
Tak Berapa lama pun Bella sudah sampai di kampus sebelum diri nya turun diri nya pun sempat melirik ke arah David dan berterima kasih kepada sang suami , diri nya juga tidak lupa berterima kasih kepada Tio
"Kak David Terima kasih atas tumpangan nya kalau begitu Bella mau turun dulu dan Pak Tio Terima kasih juga karena telah mengantar saya" ujar Bella kepada Tio
David pun enggan menjawab dan hanya diam sambil terus fokus kepada berkas nya
"Baik non sama-sama gagian ini juga kewajiban saya untuk mengantar Nona Bella" Jawab Tio sebelum sang nona keluar dari mobil
Sedang kan saat Bella turun dari mobil mewah milik suami nya tapi saat diri nya ingin masuk ke kelas nya iba-tiba Megan muncul di depan nya secara tiba-tiba
"Wah wah biasa nya naik taksi sekarang diantar mobil mewah ya apakah itu om-om simpanan lo" ujar Megan sambil bertepuk tangan
Sedang kan Bella yang mendengar ucapan Megan pun hanya diam
"Apa lo bisu tidak bisa menjawab, Bilang saja murahan ya tetap murahan dasar gitu masih juga sempet-sempet nya deketin Kak Bastian" tambah nya
"Oh ya satu lagi lo ngadu kan kepada kak Bastian kalau gue suruh jauhin kak Bastian sama lo bilang" ucap Megan lagi kepada Bella
"Enggak aku enggak pernah bilang kok sama kak Bastian lagian ngapain juga aku bilang" jawab Bella berkata jujur
Sedang kan Megan yang mendengar jawaban Bela lagi-lagi membuat diri nya emosi tapi saat diri nya ingin berbicara tiba-tiba Megan melihat Gabby sahabat Bella sekaligus adik dari orang yang dicintai nya menuju ke arah nya Megan pun segera pergi karena malas berdebat dengan Bella dan juga Gabby
"Bel ngapain si menor itu samperin lo apa dia ada macam-macam sama lo" tanya Gabby saat sudah sampai di tempat Bella
"Nggak ada kok tadi Megan cuma nyapa aja, ya udah yuk kita masuk aja" jawab Bella mengalih kan pembicaraan diri nya hanya tidak mau sahabat nya emosi
Gabby yang mendengar jawaban Bella pun hanya mengangguk dan mereka pun pergi menuju kantin diri nya tidak mau memaksa Bella untuk selalu bercerita kepada nya
__ADS_1
Sedang kan saat ini David yang berada di kantor pun tiba-tiba kedatangan sang mama
"Nggak capek Kamu kerja terus"ucap Mama Zoya tiba-tiba
...Sedang kan David yang mendengar suara mama nya pun lantas menoleh pantas saja ada suara pintu terbuka tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu ternyata itu adalah sang mama...
"Ya enggak lah ma, mana nya juga cari uang mama juga tumben kesini" ujar David
"Nih buat kamu sama Bella Mama udah capek lihat kamu nggak ada keluar-keluar sama sekali padahal pernikahan mu udah lumayan lama" jawab Mama Zoya
Sedang kan David pun melihat dua lembar kertas yang di lempar sang Mama di depan meja milik nya
"Apa mama sedang bercanda" ujar David kepada sang mama
"Apa Mama terlihat sedang bercanda" tanya Mama Zoya balik
"Nggak bisa mah kerjaan David banyak lagian buat apa juga honeymoon kayak anak muda aja" ucap David
"Mama nggak mau tahu serahkan semua nya kepada sekretaris mu atau Papa juga bisa mengganti kan sementara kamu pergi cuma satu minggu bukan satu tahun ya David kamu nggak usah alasan jangan kerja-kerja terus udah banyak uang kamu itu" ucap Mama Zoya yang sebal kepada anak nya yang gila kerja
"Terserah Mama" jawab David pasrah diri nya malas jika terus berdebat dengan sang mama
"Kalian nggak perlu bawa baju banyak-banyak Mama di sana sudah siapin segala keperluan kalian Jadi kalian tinggal berangkat saja" jawab mama Zoya kepada sang anak
"Apa Mama lupa kalau mau menantu mama itu masih kuliah" jawab David yang berusaha mencari alasan karena sejujur nya dia enggan bersama dengan Bella lagian pekerjaan nya juga sangat menumpuk di kantor
"Gampang tinggal libur satu minggu, apa kamu lupa Siapa pemilik kampus itu, lagian itu cuma alasanmu saja kan" jawab Mama Zoya sirik
__ADS_1
"Mendingan mama pulang David masih banyak pekerjaan "ujar David kepada sang mama
"Iya mama mau pulang Lagian males banget lama-lama dengan kamu itu Mama ke sini cuma mau ngasih tiket honeymoon udah itu aja awas aja kalau kamu kabur dan banyak alasan" ucap Mama Zoya
Setelah itu pun Mama Zoya keluar dari ruangan David untuk pergi pulang
Setelah mama nya keluar David pun menghela nafas dan kembali bekerja
Sedang kan di kampus saat ini ada pengumuman camping, bukan saat ini tapi sebenar nya pengumuman camping sudah satu minggu yang lalu dan semua siswa harus ikut dalam camping untuk menaikkan nilai-nilai mereka
"Bella lu bawa apa aja? , kemping nanti pasti seru deh di sana bermalam di bukit" ujar Gabby
"Aku masih belum persiapan apa-apa sih Gab, soalnya aku juga belum izin juga sama sama kakak ku jadi aku masih belum persiapan kemarin mau izin lupa" jawab Bella
"Gue yakin kakak lo bakal ngizinin, lagian kita kan harus mengikuti camping itu, karna mencangkup nilai kita juga jadi mau nggak mau kita juga harus ikut bagai manapun cara nya" jawab Gabby lagi
"Iya aku tahu kalau kemping ini semua wajib ikut karena mencatat nilai juga tapi masalah nya aku diizinin apa nggak sama kak David"ujar Bella lagi diri nya hanya tidak mau memaksa sang suami
"Seandai nya kak David tidak mengizin kan aku juga nggak bakal ikut, Kamu kan tahu sendiri biaya kemping nya itu juga mahal nggak asal kemping-kemping doang" jawab Bella lagi saat mengingat sebelum berangkat kemping wajib bayar terlebih dahulu
"Pokok nya kamu harus ikut, kalau nggak ada kamu aku sama siapa aku kesepian nggak ada temen lagi Lagian temen lain nya nggak ada yang asik" jawab Gabby berusaha meyakin kan sahabat nya
"Kakak kamu pasti bolehin dan biayain kemping kamu kok Bel dia kan juga pernah kuliah pasti dia paham lah kalau nggak ikut bisa-bisa nilai kita minus" ujar Gabby lagi
"Iya aku tahu Geb tapi aku bisa kuliah di sini aja aku sudah beruntung banget, lagian aku juga nggak mau terus ngebebani kak David kak David gak sekaya itu, dia bekerja bukan pemilik perusahaan bahkan kadang aku belum bangun kak David udah pergi ke kantor" jawab nya saat menginat kapan lalu
"Ya udah kamu coba dulu deh kalau memang nggak dibolehin nggak apa-apa aku juga nggak maksa aku tetap sahabat kamu" jawab Gabby diri nya tidak mau terlalu memaksa sahabat nya harus ikut
__ADS_1
Bella pun membalas pelukan Gaby, dirinya sangat bersyukur memiliki sahabat sebaik Gabby dan orang-orang yang masih peduli kepada nya