
Semenjak mengetahui bahwa diri nya hanya mengagumi sosok Bella Bastian tidak canggung lagi bahkan kini mereka tetap dekat
Saat ini mereka sudah selesai makan siang,
"Gue duluan ya soal nya mau ada basket sama teman-teman" Ucap Bastian kepada Gabby dan Bella
Setelah itu Bastian pergi Bella dan Gabby hanya mengangguk kan kepala karena mereka sedang makan siang dengan serius
Sedang kan saat ini Gea mendengar kan David yang baru saja sampai kantor, itu membuat dirinya mengernyit bingung lantar kan tidak biasa nya David datang lebih lambat karena David biasa nya akan datang jam 07.00 atau 07.30
Gea yang melihat para karyawan ada yang bergosip pun mendekati nya dengan sinis
"Kalian di sini mau bergosip apa mau bekerja" ucap Gea tidak suka jika ada orang yang membicara kan David
Apalagi Gea mendengar bahwa mereka bergosip tentang David yang memiliki wanita baru itu membuat diri nya sangat panas
Mereka yang mendengar ucapan Gea pun langsung kembali bekerja dan bubar
Sedang kan Gea langsung beranjak ke ruangan sekretaris yang diri nya tempati
"Apa mungkin David benar-benar memiliki wanita di luar sana, Aku tidak akan membiar kan nya aku harus mencari tahu apakah David benar-benar sedang dekat dengan wanita lain" ucap Gea kepada diri nya sendiri
Gea tidak mau kalah untuk yang kedua kali nya, diri nya hanya takut jika itu benar terjadi. jika David benar-benar sedang berkencan dengan wanita lain di luar sana
Sifat Megan dan Gea sama tidak ada beda nya, sama-sama sangat terobsesi pada orang yang mereka cintai
Sedang kan di ruang kebanggaan nya David duduk sambil tersenyum mengingat kejadian semalam sesuatu yang sudah sedari lama tahan-tahan akhirnya semalam bisa melakukan nya juga dengan istri nya
Namun handphone nya berbunyi membuat diri nya harus menoleh ambil handphone tersebut
Tertera nama Rendy di sana
"Dav gue sudah menemu kan titik di mana Lukas berada" Itulah isi pesan dari Rendy
Dan membuat David lagi-lagi tersenyum entahlah apakah ini jackpot untuk nya, dirinya sudah tidak sabar ingin menyiksa seorang Lukas berani nya dia membohongi dan menyentuh milik seorang David Atmaja itulah batin David saat ini
__ADS_1
Flashback
Setelah diri nya menolong Bella karena di culik Lukas David terus mengingat ucapan Lukas yang sudah menyentuh Bella
Kata-kata itu terus menghantui pikiran nya. Kata-kata Lukas yang kata nya sudah mencicipi tubuh Bella gadis kecil nya
Dan dengan bodoh nya diri nya percaya begitu saja omongan Lukas
Bahkan diri nya juga ikut bersalah karena terus menuduh Bella gadis murahan yang selalu bergonta-ganti laki-laki untuk menjajakan tubuh nya hanya demi uang
Entah lah karena memang setiap melihat Bella di antar seorang laki-laki David merasa diri nya sangat marah apalagi laki-laki lagi tersebut seumuran Bella
Saat itu David belum mengetahui bahwa diri nya mulai mencintai istri kecil nya itu sebab itulah David sangat membenci Bella dan mengatai nya wanita murahan
Flashback off
Saat ini David tengah mengabari kedua sahabat nya untuk diri nya ajak bertemu nanti malam di markas biasa nya mereka membicarakan hal yang penting
Sedang kan di sisi lain Bella baru saja pulang ke Mansion milik David
Di markas saat ini mereka tengah duduk ditemani dengan 3 cangkir kopi
Di situ sudah ada David Rendy dan juga Bian. Kini David mulai membuka pembicaraan
"Di mana keberadaan Lucas saat ini" ucap David memulai pembicaraan
"Lucas baru saja sampai di New York tadi pagi, ternyata selama ini dia bersembunyi di London" ucap Bian menjawab pertanyaan David
"Bagus sekali tangkap dia dan anak buah nya lama tidak bersenang-senang" ucap David
Sisi lain David adalah psikopat atau bisa di sebut mafia, sisi David yang ini akan keluar jika orang orang nya di sentuh. Apalagi yang Lucas sentuh saat ini adalah Bella istri nya
David tidak akan memaaf kan perbuatan Lucas tentu saja
Jika David biasa nya akan memberi pelajaran agar orang itu kapok, tapi tidak tahu dengan Lucas apakah David akan memperlakukan Lucas sama seperti diri nya memperlakukan orang lain yang telah menyentuh perusahaan milik nya
__ADS_1
Bian dan Rendy yang mendengar itu pun juga penasaran, hukuman seperti apa yang akan di terima Lucas
Jujur mereka sangat jengah kepada orang yang bernama Lucas karena mereka tahu Lucas adalah orang yang selalu membuat masalah dan ingin perusahaan milik nya yang lebih besar dengan cara-cara yang kotor
"Harus kah kita membunuh nya saja" ucap Rendy kepada David
"Ahh rasa nya gw kurang setuju untuk saat ini bukan kah lebih seru jika kita menyiksa nya tidak langsung membunuh nya biar dia tahu siapa yang dia hadapi saat ini" ucap Bian ikut menimpali
"Gw setuju kalau begitu mari kita siksa bersama-sama" ucap Rendy lagi
Sedangckan David yang mendengar kan ucapan mereka pun hanya tersenyum simple
David setuju-setuju aja karena niat awal nya memang tidak ingin langsung membunuh Lucas, itu sangat sayang jika diri nya belum bersenang-senang
Setelah selesai berbicara di markas kini David pulang menuju Mansion sedang kan Rendy juga sudah pulang, berbeda dengan Bian, Bian sedang melihat laptop di depan nya dengan serius entah apa yang diri nya lihat sehingga masih belum meninggal kan markas
Meski begitu markas nya sangat mewah seperti sebuah rumah besar dan membuat siapa saja yang berada di situ tentu saja nyaman karena apapun di sana ada
Di Mansion
Saat ini Bella baru saja selesai memasak dan menunggu kepulangan David, diri nya tahu bahwa David pulang terlambat lantar kan David sudah memberitahu lewat pesan teks
Jujur tadi saat Bella mengambil hp-nya yang berbunyi dan di sana tertera nama David suami nya diri nya bahagia
Apalagi saat membaca pesan itu, meski hanya pesan singkat yang bertulisan "Saya sedikit pulang terlambat" Itulah kira-kira isi pesan yang David kirim ke Bella
Tapi itu membuat Bella senang bukan main. Dan di sinilah dirinya saat ini di ruang tamu menunggu kepulangan David karena diri nya sudah masak juga
Dan benar saja tak selang berapa lama terdengar suara mobil dari luar Bella pun langsung berdiri dan membuka pintu utama
Sedang kan David saat keluar dari mobil diri nya melihat Bella istri kecil nya tengah berdiri di depan pintu sambil tersenyum
Entah lah David merasa sangat bahagia melihat pemandangan itu, karena memang dulu diri nya tidak pernah di tungguin seperti itu
Tidak bisa di pungkiri meski dirinya terlihat tegas dengan tampang dingin nya, hatinya tentu saja menghangat
__ADS_1