
Agnie merasa bersyukur sekali di sekolahnya di SMK Tunas Bangsa dia memiliki teman-teman baru yang baik yang selalu mendukung dan mendoakannya.
Agnie memiliki teman satu geng saat itu,gengnya diberi nama"SEMPRUL" yang terdiri dari Dina,Fero,Esti,dan Tria nama temen satu: gengnya.Kemana-mana mereka selalu bersama.Saat suka maupun duka.
Di geng itu umur Agnielah yang paling muda dari keempat teman-temannya jd keempat temannya itu sering menganggap Agnie sebagai "Adik Bungsu"mereka.Umur Dina,Fero,Esti dan Tria beda 2tahun diatas Agnie.Wajar saja kalau Agnie paling muda diantara keempat teman satu gengnya,karena Agnie mulai bersekolah saat Agnie berusia 5,5tahun.
Biarpun paling kecil usianya dibanding teman-temannya terkadang pemikiran Agnie jauh lebih dewasa diantara keempat temannya itu.
Tak jarang jika teman-temannya sedang CURHAT (Curahan Hati) seringkali Agnie dimintai pendapat,tak jarang pendapat dan apa yang Agnie katakan menurut keempat temannya itu ada benarnya.
Keempat temannya itu masing-masing sudah memiliki pacar,hanya Agnie saja yang belum.Padahal banyak teman laki-laki disekolah itu yang suka padanya hanya saja Agnie tidak pernah menanggapinya.Agnie hanya menganggap mereka teman biasa.
Jika ditanya sama keempat temannya,"Nie kenapa sih lo sampe sekarang belom punya pacar?".
__ADS_1
"Belum ada yang cocok aja sama gue".jawab Agnie singkat sambil tersenyum simpul.
"Emang kriteria cowok yang lu suka yang kaya gimana sih?"tanya Tria yang penasaran pada Agnie.
" Gue suka cowok yang tinggi,kulitnya ?putih,bibirnya merah,terus yang wangiiiii pastinya"Agnie menjawab sambil tertawa.
"Yaa yang model begitu mah keseringan Playboy,Nie" sambung Esti.
"Bener Nie gue setuju sama pendapat lu" sambung Fero.
"Keren nih si Agnie kecil-kecil paling dewasa pemikirannya diantara kita berempat" ujar Dina menambahkan.
Ada saja setiap harinya yang mereka berlima obrolkan.Disela jam istirahat maupun dikelas jika sedang jam kosong.Agnie duduk sebangku dengan Esti,didepannya ada Fero yang duduk sebangku dengan Dina sedangkanTria duduk sendiri dibelakang Agnie.Wajar saja kalau mereka selalu bersama.
__ADS_1
Kepala sekolahnya saat itu mewajibkan semua siswanya untuk memilih satu extrakulikuler untuk tambahan nilai raport.Agnie dan Esti memilih eskul Paskibra,Tria dan Fero memilih eskul Taekwondo dan Dina memilih Eskul PMR.Diantara mereka berlima Dina lah yang paling kalem.
Dina...orangnya cantik mukanya seperti orang Arab.Dia berhijab,Dia juga pintar Matematika dan Akuntansi.Tak jarang tiap ada ulangan Maatematika atau Akuntansi keempat temannya selalu bertanya padanya.
Fero...orangnya paling lelet diantara keempat temannya itu,dia suka sekali menggambar atau menghias huruf-huruf abjad menjadi sebuah kaligrafi yang cantik.Orangnya suka panik tiap ada masalah apapun itu.Walaupun begitu keempat temannya bisa memaklumi semua kekurangannya itu.
Tria...Orangnya paling lucu diantara keempat temannya.Kalau Tria sudah melawak sudah bisa dipastikan keempat teman-temannya itu akan tertawa terpingkal-pingkal melihatnya.Temannya merasa rindu jikalau Tria sehari tidak masuk sekolah.
Esti...sosok paling tempramen diantara keempat temannya.Dia bisa amat serius sekali jika dia sedang dihadapkan oleh suatu masalah.Walaupun, begitu Esti anak yang baik dia akan marah sekali jika ada salah satu temannya dijaili oleh anak laki-laki disekolahnya.Kebetulan Esti dan Fero adalah Anggota OSIS tak jarang jikalau ada razia OSIS mereka suka memberitahu teman satu gengnya agar menggunakan seragam yang sesuai dengan peraturan sekolah.
Bagi keempat temannya sosok Agnie adalah sosok teman yang baik,yang selalu bisa menempatkan diri dimanapun dia berada.Agnie lumayan pandai berbahasa Inggris,tak jarang jikalau ada ulangan Bahasa Inggris Agnie selalu jadi andalan keempat teman-temannya.
Mengapa Agnie saat itu lebih memilih eskul Paskibra dibanding eskul lainnya?Dia ingin sekali menjadi seorang Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka).Dia senang jika melihat para Paskibraka perwakilan dari berbagai daerah kumpul menjadi satu di Istana Negara untuk mengibarkan Bendera Pusaka saat Hari Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia.Dia membayangkan betapa bangganya nanti orangtuanya,sanak saudaranya yang melihat anak atau sodara mereka yang mewakili daerahnya masing-masing bisa menjadi salah satu bagian di acara yang amat penting itu disetiap tahunnya.
__ADS_1