
Saat ini David dan juga Bella sudah berangkat menuju Paris, kini diri nya sudah berada di dalam pesawat dari New York ke Paris membutuh kan waktu 6 jam kalau tidak salah
Sedang kan urusan perusahaan Tio yang di suruh menghandle sama David David percaya sama Tio diri nya sudah lumayan lama mengenal dia jadi David mempercaya kan semua nya kepada tio
"Wah dari atas sangat indah pemandangan nya" ucap Bella saat melihat rumah-rumah yang kelihatan kecil dari atas
"Norak" ujar David tapi tidak melihat Bella, iya diri nya menyindir Bella sedang kan Bella yang disindir hanya menoleh tidak peduli setelah itu dia kembali melihat pemandangan yang berada di bawah
Tapi lama-kelamaan Bella bosan juga entah diri nya mudah bosan kalau diri nya tidak diajak bicara tapi diri nya juga tidak berani untuk mengajak bicara David takut marah itulah yang saat ini ada di dalam pikiran Bella
"Tidur lah kalau ngantuk, perjalanan masih sangat lama "ucap David tapi tidak melihat Bella
Bella yang mendengar ucapan David lantas menoleh setelah itu diri nya hanya mengangguk benar apa yang di katakan kak David mending aku tidur karena perjalanan menuju Paris membutuh kan waktu beberapa jam lagi batin Bella
Saat akan tertidur Bella mengambil handset yang berada di tas nya setelah handset tersebut dicolok kan ke HP milik nya Bella memutar musik setelah itu diri nya mengejam kan matanya untuk tidur
Sedang kan David masih fokus sama handphone nya adalah padahal naik pesawat tidak ada sinyal tapi David fokus melihat handphone,
Tqk berapa lama David melihat ke samping ternyata Bella sudah memejam kan mata pertanda sudah tertidur, David yang memandangi Bella tidur dengan damai nya pun tersenyum entah diri nya sadar atau tidak tapi saat melihat Bella rasa nya begitu nyenyak dan damai tidur nya
"Tiap pergi ke mana-mana mesti dia tidur" ujar David tetap melihat Bella
"Kapan ya aku terakhir tidur se nyaman Bella, rasa nya sudah lama sekali aku tidak bisa tidur senyaman itu" ujar David sambil tetap melihat Bella
Sudah 6 jam berlalu saat ini pesawat sudah mendarat dengan sempurna David yang melihat Bella masih tertidur pun membangunkan nya karena sudah sampai
"Bel Bella bangun kita sudah sampai" ucap David membangun kan Bella
__ADS_1
Sedang kan Bella yang mendengar suara seorang yang memanggil nya tidurnya terganggu dan membuka mata nya saat melihat samar-samar diri nya melihat David yang ada di samping nya lantas Bella pun langsung memelotot kan mata nya kaget,
Dia mengira tidur di kamar David tapi saat melihat sekeliling diri nya baru sadar kalau saat ini diri nya dan David sedang pergi ke Paris dan berada di dalam pesawat
"Maaf kak Apakah sudah sampai" Ucap Bella
"Ya sudah sampai 10 menit yang lalu" ujar David kepada Bella
"Ah begitu rupaya maaf ya kak Bella nggak tau" ujar nya
"Sudah ayo turun, kita sudah di tunggu dari tadi" ucap David mengajak Bella turun dari pesawat
Bella hanya mengangguk dan turun, tak lama setelah itu ada yang mendatangi dirinya , eh bukan taoi mendatangi David
"Tuan David Atmaja" tanya nya yang di angguki oleh Dav
"Apa kah itu taxi?" Ucap Bella pada diri nya sendiri sambil membatin
Sedang kan saat ini Bella dan David sudah berada di dalam mobil menuju hotel tempat mereka menginap butuh waktu 1 jam untuk sampai di hotel tersebut
Seperti biasa Hening tidak ada pembicaraan, Bella melihat orang-orang yang sedang berjalan ada yang sedang bersepeda di jalanan,
Hingga tak berapa lama diri nya melihat menara Eiffel sangat tinggi besar dan juga Indah itulah yang berada di gambaran nya saat ini diri nya begitu takjub akan keindahan menara itu
Bella terus memandangi Menara Eiffel itu dengan takjub, bahkan diri nya berbicara sendiri David yang mendengar Bella berbicara pun menoleh
"Wah menara nya sangat indah bisakah nanti aku ke sana Ini benar-benar sangat keren aku baru kali ini melihat nya langsung biasa nya aku hanya melihat nya di handphone" ucapan Bella pada dirinya sendiri sambil tetap melihat menara Eiffel
__ADS_1
"Apa dia senorak itu, bukan kah dia anak orang kaya juga. tapi kenapa dia seperti orang yang tidak mampu pergi ke sini padahal keluarga nya lebih dari mampu untuk sekedar ke sini "batin David
"Apakah sebagus itu" tanya David kepada Bella
"Iya ini sangat bagus dan juga indah, Boleh kah nanti aku ke situ aku ingin berfoto di sana" ucap Bella sambil terus memandangi Menara Eiffel
"Terserah, selagi tidak merepot kan saya saya tidak masalah pergi saja semau mu lagian kita ke sini juga liburan atas keinginan mama, bukan Keinginan saya jadi saya tidak bisa bersenang-senang karena kerjaan saya sangat banyak, jadi jadi kalau mau ke mana-mana pergi aja nanti aku kasih uang nya " ujar David
Bella yang mendengar itu pun tiba-tiba tidak seceria tadi diri nya hanya diam
Apa kah aku telah mengganggu pekerjaan kak David, tapi kan ini bukan kemauan Bella Bella tidak bisa menolak keinginan Mama Zoya tapi kalau begini tetap saja aku merasa bersalah Blbagaimana mungkin aku bersenang-senang sedang kan kak David tetap sibuk bekerja untuk membiayai aku dan juga kuliah ku batin nya
Hingga tak Berapa lama mereka pun sampai di hotel, David mengajak nya turun Bella pun hanya mengekori David dari belakang sambil menunduk
David pun tidak mendengar suara apapun, saat diri nya menoleh mendapati Bella yang menunduk sambil terus berjalan tanpa sadar Bellaa menabrak diri nya
"Aduh" ucap Bella sambil memegangi kening nya karena menabrak dada bidang David meski tidak sakit tapi kepala nya sedikit terpental dan itu membuat nya reflek memegangi kepala nya
"Apakah akan terus berjalan menunduk dan menabrak sesuatu yang lebih keras lagi" ujar David kepada Bella
"Maaf" jawab Bella
"Apakah hobi kamu minta maaf terus dan mengulang kesalahan lagi" ucap David
Bella yang mendengar perkataan David pun menunduk sambil meremas tangan nya benar apa yang dikatakan David diri nya selalu minta maaf dan selalu mengulangi kesalahan uang sama
Tanpa sadar mata nya berkaca-kaca entarlah dirinya sekarang mudah tersentuh omongan David, dulu meski pun David mencaci nya bahkan Bella bisa tegar tapi sekarang David cuma berkata seperti itu bisa membuat nya berkaca-kaca
__ADS_1