
Bella pum saat ini sudah mambaringkan tubuh nya di kasur
Tapi sudah 1 jam berlalu Bella tidak bisa meminjam kan mata nya entah diri nya gelisah karena akan tidur bersama dengan David, ini adalah pertama kali nya diri nya akn tidur dengan seorang laki-laki itu sebab nya Bella sangat gugup saat ini
Sedang kan David sudah menyelesai kan pekerjaan nya dan mendekat keranjang untuk tidur karna pekerjaan nya juga sudah diri nya cek
Oh iya tadi David juga sempat melihat Bella beberapa kali membolak balikan badan nya di ranjang
Sedang kan Bella yang belum tidur merasakan ada pergerakan di kasur samping nya pertanda bahwa saat ini David akan tidur di samping nya seketika tubuh nya menegang
Saat David menaiki ranjang akan tidur diri nya melihat bahwa Bella kaget akan kehadiran nya di samping nya
"Bella apa kamu belum tidur" tanya David hati-hati meski sebenar nya diri nya yakin saat ini Bella belum tidur
Karna beberapa menit yang lalu diri nya masih melihat Bella yang masih bergerak gerak
Bella yang mendengar suara sang suami pun tidak tau harus kah diri nya tetapberpura-pura tidur atau menjawab ucapan sang suami itulah yang saat ini diri nya rasakan
"Ya sudah kalau kamu sudah tidur tidak apa-apa kalau memang kamu tidak nyaman tidur bareng saya, saya akan pindah ke sofa" ucap David tapi saat akan beranjak pergi tiba tiba Bella memanggil nya
Sedang kan Bella yang mendengar ucapan David pun langsung membalik kan badan nya dan memanggil David. Bagaimana mungkin diri nya tega mebiarkan David tidur di sofa sedangkan diri nya enak tidur di kasur
"Kak David" ucap Bellamanggil David dan membuat David berhenti berjalan menuju sofa dan menoleh ke arah Bella
"Kenapa apakah kamu butuh sesuatu" tanya David
__ADS_1
Bella hanya menggeleng kan kepala nya, pertanda diri nya tidak butuh apapun
"Maaf tadi waktu kakak panggil Bella pura-pura tidur" ucap Bella gugup sambil bangun dari tidur nya dan duduk
David yang mendengar ucapan Bella pun mendekati ranjang nya ikut duduk sambil menatap Bella
"Iya saya tahu kalau kamu belum tidur, saya juga tahu kalau kamu tidak nyaman tidur sama saya jadi saya tidur di sofa tidak apa-apa" ucap David menjelas kan
Bella yang mendengar kan penjelasan David pun hanya menggeleng kan kepala nya bertanda tidak setuju
"Biar Bella aja yang tidur di sofa kakak tidur di sini" ucap Bella kepada David
"Tidak kamu tidur di sini saja biar saya yang tidur di sofa, lagian saya laki-laki jauh lebih kuat daripada kamu" ucap David kepada Bella
"Ya udah kamu tidur aja saya tidak akan ngapa-ngapain kamu, kamu tenang aja tidur lah yang nyenyak anggap saya aja tidak ada saya di sini, kalau kamu tetap tidak bisa tidur karena kehadiran saya saya akan memesan hotel lain" ucap David menjelas kan kepada Bella diri nya hanya takut bawa Bella saat ini belum nyaman berada di dekat nya apalagi dulu David sangat jahat kepada Bella
"Tidak Bella kamu harus melawan rasa takut kamu kamu sudah bersuami bagai mana mungkin kamu membiar kan suami mu tidur di sofa atau bahkan sampai memesan hotel lain hanya karena alasan sekecil itu, hanya karena alasan kamu tidak bisa tidur bersama suami kamu" batin Bella menyemangati diri nya sendiri
"Kamu pasti bisa, sudah sewajar nya suami istri itu tidur bersama kamu gugup karena kamu tidak pernah tidur bersama laki-laki lain sebelum nya, kamu yakin lama-lama pasti terbiasah semangat Bell kamu pasti bisa apalagi suami kamu kerja untuk kamu dan malam nya malah tidur di sofa bagaimana kondisi tubuh nya esok pagi diri nya pasti sangat kesakitan dan tidak nyenyak" pikir Bella lagi
Saat diri nya tersadar dari lamunan nya diri nya melihat David sudah membaring kan tubuh nya di sofa dengan mata yang terpejam
Bella pun turun dari ranjang nya dan mendekat ke sofa tempat di mana David tertidur di sana
Dengan pelan Bella pun mencoba membangun kan David siapa tahu David masih belum sepenuh nya tertidur
__ADS_1
"Kak David apakah kakak sudah tidur" ucap Bella berta nya kepada David yang sudah memejam kan mata nya itu
Sedang kan David yang memang lumayan susah untuk tidur pun bisa mendengar dengan jelas ucapan Bella yang sudah berada di samping nya itu lantas diri nya membuka mata nya menatap Bella
"Belum saya masih belum tidur kenapa??" tanya David kepada Bella
Apakah diri nya memang harus benar-benar memesan Hotel karena Bella tidak nyaman berada satu ruangan bersama diri nya itulah batin David saat ini, tapi ternyata yang dipikirkan nya salah
"Maafkan Bella soal kejadian barusan kakak pindah tidur diranjang aja" ujar Bella kepada David
"Tidak saya kan sudah bilang kamu saja yang tidur di ranjang, biar saya yang tidur di sofa apa kamu masih tidak nyaman berada satu ruangan bersama saya" ucap David sekaligus bertanya kepada Bella kalau memang iya diri nya akan berpindah kamar dan check in kamar hotel lain
Bella nya menggeleng kan kepala sebentar setelah itu dirinya berucap
"Tidak. Bella tidak akan tidur di sofa begitu pun dengan kak David ka kakak juga ti dakkk akan tidur di sofa mari kita tidur di ranjang bersama "ucap Bella lirih sambil menatap David
Memang diri nya memberanikan diri untuk menatap David biar David percaya ucapan nya meski masih sedikit gagap mengucap kan perkataan tadi yang terpenting diri nya sudah berusaha
"Jangan memaksa kan diri kalau kamu memang tidak nyaman tidur dengan saya" ucap David kepada Bella
Bella yang mendengar ucapan David pun mata nya mulai berkaca-kaca, diri nya merasa sangat egois sangat tidak berguna dan tidak cocok dengan sebutan istri
"Maaf kalau Bella memang tidak nyaman berada di kamar berdua dengan kakak Bellla sudah berusaha menyaman kan dan menghilang kan rasa gugup tapi hiks hiks rasa gugup itu masih tidak bisa hilang juga ma ma maaff fff" ucap Bella menjeda ucapan nya karena menghapus air mata nya yang menetes
"Bella me memang tidak nya..man hiks Bella memang takut hiks hiks karena sebelum nya Bella tidak pernah berada dalam satu ruang..ngan berdua bersama seorang laki-laki, Maaf kan Bella Bella akan berusaha" ucap nya terputus-putus karena sudah menangis
__ADS_1
Diri nya menangis karena takut pernyataan diri nya membuat David marah dan kecewa, Bella juga merasa bersalah kepada David karena gagal menjadi seorang istri pada umum nya