
Mereka terdiam seribu bahasa,
Bahkan mai sekarang melongo melihat apa yang baru saja dilakukan oleh suami dan anaknya itu
valmus sekarang sudah tidak bisa bicara
"baiklah mari sekarang kita putuskan" ucap isnan memecah keheningan
"yang ingin menentang atlas aleanzo angkat tangan!" mereka terdiam dan tak ada yang mengangkat tangan
"yang bersedia ikut berjuang dan perang bersama atlas aleanzo angkat tangan" isnan yang memimpin mengangkat tangan
Disusul oleh yang lain bahkan para neoptolemus ikut mengangkat tangan, beserta para asisten
"maka sudah diputuskan, para permata dewa dan pasukan neoptolemus akan berangkat menuju negara ares untuk berperang bersama atlas dan aslan aleanzo melawan negara hades, kita akan berangkat bersama dua hari lagi" jelas isnan
Mereka semua sudah setuju untuk terjun langsung melawan para dark
kali ini mereka tidak akan diam, mereka melihat secarik cahaya harapan pada diri aslan dan atlas
♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧
Mereka semua meninggalkan ruangan,
untuk menghormati para asisten dan neoptolemus membiarkan permata dewa keluar lebih dahulu
aslan juga termasuk keluar terakhir
"ASLAN!!" terdapat dua sumber yang memanggilnya,
Satu dari arah putri salju and the dwarves, dan satu lagi dari ayahnya
"ayolah, kita harus segera menuju negara ares"
jelas atlas
Aslan tidak bisa mengabaikan panggilan ayahnya, dan langsung meninggalkan orang orang yang memanggilnya
"cih, sombong ternyata" ucap alfulfa,
"dia bukannya sombong, aku sebagai temannya sadar akan tanggung jawab yang dia emban, dia sebagai 'yang terpilih' memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengalahkan azazil," tanggap fanza
Sedangkan arvy merasa gelisah, ia sudah melihat pacarnya namun pacarnya itu tidak menghiraukannya,
"sudahlah, lebih baik kita memikirkan strategi peperangan" potong rayner
♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧
"kau sudah siap?" tanya atlas memastikan bahwa anaknya siap untuk peperangan
__ADS_1
"siap, mati pun siap!" ucap aslan dengan sangat yakin
Atlas tersenyum melihat putranya, ia sangat bangga dengan aslan saat ini, bahkan tanpa kekuatan kronos pun aslan sudah melebihi kekuatan yang lainnya
"atlas!!" atlas mendengar ada yang memanggilnya
Kemudian
Cupp!! Mai sudah menciumnya
"kau sudah merindukanku mai?" tanya atlas setelah mai melepaskan ciumannya
Mai mengangguk dengan cepat, kemudian ia menatap aslan "jangan bilang bahwa dia ini aslan" ucap mai yang masih belum percaya bahwa pria ini adalah anaknya
"ibu ini aku!" tegas aslan
Mai pun tersenyum, "sepertinya kau sudah semakin kuat, ibu bangga denganmu nak" jelas mai
"yasudah, sebaiknya kita mempersiapkan diri untuk menuju negara ares
Mereka pulang bersama, sembari bercanda dan bercerita
"jadi, raya sudah menikah?" tanya atlas
"ya.. raya sudah menikah dengan keya setahun yang lalu, namun perjuangan raya untuk mendapatkan keya tidaklah mudah, bahkan raya yang melamarnya, meskipun ia ditolak satu kali"
jelas mai
Berkali kali keya meminta putus dengan raya, namun raya menolaknya, bukan karena keya tidak mencintai raya namun keya sangat mencintai raya, keya hanyalah manusia biasa, berasal dari keluarga biasa, dan pekerjaannya sederhana, meskipun wajahnya lumayan
Bagaimana ia tidak minder melihat raya, raya adalah model tercantik di negara zeus, putri bangsawan, hartanya berlimpah, dan seorang aether api, maka keya lebih memilih mundur sebelum perasaannya lebih dalam, namun malah raya yang mengejarnya duluan
Keluarga keya hampir pingsan ketika raya datang ke rumahnya untuk melamar putranya, namun untuk yang pertama ia menolak, sama seperti dulu ketika raya menembaknya, keya juga menolak, dengan alasan yang sama 'kau terlalu sempurna untuk dimiliki orang sepertiku'
Namun bukan raya kalau tak kehabisan akal, ia mengaku kepada keya bahwa raya sedang mengandung anaknya keya, karena raya sering melakukan hubungan ono dengan keya dan hanya dengan keya, bahkan keya panik ketika pertama kali mereka melakukannya ketika raya berdarah
Keya yang percaya, langsung menerima lamarannya
Mereka sekeluarga tertawa mendengar cerita mai, memang bukan raya kalau tak memiliki inovasi tersendiri
Tak terasa mereka kini sudah berada di depan rumah mereka
"ibu ayah, masuklah duluan, aku masih memiliki urusan" jelas aslan
Atlas yang sudah tau bahwa ada beberapa orang yang mengikuti mereka langsung menuju rumah,
"apa yang sedang kalian lakukan disitu, kalian kira dua puluh orang bisa bersembunyi tanpa ketahuan" ucap aslan menghadap ke salah satu tanaman
"waduh" salah seorang terjatuh dan dilanjut dengan dua puluh orang
__ADS_1
Namun arveta yang sudah sangat rindu langsung berhamburan menuju pelukan aslan
"apakah hanya aku yang merindukanmu" ucap arveta
"kau bercanda?, aku juga merindukanmu" jawab aslan dengan tersenyum
"ahem, kurasa sudah habis waktunya untuk reuni, sekarang jelaskan kepada kami, berapa banyak orang yang kau bunuh untuk meningkatkan auramu yang sebesar itu" tanya akasya agha sang halflings elang, ia dianggap yang paling dewasa diantara para pria di neoptolemus, maka dari itulah ia dipilih sebagai wakil ketua dari neoptolemus
"maafkan temanku ini, perkenalkan namaku ratu leia, aku adalah ketua dari neoptolemus, bukan bermaksud kasar namun aku harus menjelaskan, bahwa kekuatanmu itu bisa menjadi ancaman bagi kami semua" jelas ratu leia
Aslan hanya terkekeh mendengar tuturan ratu leia
"tenanglah.. Aku takkan menyerang kalian kalau kalian tidak menyerangku duluan, namun aku harus mengingatkan kalian, aku ini kuat" ucap aslan
Alfulfa secara tiba tiba muncul dari belakang aslan dan menendang kepalanya dengan tendangan yang sangat keras
Alfulfa adalah seorang aether api, maka dari itu ia termasuk lima orang terkuat di pasukan neoptolemus
Namun aslan hanya menahan tendangannya dengan tangan kanannya, ia pun tersenyum
"aku sudah bilang, aku ini kuat, dan aku akan menyerang kalian kalau kalian menyerangku duluan"
Aslan menarik kaki alfulfa sehingga tubuhnya semakin mendekat kepadanya, kemudian ia memukul perut alfulfa dengan sangat keras sehingga ia terlempar sangat jauh dan terseret ditanah
Alfilfa kini tidak sadarkan diri
Para neoptolemus terkejut melihat kekuatan aslan yang bisa menumbangkan alfulfa hanya dengan satu serangan dan tanpa kekuatan sama sekali
bahkan sekuat arveta ia membutuhkan banhak tenaga untuk mengalahkan alfulfa
"menarik, inikah kekuatan dari putra sang belati biru?" ucap ace heart yang terpana melihat kekuatan aslan
"wow hebat" sambung reva sergan
'perjalanan macam apa yang dia lakukan untuk menjadi sekuat ini?' batin syahfa
Kemudian mata aslan tertuju pada syahfa, syahfa terlihat terkejut melihat kekuatan aslan
"WOOY kulkas 10 pintu, kau sudah melihat kan betapa hebatnya aku, aku yakin kau pasti kalah dingin denganku yang sekarang" ucap aslan membanggakan dirinya
"ya, berarti kau kulkas 20 pintu yah" syahfa balas mengejeknya
"apa kau bilang?, dasar kau kutu kupret, kalau bukan karenamu aku tidak akan terjebak di dalam kamar mandi bersama rayner, kau dengan sengaja mengunciku di dalam kamar mandi kan" balas aslan
"yah setidaknya kau memiliki kunci cadangan kan" syahfa menjawabnya dengan santai
Aslan menghampiri syahfa, "sialan aku dimarahi proffesor alexa karnamu"
"apa kau ingin ribut disini?" geram syahfa
__ADS_1
"yah, setidaknya ada sesuatu yang tidak hilang darinya" ucap fanza dan dibalas dengan anggukan oleh rayner