Adik iparku istriku

Adik iparku istriku
Menemukan Titik David berada


__ADS_3

Sedangkan kemarin Bella merasa dirinya tidak enak seperti mencemaskan sesuatu yang mana itu membuat sahabatnya khawatir apalagi saat ini Bella sedang hamil


"Ben lo nggak apa-apa kan kenapa lo diem terus" ucap Sophia bertanya lantaran tidak biasanya sahabatnya itu diem dan melamun apalagi saat ini terlihat wajahnya yang sedikit pucat


"Aku tidak apa-apa kok Shop, aku hanya merasa cemas tentang keadaan kak David" ungkap Bella berkata jujur tidak biasanya Bella begitu menghawatir kan suami nya itu


"Tapi muka lo pucat banget sebaiknya lo istirahat dulu kasihan dedek bayinya" tambah Gabby yang mana itu membuat Bella menoleh kepada sahabatnya dan mengangguk setuju


"Maaf ya aku jadi tidak bisa menemani kalian padahal kalian kesini untuk menemaniku, justru aku malah akan meninggalkan kalian tidur" ucap Bella kepada kedua sahabatnya itu


Sedangkan Sophia dan juga Gaby menggeleng kan kepala "gue kan udah bilang tidak perlu seformal itu lagian lo juga lagi nggak baik-baik saja dan harus istirahat apalagi saat ini sedang hamil" jelas sophia


Setelah itu mau tidak mau Bella pun benar-benar naik ke atas menuju kamar miliknya untuk menidurkan tubuhnya sebentar cukup lama Bella menghadap ke sana kemari karena rasa cemas itu masih begitu membuatnya kesulitan untuk tidur namun lama kelamaan akhirnya Bella tertidur juga


Sedangkan Shopia dan juga Gabby saat ini sedang duduk di ruang nonton mereka sudah berencana akan menginap di villa ini mereka juga sama-sama sudah meminta izin kepada orang tuanya masing-masing


Mereka sudah sepakat untuk menginap di sini dan pulang besok pagi lantaran menghawatirkan sahabatnya yang terlihat tidak baik-baik saja itu apalagi dari tadi sahabatnya banyak sekali melamun


Sedangkan di tempat lain, Bian mencoba melacak handphone milik David tapi tidak aktif


Tio juga menyuruh beberapa orang nya untuk mencari keberadaan sang tuan namun sampai saat ini dia belum menemukan kabar tentang keberadaan sang tuan di mana


"Bagaimana Bian apakah ketemu di mana lokasi David" tanya Rendy sahabatnya


"Aku tidak bisa melacak ponselnya karena ponselnya saat ini mati" ucap Bian yang bingung sendiri


Namun tiba-tiba dirinya keingat bahwa mobil David dirinya kasih alat sadap ya karena itu memang kemauan David dan hanya dirinya dan David lah yang tak akan hal ini

__ADS_1


David mempercayai sahabatnya Bian itu sebabnya dirinya meminta alat sadap di mobilnya takut-takut terjadi sesuatu dan benar saja saat ini alat itu adalah alat terakhir dan semoga saja berguna


"Aku sepertinya tahu caranya semoga cara ini berhasil" ucap Bian setelah itu dirinya langsung mengetik ke komputer miliknya yang dilihat oleh Rendy dan juga Tio


"Mencari lewat mobil David sejak kapan mobil David ada alat pelacaknya" tanya Rendy yang penasaran sedangkan Tio pun juga penasaran ingin mendengar jawaban Bian lantaran dirinya tidak tahu tentang hal itu


"Aku memasangnya saat David ke sini meminta bantuan mencari istrinya sekitar 1 bulan yang lalu dan itu juga atas persetujuan David dan David lah yang meminta untuk menaruh alat penyadap ini, menyatakan takut terjadi sesuatu dan kyrasa ini akan berguna untuk saat ini" jelas Bian yang


Yang di angguki oleh Rendy setelah itu Bian mengotak-atik komputernya untuk mencari di mana keberadaan sahabatnya dan terdapatlah titik lokasi di mana mobil David berada ya jaraknya dari tempat Bian ke sana memakan waktu 4 jam perjalanan


Ketemu dan di zoom olehnya


"Ren apa lo tahu di mana lokasi ini" tanya Bian kepada Rendy Rendy pun melihat sekilas dan menggelengkan kepala


L


"Pak tio apa kamu pernah melihat lokasi ini sebelumnya" tanya Bian kepada Tio asisten David


"Sepertinya itu jauh dari kota dan itu sebuah hutan yang jarang dilewati oleh orang-orang" tebak tio


Sedangkan Bian yang mendengar itu pun langsung menelitinya dan dirinya juga merasakan hal yang sama


"Benar apa yang kamu katakan Tio sepertinya ini jauh dari pemukiman, di sini juga terdapat bangunan tua aku rasa David berada di sana" Ucap Bian langsung


"Ayo kita siap-siap kita harus ke sana sekarang juga sebelum hari semakin gelap" ucap Bian langsung


Rendy dan juga Tio punjuga setuju lebih cepat lebih baik, mereka akan segera berangkat karena saat ini sudah menunjukkan pukul 06.00 kurang bahkan mereka hanya membawa senjata seperti pistol saja buat jaga-jaga

__ADS_1


"Tio suruh anak buah David untuk mengikuti kita dari belakang jangan sampai mereka dekat dengan kita karena aku yakin di sana pasti banyak penjagaan" jelas Bian


Tio pun langsung menelpon seseorang dan menyuruhnya mengikutinya seperti intruksi Bian tadi


"Kita akan sampai di sana pukul 10.00 malam kalo tidak macet kita akan sampai pukul 09.00 lebih dikit jelas Rendy yang melihat situasi jalanan


"Gua yakin dalang dibalik semua ini adalah musuh perusahaan David yang memanfaatkan kepergian Bella" ucap Rendy


"Gue juga yakin seperti itu apalagi setelah kepergian istrinya David benar-benar bukan seperti dirinya sendiri" tambah Bian


Rendy juga mengakui hal itu nmun karena dirinya terlanjur kecewa terhadap sahabatnya jadilah dirinya benar-benar tidak mau berbicara


"Ternyata memiliki orang yang kita cintai benar-benar membuatkan peluang bagi musuh kita" ucap Bian tiba-tiba


"Gak kayak gitu juga konsepnya Bian, lotidak akan pernah merasakannya jika lo tidak mencobanya, kalau hanya mencari kesenangan dan menyewa jal*ng-jal*ng di luar sana cih Apa bagusnya itu" umpat Rendy


"Come on lah Rendi itu sangat menyenangkan apa lo lupa bawa lu juga beberapa kali menyewa jal*ng di klub, apa perlu gw bilang kepada Caca tunanganmu itu" ucap Bian yang mana itu membuat Rendy melotot seketika


"Ya itu hanya karena Caca jauh makanya gw bermain bersama Jal*ng jika saja Caca berada di New York saat itu gua akan nyamperin dia di apartemennya tanpa perlu menyewa jal*ng" ucap Rendy kesal lantara sahabatnya itu mengingatkan nya akan hal itu


Bian adalah orang yang tidak suka tentang cinta-cintaan dan lebih suka menyendiri jika dirinya menginginkannya Bian tentu saja akan pergi ke klub menyewa seorang jal*ng


Hanya sebatas berhubungan setelah melakukan berhubungan langsung saja selesai


Karena dia hanya melakukannya di klub bukan di luar club


Mereka pun sudah hampir sampai ke tempat tujuan

__ADS_1


"Bian apa lo yakin bahwa David berada di sana atau nggak kita dijebak juga sama mereka" ucap Rendy menebak nebak


"Tentu saja aku yakin seandainya kita dijebak bukankah kita bertiga bisa melawannya"ucap Bian, "Bahkan lo bisa menembaknya hingga mati kalau lo lupa lo membawa pistol saat ini" tambah Bian lagi yang mana itu membuat Rendy mengangguk kan kepala setuju


__ADS_2