalam pikiranku kenapa kamu selalu mengganggu hidupku" batin David sambil memegangi kepalanya


Sedang kan saat ini Sophia dan juga Gabby mendekati geng Megan dan langsung duduk tanpa permisi


"Heh apaan sih lo ngerebut bangku orang" ucap Emma teman Megan


"Seedang ingin dan seperti nya gue tertarik berteman dengan Megan, Iya kan Sophia" kata Gabby sambil tersenyum yang mana itu membuat Megan yang awalnya acuh dan memakan makanan nya langsung menoleh ke depan menatap ke arah Gabby sambil melotot


"Jangan galak-galak gue takut nih" kekeh Gabby yang melihat Megan melototinya


"Oh ya gue ke sini cuma mau berbicara sama Megan saja gue tunggu lo di loteng" ucap Sophia menambahkan ucapannya


Teman-teman Megan pun melongo melihat keberanian Sophia lantaran saat berteman dengan mereka Sophia adalah orang yang paling cuek dan jarang ngomong namun sekarang di mereka melihat Sophia yang berbeda


Sebelum pergi Sophia mendekat kan bibir nya ke telinga Megan dan berbisik


"Gue tunggu lo di loteng gue ada kejutan buat lo kalau lo nggak datang mungkin kejutannya akan gue kasih tahu kepada semua orang dan lo akan menyesalinya" ucapan Sophia di telinga Megan benar-benar membuat nya panas dingin kesal emosi menjadi satu


Megan pun meremas tangannya dengan kuat


"Siapa dia berani-beraninya nyuruh dan ngatur gue" batin Megan


"Namun balik lagi Megan mengingat ucapan Sophia yang terlihat mengancam nya, jika tidak datang sesuatu yang akan dirinya sesali akan tersebar" itulah kata kata yang teringat


"Guys gue cabut dulu" ucap Megan tiba-tiba berdiri dan melangkah pergi


"Megan lo mau ke mana" ucap sahabat Megan namun tidak dijawab oleh Megan


Gue yakin dia pasti akan bertemu dengan Sophia bukankah tadi Sophia menyuruh nya ke loteng

__ADS_1


"Sebenarnya apa yang akan mereka bicarakan dan kenapa Megan terlihat buru-buru sekali seperti ada sesuatu yang mereka sembunyi kan yang tidak kita tahu" ucap salah satu dari sahabat Megan


__ADS_2