Adik iparku istriku

Adik iparku istriku
Merasa didiami


__ADS_3

Di dalam mobil Bella hanya diam saja begitu dengan David diri nya sedang tidak berbicara


David sedang menahan emosi itu sebab nya diri nya tidak mau berbicara di dalam mobil


Karena David sedang emosi itu sebab nya diri nya hanya diam kalo tidak takut emosi nya tidak terkontrol dan malah marah kepda istri nya itu


Tidak terasa mereka sudah memasuki halaman Mansion, seperti biasa meski dalam keadaan marah David keluar duluan dari dalam mobil dan menuju ke arah pintu samping pengemudi untuk membukakan pintu istri nya itu


Sedang kan Bella yang tetap melihat perlakuan manis suami nya pun bertambah merasa bersalah latar kan tidak memberitahu tentang masalah nya


"Ayo kita masuk setelah itu kamu istirahat, tidur siang biar nggak kecapean" ucap David kepada Bella


Meski dengan suara lembut namun Bella tahu bahwa suami nya itu masih marah lantarkan wajah nya masih saja datar tanpa ekspresi


Sedang kan Bella hanya menangguk patuh, diri nya hanya ingin menunggu hingga suasana hati suami nya sedikit membaik dan akan meminta maaf


Setelah Bella sudah membersih kan tubuhn ya diri nya langsung naik ke tempat tidur untuk istirahat


Bella juga tidak melihat suami nya di dalam kamar, diri nya yakin saat ini bahwa suami nya berada di ruang kerja nya


Namun Bella masih belum mempunyai cukup keberanian untuk ke sana, diri nya harus menunggu sampai suami nya sedikit tenang


Sedang kan David sudah 20 menit berada di ruang kerja nya dan akan ke kamar untuk mengambil sesuatu saat berada di kamar David melihat istrinya tengah terlelap


David pun mendekat ke arah Bella yang tengah tertidur


David: Sayang Maaf sudah mendiami kamu aku tidak bermaksud seperti itu hanya saja aku takut emosi, karena merasa gagal menjadi suami yang tidak tahu apa-apa tentang masalah mu di kampus


Jika saja sahabat mu tidak memberitahu ku. Ucap David sambil melihat wajah damai Bella


Memang David merasa emosi dan tidak dianggap sebagai suami oleh istri kecil nya itu namun dirinya lebih emosi karena gagal menjadi suami yang baik apalagi dirinya tidak tahu apa-apa mengenai masalah yang dihadapi istrinya itu

__ADS_1


Itu sebabnya untuk saat ini David hanya diam ingin mendinginkan pikirannya agar sesuatu tidak terjadi dalam rumah tangganya, David hanya takut melukai hati istrinya lagi mengingat dirinya pernah menyakiti sebegitu dalam


Setelah memandang wajah Bella begitu dalam dan sedikit lama David pun mengecup kening nya dan berlalu pergi menuju ruang kerjanya kembali


Sedangkan di kampus Megan masih tidak percaya bahwa yang dirinya foto itu adalah seorang David Atmaja pemilik NY University dan parah nya lagi adalah suami dari seseorang yang sangat dirinya benci yaitu Bella


"Gue tidak menyangka bahwa Bella memiliki suami apalagi suami nya pemilik ini kampus dan dia sangat tampan" ucap teman Megan


"Apalagi dia adalah orang paling kaya yang sangat berpengaruh, OMG Betapa beruntungnya Bella" Timpal teman Megan satunya lagi yang ikut bergosip


Dann BRAKKKKKK


"Stop membahas wanita jala*g itu" ucap Megan sambil mengebrak meja


Sahabat nya pun sontak langsung saja kaget dan langsung diam melihat muka marah Megan


"Dia nggak sesempurna itu dan nggak beruntung itu" ucap Megan yang kelewat kesal


" Lihatlah Bella gue akan hancurin kebahagiaan lo itu" ucap Megan membatin


diri nya tentu saja masih tidak terima lantarkan seseorang yang dirinya cintai malah terus membela Bella dari pada diri nya, seseorang itu adalah Bastian


Begitu pun dengan sang dosen sang dosen juga sudah keluar dari kampus tempat dirinya mengajar


Bahkan banyak mahasiswa yang berbincang-bincang lantaran dosen itu keluar setelah acara tadi, mereka yakin yang mengusir nya adalah pemilik universitas nya


Kembali lagi ke Mansion milik David


Saat ini Bella sudah membuka matanya tidak terasa dirinya sudah tertidur selama 2 jam lebih


Saat bangun tidur Bella langsung melihat sekeliling dan tetap tidak melihat suaminya itu, diri nya pun langsung menghela nafas

__ADS_1


Dan turun dari ranjang untuk mencuci muka agar terlihat lebih segar setelah nya Bella langsung turun ke lantai bawah lantar kan tiba-tiba dirinya ingin memakan buah


Setelah mengupas dan memakan nya bahkan buah yang di makan sudah mulai habis namun selama itu juga Bella tidak menemukan keberadaan suami nya


Diri nya pun langsung kesal dan langsung naik ke atas menuju ruang kerja suami nya dan meninggal kan buah yang diri nya potong begitu saja,


tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu Bella langsung membuka pintu besar itu dengan keras dan menutup nya kembali dengan sedikit membanting


Dan benar saja Bella melihat suami nya yang tengah menatap nya dari kursi tempat diri nya bekerja, lebih tepat nya menatap diri nya dengan heran


Sedang kan David tadi diri nya sedang fokus mengerjakan tugas namun tiba-tiba ada yang membuka pintu ruang kerja miliknya tanpa mengetuk terlebih dahulu namun saat akan marah dirinya terkejut lantarkan yang membuka ternyata Bella istrinya sendiri dan lebih terkejut lagi saat istrinya itu terlihat marah dengan membanting pintu


Setelah itu David kembali menetralkan wajahnya seperti biasa,


"Kakak kenapa sih diemin Bella terus dan jauhin Bella" ucap Bella setelah mendekat ke arah tempat David duduk


" Akuu tidak menjauh mungkin hanya perasaan kamu saja aku hanya sedang sibuk karena sedang banyak pekerjaan" ucap David tidak berbohong lantarkan memang dirinya sedang banyak pekerjaan tapi dirinya tentu saja juga sedang menghindari istrinya itu takut kembali tersulut emosi karena memang emosinya masih belum mereda


"Bohong Kakak sedari tadi setelah kejadian di kampus hanya diam saja setelah itu pergi entah ke mana tanpa mengajak Bella ngobrol sedikitpun" ucap Bella dengan suara sedikit meninggi


Entahlah mungkin karena hormon kehamilan sehingga Bella menjadi mudah emosi


"hiks hiks hiks kakak Jahat Kakak diemin Bella" ucap Bella sambil terisak dengan tubuh yang merosot menjadi terduduk di lantai


David yang melihat itu pun langsung kaget dan langsung menghampiri istrinya itu dan memelu knya dengan erat sambil meminta maaf terus menerus


Sakit itulah yang David rasakan saat melihat istrinya yang menangis seperti itu apalagi itu karena dirinya lakg-lagi dirinya merasa menjadi suami yang gagal membahagiakan istrinya


"Maaf, Sayang maafin aku Aku tidak bermaksud mendiami kamu, maaf Aku tahu aku salah aku minta maaf" ucap David sambil memeluk istrinya yang masih terisak itu, diri nya berharap istri nya itu tidak menangis lagi


Bella masih saja terisak dalam pelukan David tanpa menjawab ucapan suami nya yang terus meminta maaf diri nya masih sangat kesal Entah kenapa tadi dirinya tiba-tiba berani membentak suaminya dan menangis dengan tiba-tiba, dirinya juga tidak tahu akan dirinya sendiri

__ADS_1


__ADS_2