
aslan sedang menunggu jemputannya sedangkan yang lain sudah tidak ada di sekolah
aslan kini sendirian di sana
namun secara tiba tiba atlas telah berdiri di depannya
"hai sobat, maaf lama, tadi ada pertemuan permata dewa" sapa atlas
"ada pembicaraan soal apa?" tanya aslan dengan penasaran
"nanti juga kau akan tau,
ayo kita berangkat" ajak atlas
"kita akan menaiki apa?" tanya aslan karena sedari tadi ia tidak melihat kendaraan yang dipakai atlas untuk sampai ke sini
atlas tersenyum
"kita akan memulai latihanmu, dan perjalanan jauh kita" jelas atlas
"bagaimana dengan barang barang ku" tanya aslan
"bawa saja yang kau perlukan, ibumu akan mengambilnya dan membawanya kerumah" jelas atlas
aslan dengan cepat mengambil pedangnya "oke aku sudah siap"
"baiklah" atlas menghadap ke putranya,
tinggi mereka kini hampir sama
"akan kuberitahu penjelasan tentang perjalanan kita
yang pertama, lupakan semua fakta dunia yang kau ketahui sekarang, karena yang akan kau lihat adalah sesuatu yang jauh berbeda dari fakta dunia sekarang
yang kedua, kita ini makhluk terkuat dimuka bumi bahkan ditempat yang akan kita jelajahi faktanya tetap seperti itu, jadi jaga rahasia identitasmu
kau paham?!" jelas atlas
"siap paham!!" jawab aslan
"kita akan berpergian dengan mengandalkan kecepatan petir, kau sudah pernah menggunakannya sebelumnya?" tanya atlas memastikan
"ya" jawa aslan
"baiklah, yang perlu kau lakukan adalah mengikutiku dari belakang"
aslan mengangguk
dan dengan cepat atlas pergi, disusul oleh aslan
gerakan mereka sangat cepat sehingga tak bisa dilihat dengan penglihatan mata, aslan masih bisa mengikuti atlas dari belakang meskipun menggunakan semua kekuatannya
atlas memang sedikit memelankan kecepatannya agar aslan dapat mengikutinya
setelah sekian lama mereka
eh.... ini ber apa yah. belari? bukan! berjalan juga bukan
sebut aja berlari yah,
setelah sekian lama mereka berlari, mereka akhirnya memutuskan untuk beristirahat
atlas membawa bekal dari mai yang memang ditujukan untuk mereka berdua
mereka pun memakan bekal tersebut
"ayah" panggil aslan
"hmm,"jawab atlas masih sambil memakan
__ADS_1
"aku pernah menanyakan tentang ayah kepada paman reynar dan katanya biarkan ayah sendiri yang memberitahuku, ketika aku bertanya dari ibu hanya itu yang ia tau" ucap aslan
atlas berhenti memakan da diam sejenak, ia menaruh makanannya
"ini adalah sebuah rahasia yang hanya aku dan reynar yang mengetahui, apakah kau bisa menjaga rahasia?"
aslan menegakkan tubuhnya, menaruh makanannya, dan mengangguk mantap
atlas menghembuskan napas dan memperbaiki duduknya
"pada negara hades, ada 10 dark yang paling kuat yang disebut primordial dark
aku telah membunuh 9, hanya sisa satu dan aku tidak bisa membunuhnya kenapa?
karena dark itu adalah aku sendiri,"
aslan sudah tau bagian itu, itulah mengapa ekspresinya tidak terlalu kaget
"dengan kekuatan membaca pikiranku, aku pernah memasuki memori zeus saat aku bertemu dengannya
1m tahun aku menghabiskan waktu hanya untuk melihat kenangannya, namun 1m tahun adalah yang terjadi di otakku,
dalam dunia nyata itu hanya 1 detik!
ketika aku melihat memorinya, dia hanya pernah turun ke bumi 6 yang pertama adalah pertarungannya dengan kronos, kedua adalah pertarungannya dengan hades
dan sisanya menghabiskan waktu dengan ibuku,
maka aku berani berkata bahwa kita adalah satu satunya gems god
aku juga melihat diriku
ketika dijadikan eksperimen oleh azazil"
aslan terkaget di bagian itu
"setelah kelahiranku, azazil menculikku dari ibuku dan mengeksperimen tubuhku,
maka alasan kau tidak punya primordial dark adalah karena primordial dark tidak ada dalam kode genetikku"
aslan terkejut mendengar penjelasan tersebut
"baiklah, ayo kita lanjutkan perjalanan,
sedikit lagi kita akan sampai destinasi pertama kita"
♤♡◇♧♤♡◇♧♤♡◇♧♤♡◇♧♤♡◇♧♤♡◇
mereka lanjut 'berlari' menuju arah timur
bahkan aslan baru tau kalau dengan kecepatan petirnya ia bisa berjalan di atas air, mereka melintasi lautan menuju benua lain,
benua yang belum pernah dijelajahi oleh orang lain selain atlas
dan akhirnya mereka sudah menapakkan kaki mereka di benua itu
"ayah" panggil aslan
atlas menoleh
"aku baru tau ada benua lain," jelas aslan
atlas tersenyum
"fakta selanjutnya akan membuatmu terkaget sejadi jadinya"
mereka terus berjalan sampai mereka menemukan sebuah kota, dan sebuah papan yang ada tulisannya
"selamat datang di kota hestia kotanya klan kuiras"
__ADS_1
itulah kalimatnya
"ayah ini dimana?" tanya aslan
"kau telah memecahkan logikamu tentang fakta dunia ke satu, gems bukan satu satunya makhluk dibumi, tentu ada hewan lainnya, tapi kalau soal makhluk paling berkuasa?, itu salah!
disini ada manusia lainnya yang menyebut mereka sendiri sebagai 'klan', sama seperti gems namun mereka menyebutnya klan,
klan kuiras, klan aegle, klan muses dan klan lamia
dan nereka juga mengira bahwa mereka satu satunya makhluk di muka bumi ini" jelas atlas
aslan mendengar penjelasan ayahnya dengan seksama, "tapi, apa maksud dari klan-klan itu?"
"selama ini aku hanya mengamati mereka,
aku belum mencoba berinteraksi dengan mereka,
bahasa mereka sama dengan kita, bahasa yang diajarkan tuhan, namun ada beberapa yang sudah kukenal dan sudah mengetahui asal usul ku
untuk penjelasan klan, sama seperti gems ada aether, wizard, halflings dan dark. sedangkan di sini dinamakan klan
ada klan kuiras, klan dengan semua makhluknya memiliki kekuatan super seperti kuat dan cepat dan pukulan yang keras meskipun tubuh mereka standar ataupun kecil
klan aegle, klan yang memiliki kekuatan penyembuhan, mereka dapat menyembuhkan segala luka kecuali kematian
klan muses, memiliki kekuatan dapat mengeluarkan suara yang sangat kencang dari mulutnya
da terakhir klan lamia, mereka seperti vampir dapat berubah menjadi kelelawar, serigala, giginya taring bisa terbang dan kuat"
aslan mengangguk paham "lalu tujuan kita sekarang ke mana?" tanya aslan
"seperti yang sudah kujelaskan sebelumnya, aku memiliki seseorang yang kukenal"
keadaan masih siang karena kecepatan petir mereka
mereka akhirnya sampai di sebuah rumah yang mewah, atlas mengetuknya, tak lama kemudian seseorang membuka pintu
seorang lelaki berkumis umur 50 tahunan
ia terkejut melihat atlas
lelaki itu memakai kemeja, dasi, dan serbet di tangannya
"oh, tuan atlas, senang bertemu denganmu, silahkan masuk"
atlas melangkahkan kaki, disusul dengan aslan
pelayan itu mempersilahkan mereka duduk di sofa selagi ia memanggil majikannya
aslan duduk disamping ayahnya
"ayah, apa hubungan ini dengan latihanku?" tanya aslan yang sedari tadi ingin mempertanyakan hal itu
"aku pernah mengalahkan, lebih tepatnya membantai, tiap tiap jagoan (mereka menyebutnya jagoan) dari tiap klan dalam sebuah pertarungan yang tersembunyi
aku ingin kau merasakan praktek langsung melawan jagoan klan"
dan akhirnya majikannya pun turun
lelaki berumur 30 tahun-an memakai jas dan berdasi
"hai teman setiaku apa kabar kau?" ucap pria itu dan duduk di sofa depan mereka
atlas mengenalnya karena atlas yang pernah menyelamatkannya dari serangan lamia ganas
semenjak saat itu ia berutang budi padanya
*********************
__ADS_1
ARC 1: WORLD CLASS MYSTERY, BEGINS