
Darah seni sepertinya mengalir di diri Agnie dari kedua orangtua angkatnya itu.Walaupun Agnie bukan darah daging mereka tetapi setidaknya bathin mereka menyatu.Agnie anak yang senang menyanyi.Dia senang sekali saat melihat papa angkatnya itu bermain gitar lalu maminya ikut menyanyi dengan suara yang merdu.Bagaimana Agnie tidak suka bernyanyi orang setiap saat Agnie selalu melihat kedua orangtuanya itu hadir setiap bulan dalam pentas seni yang diadakan di Pasar Seni Taman Mini Indonesia Indah.Kedua orangtua angkat Agnie selalu diundang untuk menghibur para pengunjung yang ada di TMII tersebut dengan lagu-lagu kerocong yang waktu itu sedang hits pada zamannya.Iyaa orangtua angkat Agnie adalah pimpinan Orkes Keroncong itu.Setiap sebulan sekali mereka diundang oleh teman dekat Pak Anto yang bekerja menjadi staff di TMII tersebut.Pak Anto yang menghubungi semua anak buahnya untuk siap-siap tampil pada tanggal dan waktu yang telah ditentukan.Setiap Minggu Pak Anto dengan anak buahnya mengadakan latihan dirumah Pak Anto.Semua peralatan untuk pentas seni tersebut Pak Anto punya sendiri dari gitar,bass,biola,sello sampai flute dirawat apik ditempatnya.Sebelum tampil semua alat-alat itu selalu dibersihkan dan di elap.Kegiatan rutin ini menjadi ajang silahturahmi antara pemain musik dengan para penyanyi.Semua sudah dianggap seperti keluarga sendiri oleh Pak Anto dan Bu Tati.Maka tak aneh kalau Agnie sangat senang bernyanyi karena sering mendengar orangtua angkatnya itu bermain musik dan menyanyi bersama.
* * * * * * * *
Selanjutnya Bu Tati kebagian mengurus transportasi,kostum dan komsumsi untuk para pemain musik dan para penyanyinya itu.Semua biaya dari konsumsi,transport dan segala macamnya sudah ditanggung oleh pihak TMII.Agnie senang kalau papa dan maminya itu pas ada jadwal pentas di TMII.Dia selalu ikut,karena dia senang bisa bermain-main disana.Agnie suka sekali naik kereta gantung.Disaat papa dan maminya sedang tampil mengisi acara dia akan pergi sendiri untuk main kereta gantung.Kadang dia bertemu dengan anak dari anak buah papahnya itu yang ikut serta dalam acara itu.Karena kebetulan tempat papa dan maminya Agnie pentas itu tidak jauh dari tempat pemberentian Kereta Gantungnya jadi Agnie dengan mudah bisa bolak-balik.Tak jarang kalau orangtua angkatnya itu pentas di Ancol,Agnie juga senang sekali karena dia bisa main-main ke pantainya.Yaa lumayanlah Agnie disana bisa bermain sepuasnya sambil nganter papa dan maminya pentas.
* * * * * * *
__ADS_1
Masa kecil saat itu Agnie sangat amat menyenangkan.Papa dan maminya itu amat sangat menyayangi Agnie.
* * * * * * * *
Sudah dua minggu lebih Agnie tidak pulang kerumah orangtua kandungnya.Dia amat sangat rindu pada Ibu,Bapak dan kedua kakaknya di Depok.Semestinya minggu sebelumnya Agnie dijemput ibunya tetapi Bu Tati via telepon dan melarang dengan alasan Agnie mau ada ulangan ditakutkan kalo Agnie tetap kedepok Agnie tidak bisa fokus belajar karena kecapean pulang dari Depok.Alasan itu bisa dimengerti oleh kedua orang tua kandung, Agnie.Mereka mengalah untuk tidak menjemput anak bungsunya itu dihari-hari anaknya menjelang ulangan.Mereka akan menjemput Agnie di hari Sabtu selesai Agnie ulangan.Mereka amat sangat menunggu hari itu tiba untuk bisa bertemu anak, bungsunya.Mereka sudah benar-benar rindu dengan Agnie yang cerewet yang suka membuat mereka tertawa melihat tingkah lucu Agnie.
* * * * * * *
__ADS_1
* * * * * * * *
Sakit apakah ibunya Agnie????
Terus pantengin yaa cerita selanjutnyaa
☺☺
__ADS_1
Semoga kalian semua suka membacanya...❤ u Guys