
"Sudah sudah mending kalian berdua pulang sudah malam lagian Bella juga butuh istirahat" ucap David kepada dua sahabat nya itu
" Baiklah kalau begitu gue pulang, kalau balas sudah sadar kabari gue" ucap Rendy
Kini tinggal David sendiri yang menunggu Bella di rumah sakit, sang mama pan papa nya tidak di beri tahu bahwa Bella berada di rumah sakit
Karena sang mama dan papa juga berada di luar negri mengurus urusan bisnis mereka
Kini Bella belum juga sadar kan diri , dan kata dokret kemungkinan obat bius nya akan hilang besok pagi
Itu sebab nya Bella masih belum bangun juga, seketika David bergegas menuju sofa panjang yang tidak jauh dari tempat Bella tertidur
David pun membaring kan tubuh nya di sana, ini adalah kali pertama David menginap di rumah sakit
Dulu mesti Stella mantan istri nya pernah opname tapi diri nya tidak menginap di rumah sakit, karena pekerjaan juga sihq
Hingga cahaya matahari mengenai muka David dan membuat diri nya terbangun
David pun bangun dan bergegas mencuci muka di kamar mandi, tepas saat itu pula Bella membuka mata nya
Saat ini aku membuka mata ku dengan perlahat, dan mendapati diri ku berada di ruangan putih dengan bau khas nya
Aku pun melihat sekitar tidak ada siapa-siapa, apakah aku sendiri di sini ucap ku dalam hati
Sampai ada suara yang mengaget kan ku
"Kamu sudah sadar" ucap orang itu dan saat aku melihat
Ternyaa itu adalah kak David
Aku pun mengangguk, karena tenggotrokan mu terasa kering
Sedang kan David saat sudah selesai membersih kan diri di kamar mandi, pun mendapati Bella suda membuka mata nya
Tapi tetap dengan posisi berbaring
Saat ku tanya "Apa kamu sudah sadar" dia hanya mengangguk
Aku pun mendekati nya dan bertanya lagi "Mau minum" ucap ku kepada Bella
Dan lagi-lagi diri nya hanya mengangguk, lantas aku membantu nya untuk duduk bersandar
__ADS_1
"Ini minum dulu" ucap ku sambil menyodor kan air putih untuk di minum
Entah kenaoa aku jadi se perhatian ini, aku juga bingun dengan diri ku sendiri
Kadabg aku tidak menyukai nya, tapi kalo dia bersama laki-laki naluri ku langsung muncul untuk menyakiti hati dan juga batin nya
Bella: aku pun selesai minum dan tiba-tiba teringat kejadian kemarin saat diri nya di culik dan hampir saja di leceh kanoleh orang-orang yang menculik ku
Aku pun seketika menegang dan meremas seleimut dan menutup mata rapat-rapat
David: sedang kan aku saat melihat Bella yang awal nya baik-baik saja tiba-tiba saat ini sudah meremas selimu dengat mata terpejam
seketika aku ingat perkataan dokter bahwa Bella syok, atas kejadian yang di lalui nya
Dengan sadar aku mendekat melepas kan remasan tangan rabuh mantan adik ipar ku dan memeluk nya, aku mencoba menenang kan nya
"Bella lupain tidak apa-apa sekarang kamu aman , percaya sama saya" ucap ku sambil menepuk nepuk punggung nya
Sedang kan Bella yang mendengar ucapan David pun tennag , tati tetap memeluk nya dengan erah
Bella: Aku sedikit tenang saat mendengar suara kak David yang sangat menenang kan, tapi rasa takut ku .asih tidak bisa di hilang kan
Beberapa saat Bella pun tenang dan melepas kan pelukan nya dari David, saat suster mengantar sarapan pagi untuk diri nya
David pun mengambil mangkok dan mengaduk nya sebentar setelah itu diri nya tiup-tiup sedikit karena panas dan menyuapai nya ke Bella saat dirasa bubur tersebut sedikit dingin
Tadi sedikit ada berdebatan saat akan makan bubur, karena Bella mau makan sendiri dan David melarang nya
kali ini juga sedikit berdebat lagi
Bella: "Kak David sudah" ucap ku saat aku merasakan sedikit pait dan juga mual
"Ini masih 3 suap Bella" jawab David yang baru menyuapi 3 suap
"Tapi Bella gak bisa Bella mual bubur nya ingin keluar" jawab nya
"Dua suap lagi saya janji setelah itu sudah, tahan mual nya kalo di muntah kan kamu harus makan lagi" ucap ku tegas
Tidak bermaksud jahat, tapi kalo aku tidak sedikit tegas Bella tidak akan mau makan dan tidak ada sembuh-sembuh lagian harus makan dulu sebelum minum obat
Sedang kan Bella yang mendengar ucapan sang suami pun hanya pasrah, dan benar benar memakan 2 suap lagi. Diri nya sempat ingin muntah tapi di tahan sampai sedikit mengeluar kan air mata
__ADS_1
David yang melihat Bella menahan mual nya sampai mata nya berkaca kaca pun langsumg memberi nya minum, dan obat
Bella pun langsung menerima nya dengan cepat, setelah itu di rebah kan nya Bella sama David setelah beberapa saat duduk
Tak Berapa lama terdengar dengkuran halus, pertanda bahwa Bella sudah benar-benar tertidur
Pandangan David beralih ke salep yang berada di meja mini, yang sempat diri beli semalam
Aku pun kembali melihat Bella, dan beranjak mengambil salep untuk ku oleskan ke lengan Bella yang merah-merah,
Ku buka sedikit selibut nya, dan untung tadi Bella sempat berganti pakaian rumasakit yang berlengan pendek, jadi aku dengan mudah mengoles kan salep ke bagian bagian tertentu dengan sangat pelan
Aku takut Bella terusik tidur nya, entah aku melakukan ini bukan karena terpaksa. Tapi karena keinginan ku sendiri
Setelah selesai aku pun menaruh kembali salep yang ku pakai barusan, dan tak lama bibik datang,
"Selamat pagi tuan" ucap bik Joys saat sudah sampai di ruang Bella di rawat
"Hmm" jawab ku se ada nya aku memang tidak bisa ramah dengan seseorang kecuali ke 2 sahabat ku
"Kalo gitu aku akan ke kantor, kalo terjadi sesuatu kabarin saya atau Tio" ucap ku
Setelah itu aku pun bergegas pergi keluar rumah sakit
Tadi pagi-pagi sekali sebelum menyuruh Tio untuk mengabari orang rumah untuk menjaga Bella itu sebab nya Art ku sudah datang
Tio pun juga sudah berada di di depan, dan aku langsung masuk mobil, menuju kantor karena ada meeting
Dan juga aku harus bertemu dengan Bian dan juga Rendy, membahas tentang penculikan yang telah Lucas perbuat
sedang kan di sisi lain
Lucas: Sial aku tidak menyangka David secepat itu bertindak dan mengetahui keberadaan ku, ucap ku emosi
Sedang kan Edo hanya diam tidak tau harus menjawab apa, apa lagi saat ini Bos nya tengah emosi
"Arrrkkkkmm pelan-pelan apa kamu tidak bisa mengobatiku" bentak Lucas saat seorang suster membersih dan mengobati tangan nya yang habis tertembah Bian
"Maaf tuan saya akan lebih berhati-hati" jawab suster tersebut
Padahal diri nya sendiri yang salah di obatin luka nya tapi tidak bisa diam, terus bergerak sambil marah-marah
__ADS_1
tapi yang di salah kan justru yang mengobati