
Pak Anto adalah seorang pensiunan polisi.Dia memilih untuk pensiun muda dikarenakan dia mempunyai alasan tersendiri kenapa saat itu dia memilih untuk berhenti bekerja.Sehari-hari dia banyak berkegiatan dirumah saja.Sesekali dia memantau beberapa kontrakannya yang jaraknya lumayan jauh dari rumahnya.Dia terkenal orang yang sangat ramah sehingga semua tetangga segan padanya.Dia adalah sosok penyayang,bahkan karena terlalu sayang,Agnie pun sudah dianggap anaknya sendiri.Kemana pun pak Anto pergi Agni selalu dia bawa.Orang lain yang tidak tahu pun mengira bahwa Agnie itu adalah anak kandung pak Anto dan bu Tati.Hari-hari berlalu sampai pada usia Agnie yang menginjak balita,orang tua kandung Agnie yaitu pak Roy dan bu Miati sedang mengalami masalah ekonomi.Pak Roy sedang sepi orderan jahitnya.Karena pak Roy sedang sepi orderan jahitnya bu Miati pun memutuskan untuk kembali bekerja dipabrik baju.Memang waktu bu Miati gadis dia merantau dari Solo ke Jakarta untuk mengadu nasib di Jakartadan bekerja di pabrik baju sampai akhirnya bu Miati menemukan jodohnya yaitu pak Roy.Setelah menikah dengan pak Roy bu Miati lebih memilih menjadi ibu rumah tangga yang mengurus suami dan anak-anaknya.Sampai akhirnya dia memilih untuk bekerja kembali karena tuntutan ekonomi.Anak-anaknya lama kelamaan akan semakin dewasa dan semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk biaya sekolah Arita dan Arini kedua kakak Agnie.Disisi lain dia bersyukur karena pak Anto dan bu Tati sudah bersedia menjaga Agnie selama dia bekerja kembali.Arita dan Arini kakak Agnie berada dalam pengwasan pak Roy sendiri.Sampai hari itu tiba dengan berat hati bu Miati meninggalkan Agnie yang masih tertidur lelap di ranjang bayi nya.Bu Miati harus berangkat bekerja pukul 05.30 pagi dari rumahnya dikarenakan tempat beliau bekerja sangat jauh dan beliau harus tiba ditempak kerjanya pada pukul 06.30 dan pulang pukul 15.30.Keseharian Agnie sekarang lebih banyak bersama pak Anto dan bu Tati ya walaupun demikian pak Royjuga tidak lepas tangan dalam mengawasi Agnie.Agnie anak yang amat ceria walaupun ditinggal ibundanya bekerja Agnie sama sekali tidak rewel.Sampai-sampai terkadang tingkah lucunya itu membuat para tetangga gemas padanya.Disaat Agnie bangun tidur ia sudah tahu bahwa ibunya sudah berangkat bekerja sedangkan bapaknya sibuk mengurusi kedua kakaknya.Agnie dijemput oleh pak Anto untuk dimandikan dan diberi makan oleh istrinya.Agnie yang saat itu sudah bisa berjalan di pegang tangannya oleh pak Anto kearah rumahnya dengan tangan kiri yang memegang cokelat dan tangan kanannya yang digenggam oleh pak Anto.Tetangga yang melihat Agnie merasa gemas sendiri saat melihat Agnie sudah bisa berjalan sembari berkata "Lucu sekali kamu Agnie". Setiap hari disaat ibu Miati bekerja Agnie berada dirumah pak Anto.Bermain,makan hingga tidur siang disana.Agnie diajari bicara,benyanyi oleh pak Anto dan bu Tati.Mereka sangat menyayangi Agnie.Hanya terkadang mereka merasa sedih karena disaat malam hari Agnie haruskembali pada keluarganya,tidur bersama keluarganya,karena sebelumnya memang itu yang bu Miati dan pak Roy minta kepada pak Anto dan bu Tati agar Agnie juga tahu kalau pak Roy dan bu Miati itu adalah orang tua kandungnya.Orang tua kandungnya tidak mau sampai Agnie lupa pada mereka walaupun orang tua aangkatnya pak Anto dan bu Tati sangat amat menyayangi Agnie seperti anak mereka sendiri.