AETHER

AETHER
EPISODE 15


__ADS_3

aslan sudah bersiap dengan kuda kudanya,


dan atlas sudah bersiap dengan api birunya, ketika atlas ingin menerjangnya, secara tiba tiba aslan sudah berada di belakangnya, ia memakai jurus ketiga, teleportasi


aslan mengarahkan tangannya ke atlas, atlas kira aslan akan menyerangnya dengan kekuatan penghancuran, ternyata tidak


atlas merasa ada yang menimpanya, terasa sangat berat


ia tertekan ke tanah, bahkan tanahnya menjulang ke bawah dan retak,


jurus keempat, pengendalian gravitasi


atlas kini terdorong ke bawah, sekuat tenaga atlas berusaha berdiri, atlas memukul tanah, sehingga pijakan aslan tidak seimbang


atlas mengejar aslan. disitulah mereka beradu kecepatan, kecepatan teleportasi dan api biru


seandaikan aslan sudah menguasai kekuatannya, mungkin teleportasinya sudah lebih cepat dari sekarang


aslan menggunakan kekuatan pertama,


kekuatan penghancuran,


namun atlas berhasil menghindar sehingga lantainya yang hancur, dan sesekali atlas mencoba melawan jurus itu dengan pukulan api biru, namun ternyata


api itu hangus, dan melukai sedikit tangannya,


ia terkena sedikit sebelum ia menarik kembali tangannya


alhasil, tangannya mengeluarkan darah sangat banyak, mereka diam sebentar untuk mengambil napas mereka


"aku tidak memiliki kekuatan regenerasi sepertimu, namun..." tangannya mengeluarkan cahaya hijau dan akhirnya kembali seperti semula


aslan tersenyum melihat ayahnya 'kau sudah bisa menguasai kekuatan waktu' aslan menerjang ayahnya, yang ia pikirkan adalah jika ia berhasil mengalahkan ayahnya maka ia akan menjadi makhluk terkuat dimuka bumi


ia mencoba trik penghancuran dengan susah payah ia mengejar atlas,


sampai ia terpikirkan sesuatu, ia membuat gravitasi menuju dirinya, kini bahkan bukan hanya atlas yang tertarik menuju aslan


namun seluruh barang yang ada di situ, bahkan sang raja dan yang lainnya. sepuluh jagoan lebih mementingkan sang raja


namun ketika banyak barang yang tertarik menujunya, aslan sendiri hampir tertabrak


sampai terbukalah jurus kelima, black hole


black hole itu muncul di depan aslan, hanya aslan yang tidak tertarik karena ia sang pemilik kekuatan


bahkan kini tekanan black hole dapat dirasakan oleh orang yang berada di luar area


seluruh barang yang tertarik masuk ke dalam black hole tersebut, sampai atlas melepas diri dan membiarkan dirinya tertarik black hole,


ketika atlas sudah dekat, aslan menghilangkan black hole tersebut dan mengubah tangannya menjadi besi dan dipanaskan dan memukul atlas tepat diperutnya, sehingga atlas terpental ke dinding


jurus keenam, penguasa seluruh elemen


seorang dewa tidak mungkin bisa memiliki lebih dari dua elemen, bahkan dewa yang dilangit pun tidak bisa,

__ADS_1


karena kekuatan elemen itu sangat kuat, bahkan para dewa pula tak bisa menahan kekuatan sebesar itu, bahkan zeus tidak bisa


namun beda dengan kronos, kronos adalah existence yang jauh lebih kuat dari dewa itu sendiri, maka wajar jika ia memiliki kekuatan seluruh elemen, karena ia adalah awal mula dari adanya kekuatan


kini atlas membuka tahap kedua kekuatan primordial dark-nya, bahkan belum ada yang bisa membuat atlas bertarung dengan menggunakan tahap pertama, kini ia menggunakan tahap kedua


kalau ia ingin menghancurkan satu negera, maka negara itu akan hancur sekarang,


kini api birunya berubah, menjadi api putih


aslan juga kini telah membuka jurus ketujuh, api hitam


mereka menerjang satu sama lain, tubuh mereka dikelilingi api mereka, bagaikan dua bola cahaya yang sedang menabrak satu sama lain


pertarungan antara api hitam dan api putih, namun kekuatan aslan masih belum bisa menandingi atlas,


ia terkena pukulan telak, dan terlempar ke dinding,


tak berhenti sampai situ atlas mengejarnya


namun kini ia sudah membuka jurus ke delapan, kloning, tubuhnya kini ada sepuluh dan menerjang atlas secara bebarengan dengan firefist api hitam


atlas yang belum siap harus menerima serangan dahsyat itu, ia juga terhantam ke dinding


aslan menerjangnya, atlas pun juga segera bangkit dan menerjangnya, kedua pukulan mereka beradu, pukulan api hitam dan api putih,


untung teknologi dibenua klan sudah maju, mereka menciptakan force field di sekitar arena meskipun sudah retak karena black hole aslan, sehingga raja dan yang lainnya selamat


debu mengepul, "uhuk uhuk" sedikit demi sedikit debu menipis sehingga mereka bisa melihat ada bayangan seseorang yang masih berdiri sedangkan salah satunya sudah pingsan dengan posisi terlentang di atas bebatuan


siapakah orang yang masih berdiri itu?, semakin lama wajahnya semakin jelas, ialah....


meskipun kondisinya juga tidak terlalu baik


ia sudah tidak memiliki banyak tenaga untuk menggunakan kekuatan waktunya


sedangkan aslan, ia terlentang tak berdaya, matanya memutih dan kembali menjadi dua,


darah keluar dari dahinya dan menutup matanya,


darah juga keluar dari mulutnya, dan banyak luka bakar di tangan dan kaki, juga luka lebam


seseorang mendekati atlas dan mengeluarkan cahaya dari tangannya dan mengarahkan tangannya ke atlas, cahaya itu menyelimuti atlas, dan menjahit semua luka tersebut


kemudian ia beralih ke aslan dan menyembuhkan aslan, semua lukanya sudah hilang namun ia masih tak sadarkan diri


"terima kasih" ucap atlas,


wanita itu mengangguk dan tersenyum kemudian memerintahkan bawahannya untuk membawa aslan ke ruang perawatan


atlas mengahmpiri sang raja


"mengerikan sekali kekuatan putramu itu, sampai ia bisa menanam luka di tubuhmu" ucap raja


"kau tidak akan percaya kalau aku jelaskan, far," jelas atlas

__ADS_1


"yah, memang dari awal bertemu, penjelasanmu tidak ada yang masuk akal" jawab sang raja


"kau ingin putramu mempelajari kami untuk sementara, bagaimana kalau ia menjadi pengawal putriku, kelihatannya putriku memiliki ketertarikan dengan putramu" tawar sang raja


"baiklah, berarti yang bertugas menginvestigasi bia adalah aku!" jelas atlas


atlas dengan senang hati akan membantu sang raja tentang permasalahan bia


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


aslan terbangun dan mencoba mengingat apa yang baru saja terjadi, kini ia ingat, ia baru saja kalah melawan ayahnya sendiri


atlas memasuki ruangan, "kau sudah baik" tanya atlas, dujawab dengan anggukan oleh aslan,


"perubahan rencana, kau akan mempelajari tentang kehidupan benua klan, dengan menjadi pengawal pribadi sang putri"


"HAHH!!" aslan terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan oleh ayahnya


'menjadi pengawal pribadi sang putri?, tidak-tidak,


bagaimana aku akan menjadi pengawal putri sedangkan aku ingin menyelidiki kekuatan kronos'


batin aslan


"tidak!!, bagaimana dengan latihanku mengendalikan kekuatan kronos?" tanya aslan


"kau akan melakukannya di selang waktu menjadi pengawal putri!" jelas atlas


itulah akhir dari perbincangan mereka


KEESOKAN HARINYA


hari ini akan menjadi hari pertama aslan menjadi pengawal sang putri


ia menerima seragam yang diberikan seorang pembantu


ketika ia menatapnya di cermin, ia tak berhenti mengaggumi dirinya sendiri


ia memang terlihat gagah ketika memakai seragam hitam tersebut


'tok tok tok' suara ketukan pintu dari seseorang yang berada di luar


"tuan, sudah saatnya anda mengawal putri"


aslan pun bersiap menuju ruang putri,


ia mengetuk pintunya, "permisi tuan putri, aku aslan penhawal barumu" ucap aslan


brukk! gedebuk! "sebentar!" tak lama kemudian sang putri membuka pintu dengan bajunya yang sudah rapih dan keluar kamar


putri itu mengembangkan senyumannya


"hai, aku putri lail," ucap sang putri


"aku aslan" jawab aslan

__ADS_1


"baiklah hari ini aku ingin ke pusat perbelanjaan, dan makan siang disana" jelas sang putri masih dengan senyuman yang mengembang


mereka berjalan dengan aslan di belakang sang putri,


__ADS_2