
Sedang kan David saat panggilan video di mati kan diri nya langsung berbaring di ranjang sambil mengingat perkataan Bella barusan
David: sebenar nya saat dia berta nya seperti itu ingin aku menjawab nya bahwa aku mengingin kan seorang anak, makan dulu saat masih bersama wanita itu aku mengingin kan seorang anak hingga kami sering berdebat masalah anak dan tetap saja dia tidak mengingin kan anak dan mementing kan posisi nya menjadi seorang model batin David
Tapi untuk saat ini aku tidak mau egois lagi, Bella baru akan menginjak usia yang ke-18 bagai mana mungkin aku akan bersikap egois kepada nya, untuk sesuatu yang aku ingin kan
Masa depan nya masih panjang dia masih harus menikmati masa-masa kuliah dan bermain bersama teman-teman nya cukup Bella menderita saat menikah muda bersama ku dan saat aku menyiksa nya dulu batin David lagi
Tadi saat Bella bertanya apakah diri nya mengingin kan seorang anak dan menyukai seorang anak ingin sekali diri nya menjawab nya bahwa diri nya mengingin kan seorang anak mengingin kan keluarga keci yang bahagia
namun diri nya sadar diri nya tidak boleh egois karena sudah merenggut kebahagiaan nya dengan cara menjadi istri nya
Tiba-tiba saja David kalut dengan pemikiran nya tidak jauh berbeda dari Bella di tempat lain
Bella: aku terus membayang kan apa reaksi kak David saat mengetahui aku hamil, Bahkan aku terus memandangi perut ku yang masih rata ada nyawa yang aku jaga di dalam perut ku ada nyawa yang harus ku pertahan kan di dalam sana
Sesuatu yang sangat berharga buat ku saat ini, hadir nya dia di dalam perut ku akan membuat hidup ku menjadi berwarna saat aku bercerai nanti bersama Kak David
"jaga diri baik-baik di sana Mama akan berusaha menjaga mu dan akan membesar kan mu dengan penuh cinta kelak" ucap Bella
Setelah berbicara seperti itu Bella pun langsung berbaring diri nya sangat lelah saat ini
Tidak terasa matahari pagi sudah menyinari kamar milik nya, Bella pun terusik dan langsung mendudukkan tubuhnya di atas ranjang sambil melihat jam yang menunjukkan pukul setengah enam pagi
"Hoammm semangat Bella" kata nya pada diri nya sendiri
Saat ini Bella baru saja selesai mandi, diri nya pun duduk di kursi taman mansion sambil memegang handphone nya mencari artikel tentang ibu hamil
"Apakah orang hamil benar-benar tidak boleh memakan nanas, Untung saja aku tidak menyukai nanas" ucap Bella melihat-lihat sambil berbicara pada diri nya sendiri
"Oh aku lupa aku belum beli susu ibu hamil bagai mana mungkin aku melupakan nya" ucap Bella pada diri nya sendiri
__ADS_1
Setelah melihat-lihat apa saja yang harus di hindari dan harus di lakukan orang hamil pun Bella langsung bergegas masuk ke dalam kamar
"Setelah pulang dari kuliah aku harus ke market nanti untuk membeli susu" ucap Bella sambil tersenyum setelah itu diri nya pun keluar dengan membawa tas kuliah nya
"Pagi Non Bella "ucapan Tio kepada Bella
"pagi Pak Tio" ucap Bella
Pak Dio pun langsung membuka kan pintu belakang mobil untuk Bella
"Terima kasih" ucap Bella kepada Pak Tio lantar kan sudah di bukakan pintu
"Sama sama nona" ucap Tio menjawab Bella tidak kalah ramah
Oh iya awal nya Bella saat Tio membuka kan pintu Bella selalu menolak nya tidak enak lantar kan diri nya jauh lebih muda dan itu terasa tidak sopan. Namun pria paruh baya itu masih kekeh membuka kan nya pintu dan Bella pun menyerah dan menuruti nya saja
Saat ini diri nya sudah berada di kampus, Bella tidak sengaja berpapasan dengan Sophia
"Hai Shopia" ucap Bela lirih kepada Shopia
Bella pun hanya mengangguk setelah itu mereka pun saling melewati seperti tidak terjadi apa-apa
"Hai Bell" ucap Gabby sambil mendekati Bella
"Hai gabb, tau tahu muncul kamu kayak Jelangkung aja" ucap Bella kepada Gabby
Sedang kan Gabby yang mendengar itu pun tidak paham dan masa bodoh karena ada sesuatu yang harus diri nya tanya kan selain jalangkung itu apa
"Apa tadi Shopia mengancam mu kalau ia bilang sama aku biar aku cabik cabik itu muka nya" ucap Gabby kepada Bella
"I'm oke, aku tidak apa-apa kok kamu tenang saja dia hanya menyapa aku biasa saja kok tidak perlu kawatir" ucap Bella menjelas kan
__ADS_1
Gabby pun percaya dan mengangguk kan kepala nya, kini mereka berdua pun berjalan menuju kantin
Sedangkan di sisi lain kini David sedang meeting bersama orang-orang, yang akan membantu nya membuat anak perusahaan di sini
David membahas tentang desain tempat dan model nya seperti apa mereka hanya patuh dan mendengar kan sambil sesekali mencatat yang David bicara kan tadi
Seharian ini Bella dan juga David tidak berkabar karena David yang sangat sibuk sedang kan Bella entah lah diri nya hanya takut menghubungi David duluan lantar kan takut mengganggu pekerjaan dan ingat perkataan David yang tidak mengingin kan anak semalam
Sedang kan saat ini Megan sedang mendekati Bastian
"Apakah kak David akan benar-benar pindah kuliah" ucap Megan kepada Bastian
Ya tadi Megan menghampiri Bastian yang sedang berlatih basket, sedang kan teman-teman Bastian tentu saja pergi duluan lantar kan ada Megan yang mendekat ke arah Bastian
Mereka hanya tidak mau mengganggu obrolan Bastian dan juga Megan dan itu bukan urusan mereka apalagi untuk menguping pembicaraan
"Ya aku akan melanjut kan kuliah ku di inggris" jawab Bastian sekena nya sambil berjalan duduk
Megan pun mengikuti bastian dari belakang
"Kenapa harus pindah, apa gara-gara di tolak jal*ng itu, bukan kan aku lebih baik dari pada dia" ucap Megan kepada Bastian
"Itu tidak ada urusan nya dengan kepindahan ku, dan satu lagi nama nya Bella jadi berhenti menyebut nya jal*ng kurasa kamu harus berkaca sebelum berbicara dan berhenti mengganggu ku" ucap Bastian yang ingin pergi
Namun Megan langsung berbicara lagi dan itu membuat Bastian berhenti, berjalan
"Kenyataan nya memang dia jal*ng kalo bukan kenapa dia menjadi simpanan om-om" ucap Megan saat melihat Bastian akan pergi
Megan yang melihat Bastian memberhenti kan jalan nya pun tersenyum senang dan menghampiri Bastian lagi yang saat ini akan berjalan kembali
"Aku punya bukti" kata Megan lagi tiba-tiba
__ADS_1
"Stop menfitnah nya Megan, kalopun dia bersama om om apa itu merugikan mu sama sekali tidak" ucap Bastian lagi
Megan yang mendengar ucapan Bastian pun sangat kesal sekali, dan menuduh Bella yang membuat semua ini menjadi seperti ini