
...Sedang kan Tio yang melihat sang tuan terlihat mencari sesuatu pun , memberanikan diri untuk bertanya siapa tau diri nya bisa membantu batin nya...
"Apa anda sedang butuh sesuatu tuan" tanya Tio kepada sang tuan
"Bukan apa-apa" ujap David singkat
Kini David pun di berjalan ke lantai atas menuju ruang kerja nya di ikuti Tio
"Apa kamu berhasil memenang kan tender" tanya David kepada Tio
"Ya saya berhasil tuan, saya di sana juga sempat melihat Lukas dan juga tangan kanan nya, yang ikut berpartisipasi tapi karena proposas milik perusahaan kita sangat bagus Jadi mereka memilh kita" ucap Tio menjelas kan kepada David
"Aku sudah menduga nya bahwa pertemuan kali ini perusahaan Atmaja yang akan memenang kan tender" ucap David
Setelah itu Tio pun pamit untuk pulang karena pekerjaan nya sudah selesai
Sedang kan David kini masih berada di ruang kerja nya sampai diri nya kembali teringat Bella
Lantas diri nya pun menuju kamar milik Bella
Tokk tokk tokk bunyi David mengetuk pintu , tapi hingga beberapa saat pun pintu masih tertutup
Apa gadis nakal itu udah tidur bukan kah masih belum jam 7 batin David , setelah itu diri nya berinisiatif masuk kamar Bella
Diri nya melihat sekeliling tidak ada siapa-siapa kamar mandi juga kosong
Kamar nya masih rapi seberti belum tersentuh sang pemilik , entah tiba-tiba David perasaan nya tidak enak apa lagi udah malam tapi gadis nakal nya masih belum pulang
Kalo sebelum nya diri nya tidak peduli tapi berbeda kali ini dirin ya saat ini merasa cemas karena gadis nakal nya belum menampak kan muka nya
David pun mengeluar kan ponsel nya dari saku celananya dan menelpon seseorang
" Tio jam berapa gadis itu pulang dari kuliah " ucap David yang ternyata menelfon Tio
__ADS_1
Sedang kan Tio yang baru sampai di rumah nya pun tiba-tiba mendapat telfon dari sang tuan, diri nya pun langsung buru-buru mengangkat nya karena tidak mau kenak amuk sang tuan
"Seharus nya nona Bella keluar kualiah jam 5 tuan, karena ada kelas tambahan tadi" jawab Tio
meski tidak di siruh sang tuan Tio selalu siap siaga itulah kenapa David menyukai dan memepercayai nya
"Baiklah lacak di mana dia sekarang, " Ucap David menyuruh Tio mencari keberadaan Bella setelah nya panggilan pun Berakhir
Bagaimana mungkin hampir jam 07.00 Gadis itu belum pulang sedang kan kuliah nya sudah selesai dari tadi seharus nya dia sampai rumah satu atau dua jam yang lalu batin David
Apa dia di rumah sahabat nya tapi bukan kah biasa nya dia pamit dulu batin David lagi
Karena tidak mau menebak nebak David pun kembali ke ruang kerja nya sambil menunggu kabar Dari Tio , ya tadi diri nya menyuruh Tio melacak keberadaan Bella
Kalo sesusahan David menyuruh nya menghubungi orang bawahh
Sedang kan Di tempat Bella di sekap diri nya kini sangat takut berada di sebuah ruangan yang lu gelap, kalian pasti tahu kan kalo Bella takut gelap
Saat Edo baru saja mengecek Bella tiba-tiba diri nya tas yang tidak jauh Dari tempat Bella berada , tiba-tiba Edoh ingat masih ada ponsel gadis itu di dalam tas diri nya pun mendekat ke tas itubdan benar saja
"Bos harus kah kita pindah dari markas sekarang juga" ucap Edoh tiba-tiba kepada Lukas yang sedang duduk sambil menikmati minuman nya ituu
"Ngapain kita pindahh, lagian aku yakin David Atmaja. masih kebingungan mencari istri nya, atau mungkin masih belum tahu" ucap Lucas dengan santai nya
"Tapi gadis itu membawa ponsel di tas nya dan saya yakin David sudah melacak keberadaan dia" jelas Edo menjelas kan
"Ahhh sial kenapa nggak dari tadi aja , kalo gitu ayok kita segera bergegas dari sini sebelum David menemukan kita aku bahkan belum membuat nya menderita" ucap Lucas
Lantas Edo pun masuk ke tempat di mana Bella berada dan melepas kan tali yang mengikat Bella di kursi
"Ayoo cepat kalo kamu berontak aku bisa bertidak lebih kasir dari ini" bentak Edo sambil membawa Bella
Sedang kan Bella sangat ketakutan, entah diri nya akan di bawa kemana sekarang diri nya berharap David tidak mencari nya karena itu sangat berbahaya itu lah batin Bella saat ini
__ADS_1
Saat mendengar ucapan orang bernama Lucas yang ingin membunuh David, itu sebab nya dia menculik Bella
Saat ini telfon David berbunyi, David pun langsung mengangkat nya
"Bagai mana" tanya David tanpa basa-basi setelah menggeser tombol hijau di hp nya
Tio: "Saya sudah melacak nya dan hp nona Bella berada di jalan XXX , di sebuah bangunan tua disana" ucap Tio menjelas kan
"Ahh sial , aku harus kesana sekarang kamu nyusul" ucap David setelah itu langsung mematikan sambungan tlfon nya
...Ohhh shitttt siapa yang berani meculik gadis itu, bagai mana bisa aku se kawatir ini bukan kan seharus nya ini keinginan ku ingin menyiksa dan ingin dia pergi dari hidup ku batin David sambil berjalan turun ...
Kali ini diri nya menyetir mobil nya sendiri, menuju tempat yang sudah di kirim oleh Tio
"Kenapa harus macet bang**t" ucap David kasar
Meski diri nya berwibawa kalo saat saat seperti ini aura manakut kan nya semakin bertambah, bahkan seandai nya ada yang melihat nya orang itu pasti sudah lari ketakutan
satu setengah jam berlalu, kini David sudah sampai di bangunan tua, tidak berapa lama Tio datang juga bersama 2 orang bawahan buat jaga-jaga takut terjadi sesuatu yang tidak di ingin kan
"Kamu duluan cek apa di dalam amat" ucap Tio kepada kedua bawahan yang di bawa nya
Lantas mereka pun mengangguk dan merjalan ke dalam markas yang lumayan besar itu di ikuti oleh Tio dan David di belakang nya
Diri nya mencari dimana keberadaan Bella tapi tidak ada tanya tanya orang yang ada di sini
"Bukan kah ini seperti di minum barusan terlihat ada bekas rokok dan juga minuman beralkohol" ucap Tio mendekati tempat yamg diri nya maksud
Saat David ingin mendekat me ngecek nya tiba-tiaba suara bawahan nya membuat nya mengurung kan niat untu melihat ke tempat Tio berada
"Di dalam sepi tuan tidak ada siapa pun tapi ada tas dan juga kursi yang saya rasa itu kursi untuk mengikat target mereka di sini" jelas anak buah nya
David dan Tio yang mendengar itu pun bergegas ke tempat yang di omong kan Oleh bawahan nya ituuu
__ADS_1
Jangan lupaaa like dan komen yaaa jangan lupa Vote juga, tolong beri saran kalo kalian mau nanti siapa tau saya bisa masuki di cerita saya selanjut nya