
TIMESKIP 3 TAHUN
Aslan kini sudah 21 tahun
Banyak hal yang sudah berubah, mulai dari tinggi badannya, fisiknya yang sekarang semakin bagus
rambutnya yang sudah sepunggung diikat kebelakang dan sengaja menyisakan beberapa helai di bagian kiri
Ia tidak pernah mencukur rambutnya selama tiga tahun karena ia memang sibuk berlatih
Wajahnya juga sekarang semakin tampan dengan bekas retakkan berwarna oranye diwajahnya yang takkan bisa menghilang
"kau sudah siap aslan?" tanya ayahnya
"sepertinya itu pertanyaanku untukmu ayah" jawab aslan
Pertarungan antara anak dan ayah
kedua dewa yang bertarung dan dipertontonkan oleh para archangel, agar bisa menjadi saksi bahwa dunia akan mengalami kejayaan oleh pahlawannya
♤♡◇♧♤♡◇♧♤♡◇♧♤♡◇♧♤◇♧♡◇♧
mai menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi
Ia sangat lelah dengan semua yang terjadi,
Mari kita masuk penjelasan tiga tahun terakhir.
negara hades menyerang kembali dengan kekuatan yang lebih besar
Negara ares kini sedang menjadi medan peperangan, karena negara mereka adalah negara perbatasan antara tiga kesatuan dan dark
Sedangkan warga dari negara ares sedang mengungsi di negara zeus, namun tuan valmus nendra masih menetap di negaranya untuk melakukan pertahanan
Ia adalah permata dewa sekaligus pemimpin dari negara ares
kembali ke mai
Mai hanya bisa memandang foto dari suaminya
mai memang sangat overprotektif dengan suaminya itu, saking besarnya rasa sayangnya
Mai kini hanya bisa menatap fotonya dan menahan rindu di dadanya
"lama sekali kau pergi atlas" gumam mai
Namun sebagai ibu ia juga sangat merindukan aslan, ia sangat khawatir bahwa aslan akan menemukan musuh yang jauh lebih kuat dari vero sampai bisa membuatnya terluka lebih parah
"nyonya kau sudah harus mempersiapkan diri untuk pertemuan permata dewa di ruang pertemuan hari ini" ucap asisten mai
mai bangkit dengan lemas, tanpa ayangnya
hidup terasa begitu hampa
Ditinggal selama tiga tahun tanpa ada kabar darinya sama sekali, berebda dengan sebelumnya dimana atlas biasanya mengirim pesan setiap sebulan sekali,
Namun kali ini berbeda
Ia pergi tanpa ada sepatah kata pun dan tidak menulis surat apapun
Ia akhirnya menuju ruang pertemuan dan duduk di salah satu kursi
__ADS_1
"baiklah, mari kita mulai pertemuan kita kali ini"
ucap isnan
Di pos penjagaan di negara ares
Negara ares kini sudah menjadi medan tempur yang sebenar benarnya tempur
Para neoptolemus sedang berada di pos beristirahat setelah mengatasi serangan besar dari para dark
Entah mengapa dark sekarang semakin kuat, dan susah dikalahkan, dunia masih belum tau alasan sebenarnya mengapa dark bisa berevolusi semakin kuat. Mereka belum tau bahwa hades sudah bebas dan sekarang berada di pihak dark
"hah, sungguh menyebalkan, mengapa mereka datang dalam jumlah yang sangat banyak sekarang" keluh alfulfa
Alfulfa memang terkenal suka mengeluh diantara mereka, namun ia sebenarnya juga seorang petarung yang handal
"berhentilah mengeluh alfulfa, kita sudah mengucapkan sumpah untuk menjaga tiga kesatuan, jadi ini memang tanggung jawab yang harus kita emban" jelas ratu
"yaya... Berisik" jawab alfulfa kesal
Mereka semua duduk di sofa yang tersedia.
tempat itu memang disediakan sebagai tempata peristirahatan para neoptolemus
"rayner, aku ingin menanyakan tentang teknik yang tadi kau keluarkan, apa itu trik baru darimu" tanya june van dengan antusias
rayner yang ditanya malah gelagapan,
ia malu untuk mengungkapkan siapa yang memberinya ide untuk teknik tersebut,
rayner pernah melihat aslan memasukkan tangannya ke dalam tanah dan mengeluarkan api dari tangannya sehingga tanah bergetar dan mengeluarkan api
Rayner melakukan hal tersebut namun dengan elemennya yaitu elemen besi
Arveta yang mendengar nama aslan disebut hanya bisa memandang ke atas dan menahan perasaan rindunya
art beladon yang melihat hal tersebut tidak bisa menahan rasa jahilnya
Memang di circle neoptolemus orang yang paling jahil adalah art beladons
"oh tuan putri merindukan sang kesatria baju bajanya" ucap art dengan nada jahil dan dengan gaya yang dilebih lebihkan
"percayalah padaku nona arvy, pria itu akan datang mungkin 10 tahun lagi" ucap art dengan sangat jahil
Dan dengan kekesalannya arvy menghilangkan oksigen disekitar art dengan elemen anginnya
Para kesatria neoptolemus tertawa melihat wajah art yang mencari udara
Arvy juga ikut tertawa "setidaknya ketika di sedang pergi aku tak pernah merasa kesepian
Karna aku memiliki kalian semua" ucap arvy
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
Atlas berdiri dengan kedua kakinya yang sangat lemas
Gabriel pernah berkata bahwa tanah di permukaan Heaven takan bisa hancur, namun lihatlah arena pertarungan mereka
Dapat menghancurkan permukaan dari tanah Heaven
Atlas mendapatkan banyak luka, sedikit lagi ia akan jatuh, namun nasibnya tidak separah putranya
__ADS_1
Putranya sudah mati
Ia sudah tak bernyawa, mati di tangan atlas
dengan lubang yang sangat besar di dadanya
Meskipun dengan kekuatan kronos ia tetap kalah melawan atlas plasma mode
Kedua kaki atlas sudah tidak bisa menahannya
atlas terjatuh
Seluruh archangel terkejut melihat kejadian tersebut. kekuatan, tekanan dan aura mereka berdua sudah mengalahkan archangel yang lain
Kekuatan aslan sudah jauh melampaui gabriel
Namun dewi rea memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, kemudian ia menghidupkan aslan dan menyembuhkan atlas
Mereka berdua siuman dengan keadaan segar, berkat dari kekuatan dewi rea
"dengan ini, semua pelatihan kalian berdua sudah selesai. Kuharap kalian bisa menyelamatkan dunia dari kehancuran" ucap dewi rea
"dan dengan kekuatan yang diturunkan kepadaku, aku mengembalikan kalian ke dunia kalian" dewi rea mengacungkan tangannya kepada aslan dan atlas dan sekejap
SPLASSHH!!
Mereka kini sudah berada di sebuah bukit
tepatnya mereka berada di negara zeus,
"hei" panggil atlas
aslan menoleh ke arah atlas, "jangan dibawa ke hati, kau masih belum bisa mengalahkanku" ucap atlas sambil tertawa terbahak bahak
Aslan geram mendengar pernyataan dari bapaknya
"dasar bapak goblok!!, mana ada ayah yang membunuh anaknya sendiri,
Lihat saja suatu saat nanti aku akan menjadi makhluk terkuat yang bisa mengalahkanmu" ejek aslan dengan kesal
Kalau dilihat dari kelakuan kekanak kanakan mereka tidak akan ada yang menyangka bahwa mereka berdua adalah makhluk terkuat yang pernah hidup
"baiklah sampai saat itu tiba,
Kau tetap harus menghormatiku sebagai makhluk terkuat dizaman ini MUAHAHAHAAA!!" lanjut atlas
"huh, aku akan menghormatimu kalau kau bisa menyebutkan 3 nama upil kesayanganku" ucap aslan sambil menunjuk atlas
"jonathan, alice dan kornelius" jawab atlas
"darimana kau tau??!!" aslan shock dengan ayahnya yang tiba tiba tau nama upil kesayangan aslan
"makanya buku diary jaga baik baik" jawab atlas sambil tersenyum jahil dan memegang buku berwarna pink dan ada stiker unicorn dipinggirnya
aslan menganga "sialan" itulah kata kata yang bisa keluar dari mulutnya,
Buku diarynya yang berisi semua pendapat pribadinya kini berada di tangan ayahnya
"baiklah, bagaimana kalau satu lomba terakhir" tawar atlas
aslan yang tadinya menganga sekarang tertarik dengan tawaran atlas
__ADS_1
"kalau kau bisa mengalahkanku balapan sampai ke gerbang pusat kota aku akan mengembalikan buku pinkmu" jelas atlas sambil memain mainka buku pink di tangannya sambil tersenyum jahat
"ok, kita mulai" aslan merasa ini soal harga diri maka dari itu ia tidak akan mundur