
Bella: "kok bik Joys ada di sini" ucapku kepada nya
"Iya non saya disuruh tuan untuk nemenin non Bella di rumah sakit, takutnya nanti non Bella butuh apa-apa" jawab bik Joys menjelas kan kepada Bella
"Makasih ya bik sudah nemenin Bella di sini, Bibik sudah makan belum" tanya Bella kepada bik Joys
"Sudah non tadi saya ke sini membawa makanan, apakah non butuh sesuatu tanya Bik Joys
Aku yang mendengar bik Joys bertanya pun hanya menggeleng, Lagian aku masih tidak butuh sesuatu
Sore hari nya
Kini bik joys pamit pulang, karena David sudah sampai di rumah sakit tempat Bella opname
"Non Bella tuan David kalau gitu saya pamit pulang dulu" ujar bik Joy kepada kuu dan juga kak David
Bella: "Makasih ya bik sudah nemenin Bella, hati-hati di jalan "ucapku kepada bik Joys
Sedang kan David hanya Diem Kan sudah hafalkan sifat David seperti apa
"Gimana keadaan kamu" tanya David tiba-tiba
Sedang kan Bella yang mendengar ucapan David barusan kembali mengingat kejadian kemarin dan tiba-tiba diri nya tegang
Padahal David tidak bermaksud untuk mengingat kejadian kemarin, tapi sial nya mulut nya itu berta nya seperti itu seolah-olah diri nya mengingat kan kejadian yang menimpa Bella kemarin
"Kak Dav-vid mer-ekaa kurung Bell bel-la di tempat yang gelap , Bell-aa takut" ucap Bella terbata-bata
__ADS_1
Itu seperti kejadian di masa lalu Bella waktu kecil saat diri nya di culik dan di taruh dalam gudang yang gelap itu sebab nya Bella takut saat mengingat kejadian kemarin tepat di mana Diri nya di ikat sendirian di tempat yang gelap
David: sedangbkan aku yang mendengar ucapan Bella seperti itu pun segera mendekati nya dan memeluk nya
"Bellla tenang kan dirimu lihat saya" ucap David kepada Bella sambil memegang muka Bella dengan kedua tangan nya
Sedang kan Bella yang mendengar ucapan David pun menatap wajah David, wajah yang kalau datar sangat menakut kan tapi kini seolah-olah tatapan itu suara itu melindungi diri nya
Membuat rasa takut dalam diri nya perlahan menghilang, seolah-olah badan Koko itu siap melindungi diri nya dari bahaya apapun, Boleh kah Bella berharap seperti itu?
"Saya akan menjaga kamu, kamu tidak perlu takut saya ada di sini untuk kamu. Kamu percaya kan sama saya? "ucap David kepada Bella yang langsung di angguki oleh Bella
"Kalau kamu mau cerita silahkan, tapi kalau kamu belum siap bercerita saya paham apa yang kamu rasain" ucap David lagi sebenar nya diri nya ingin berta nya tapi diri nya tidak mau memaksa Bella
"Mer-ekaa mem bawa Be bel-la, men hiks mencambuk Bella hiks hiks" ucap Bella memaksa kan bercerita
Diri nya hanya takut kalau tidak bercerita David akan marah dan meninggal kan diri nya sendiri di rumah sakit dan diri nya takut kembali di culik sama orang yang bernama Lukas
David: sedang kan aku yang mendengar penuturan dari adik iparku eh salah istri kecilku langsung menghenti kan pembicaraan nya, aku tahu bahwa dia masih belum siap bercerita terbukti dari cara dia bercerita yang terbata-bata sambil menahan rasa takut
" Bella kalau belum siap kamu tidak perlu bercerita, saya kan sudah bilang saya tidak memaksa. Baru kalau kamu benar-benar siap silakan bercerita kapanpun saya akan mendengar nya "ucap David menjelaskan kepada Bella
"hiks hiks hiks Ma ma-af kan aku kak David, Aku hanya takut kalau tidak bercerita Kakak akan meninggal kan ku sendirian dan aku akan diculik sama Om itu lagi" ucap nya jujur
Aku yang mendengar penuturan Bella barusan tersadar bahwa selama ini aku terlalu keras sehingga membuat nya takut
"Bella maafin saya selama ini saya telah berbuat jahat kepada kamu, saya akan berusaha untuk lebih peduli dan baik kepada kamu" cap David kepada Bella
__ADS_1
Bella: sedang kan aku yang mendengar penuturan dari Kak David pun langsung mendongak menatap nya, Aku tidak menyangka bahwa kak David akan berbicara seperti itu
Meski pun kak David tidak berbicara seperti itu aku sudah yakin bahwa kak David adalah orang baik yang pernah aku kenal terbukti dari saat aku sakit, kak David perhatian kepada ku meski pada akhir nya ada kata-kata yang sedikit menyakiti ku
Bahkan saat aku diculik kemarin Kak David juga rela tertembak pisau demi menolong ku
" Kak Devid tidak perlu meminta maaf, kak David sudah melakukan semua itu Bella sudah bersyukur memiliki kakak, Kalau tidak ada kakak Bella nggak tahu bakal seperti apa kemarin
Kalau tidak ada kakak juga Bella nggak tahu akan tinggal di mana bahkan Bella juga tidak tahu Bella bakal ngelanjutin kuliah atau tidak, jadi kakak tidak perlu meminta maaf " ucap Bella menjelas kan
David: sedangkan aku yang mendengar ucapan gadis yang pernah aku maki-maki pun sedikit kaget
Bagai mana dia bisa setegar itu bagai mana dia masih bisa berbicara seperti itu sedang kan sudah jelas-jelas aku selalu menyakiti hati nya bahkan aku selalu menolak setiap dia memasak sesuatu untuk ku
"kini aku tersadar bahwa apa yang aku lakukan salah, bahwa dia tidak sama seperti sang kakak bahwa dia terlalu baik untuk ku sakiti "batin ku sambil menatap Bella
Seketika aku pun langsung memeluk Bella awal nya Bella menegang aku dapat merasa kan nya tapi lama-lama dia membalas memeluk ku dengan erat
nyaman itulah yang aku rasakan saat memeluk nya memeluk tubuh mungil yang sedang rapuh seolah-olah membutuh kan sandaran yang kokoh
Aku memang belum mencintai nya, dan aku nggak tahu apakah aku bisa mencintai nya apakah aku bisa menerima nya, tapi yang jelas saat ini aku ingin melindungi nya aku ingin mengikuti apa yang batin ku ingin kan sekali lagi
Tapi yang pasti aku masih belum mencintai nya, dan akan mencerai kan nya. Entah apa kah aku akan menjadi orang jahat
Tapi meskipun nanti keta bercerai aku kan tetap bertanggung jawab atas kehidupan nya atas kuliah nya
Sedang kan Bella saat ini memeluk David, tapi tak berapa lama pintu terbuka dan ternyata itu adalah suster yang mengantar makan malam untuk nya
__ADS_1
Bella yang melihat itu langsung melepas kan pelukan nya dari David, diri nya sangat malu saat ini
Bagai mana mungkin diri nya berpelukan dan kepergok suster, entah mau di taruh di mana muka nya, muka nya terasa panas meski tadi sang suster sempat meminta maaf karna tidak mengetuk pintu terlebih dahulu