Agniehidup,Cinta,Restu

Agniehidup,Cinta,Restu
1.Awal Cerita awal memulai hidup


__ADS_3

*AGNIE*


-Hidup,Cinta,Restu-


\*2.Awal Cerita\*

__ADS_1


-Awal Memulai Hidup-


"ooaa..ooaa..ooaa"terlahir dari keluarga sederhana,ayah agnie bernama bapak Roy yang pekerjaannya sebagai penjahit dan ibu agnie bernama miati sebagai ibu rumah tangga.Agnie mempunyai dua orang saudara kandung yaitu Arita dan Arini.perempuan?iya kakak Agnie adalah perempuan.Hidup Agnie bisa dibilang cukup tidak terlalu kaya ataupun sebaliknya.Tadinya orang tua Agnie berharap saat Agnie di lahirkan Agnie berjenis kelamin laki-laki dikarenakan dua orang kakak Agnie perempuan tetapi walaupun Agnie berjenis kelamin perempuan,orang tua Agnie dengan senang hati menyambut anugrah yang tuhan berikan kepada keluarganya.Sampai pada satu waktu tentangga orang tua Agnie yang berstatus suami sebut saja pak Anto dengan istrinya yang bernama Tati ingin sekali merawat (mengadopsi) Agnie kecil karena kebetulan pak Anto dengan bu Tati sudah puluhan tahun berumah tangga tetapi belum dikaruniai sang anak.Pak Anto dan istrinya ibu Tati itu adalah pasangan duda dan janda yang bercerai dengan pasangan sebelumnya.Pak Anto memiliki 4 orang anak dari istri sebelumnya tetapi sayang anak-anaknya semua berada dalam pengasuhan mantan istrinya,sedangkan bu Tati adalah janda yang mempunyai 1anak dari suami sebelumnya sama halnya dengan pa Anto,anak bu Tati pun ada dalam pengasuhan mantan suaminya.Maka dari itu mereka tidak bisa setiap saat melihat anak-anaknya,hanya bisa bertemu di waktu-waktu tertentu saja.Maka wajar jika mereka sangat mengharapkan seorang anak dari pernikahan mereka.


Pak Anto beserta istrinya mengutarakan maksud hatinya kepada kedua orang tua Agnie.

__ADS_1


"Bu miati,boleh endak kalo Agnie saya urus seperti anak saya sendiri" ucap medok pa Anto memang pa Anto adalah Orang Jawa."enak saja,emang anak saya anak kucing apa?main dikasih-kasihin ke orang"jawab bu Miati sembari tertaawa kecil."ya bukan gitu maksudnya saya cuma pengen ikut ngurusin aja,kan ibu tau sendiri saya sudah lama menikah tapi sampai sekarang belum dikaruniai anak.Nanti kalo anakmu sudah besar juga akan kembali toh ke orang tua kandungnya"pa Anto menjelaskan maksudnya agar bu Miati tidak salah tangkap apa yang disampaikan pa Anto."ya sudah,boleh.kebetulan rumah kita tetanggaan pa Anto kalau nanti saya sedang repot ngurusin kakak-kakaknya Agnie nanti saya titipin Agnie ke pa Anto.Dengan senang hati pak Anto dan istrinya meng-iyakan.


*****


Agnie tumbuh ditengah keluarga yang sangat menyayanginya.dia tak kekurangan kasih sayang dari orang tua kandung maupun orang tua angkatnya.Disaat jam sibuk ibunya mengurus Arita dan Arini,Agnie kecil hanya bermain dengan asyik di tempat tidurnya sendiri.Tak lama datang pa Anto menggendong Agnie dari tempat tidurnya.Pak Anto meminta izin kepada ibu Miati untuk membawa Agnie bermain kerumahnya.Setelah dapat izin dari bu Miati,dengan senang hati pa Anto membawa Agnie kerumah untuk menemui istrinya.Istri pak Anto pun senang sekali melihat Agnie berada dalam gendongan suaminya.Agnie memang bayi yang sangat menyenangkan.sifatnya yang jarang sekali menangis disenangkan oleh pa Anto karena Agnie tidak rewel.Walaupun menangis Agnie itu tandanya Agnie lapar.Setelah anteng bermain dengan kedua orang tua angkatnya,diwaktu jam makan Agnie ataupun minum ASI dari ibunya,Agnie diantarkan pulang oleh pak Anto kerumah orang tua Agnie yabg kebetulan jaraknya bersebelahan dengan rumah pak Anto.

__ADS_1


__ADS_2