Agniehidup,Cinta,Restu

Agniehidup,Cinta,Restu
28.Paskibra


__ADS_3

Semenjak Agnie ikut eskul Paskibra dia sering ikut latihan Paskibra setiap minggunya.Berjemur dipanas terik matahari.Wajar saja kulitnya yang tadinya putih berubah menjadi agak gelap.


Hari itu Agnie mendapat kabar dari kakak seniornya yang mengatakan bahwa tiga bulan lagi akan diadakan pelantikan Siswa Tama Paskibra di Purna Paskibraka Indonesia(PPI) Kotamadya Jakarta Timur.


Senior Agnie itu meminta Agnie dan Esti untuk ikut serta.Senior Agnie itu sebut saja namanya Kak Ari.Kak Ari memohon agar Agnie dan Esti ikut serta jadi bagian disana.Dengan harapan mudah-mudahan perwakilan dari SMK Tunas Bangsa bisa menjadi salah satu anggota Paskibraka mewakili Kotamadya Jakarta Timur.


SMK Tunas Bangsa Mengutus 10 orang Anggotanya 2 siswa dan 8 siswi untuk bisa ikut pelantikan tersebut.Hampir 3bulan lamanya mereka mengikuti latihan di PPI setiap minggunya.Mereka sangat senang selama latihan di PPI.Selain tempat latihannya yang luas dan memadai mereka bisa cuci mata melihat kakak-kakak senior Paskibraka yang cantik-cantik dan tampan-tampan.


Senior Paskibraka yang melatih disana memiliki postur tegap.Mereka semua perempuan atau laki-laki sama tegasnya.Jikalau ada junior yang melakukan kesalahan tak jarang mereka beri hukuman.Semua anggotanya baik senior maupun junior harus sama-sama disiplin.


Agnie merasa senang sekali bisa ikut serta dalam Pelantikan Paskibra itu bersama Esti teman satu gengnya.


Fero,Dina dan Tria memberikan semangat kepada kedua temannya itu sehari sebelum Agnie dan Esti berangkat.


"Semoga lancar yaa friend,pelantikan tiga hari dua malamnya nanti"ujar Dina.


"Mudah-mudahan pas selesai pelantikan nanti mental kalian semakin menjadi mental baja ya sob" sambung Tria sambil, bercanda menyemangati Agnie dan Esti.


"Mudah-mudahan yang masih jomblo semoga mendapatkan jodoh yaa disana"kata Fero, sambil melirik dan meledek Agnie.


Tria,Dina,Fero dan Esti segera mengAamiinkan perkataan Fero yang tadi mendoakan Agnie semoga mendapat pacar disana.Agnie terlihat memerah pipinya.


" Ih kalian jahat banget sih,romannya gue ud dicap jadi Jomblo Sejati nih,rese banget kalian"jawab Agnie sambil tertawa kecil.


Tak Lama Dina,Fero,Tria dan Esti merangkul Agnie bersamaan.Mereka berharap agar temannya itu segera memiliki pacar,jadi seumpama mereka mengobrol masalah pasangan masing-masing Agnie pun bisa ikut bercerita,jangan hanya mendengarkan saja cerita keempat teman gengnya itu.


Wajar saja kalo keempat temannya itu mendoakan Agnie yang tomboy untuk segera memiliki pacar seperti mereka berempat.


"Makasih yaa kalian udah baik banget sama gue"ujar Agnie kepada keempat temannya.


Di tempat pelantikan Paskibra Agnie tidak satu tim dengan Esti dan juga teman-temannya satu SMK.Agnie berbaur dengan teman satu tim dari sekolah lain.Agnie termasuk anak yang cepat beradaptasi walau baru kenal Agnie langsung akrab dengan teman-teman barunya itu.


Disaat Agnie dan tim nya berbaris dilapangan tim Agnie dibimbing oleh senior yang lumayan garang.Agnie tidak sadar kalo seniornya itu sedang memperhatikan Agnie.


Ketua dari tim Agnie itu sebut saja namanya Indra memberi kode pada Agnie yang kebetulan berdiri disebelahnya.Sambil berbisik"Agnie lu diliatin mulu tuh sama Kak Wendy".Agnie menjawab," Apaan sih lu Ndra?".

__ADS_1


Semua berjalan dengan semestinya dari malam pertama dan kedua selama Agnie disana.Agnie yang saat itu sudah merasa amat lelah ingin segera pulang kerumah untuk tidur dikasur empuk yang ada dikamarnya. Karena ditempat pelantikan waktu tidurnya bisa dibilang kurang belum lagi disaat tidur dia harus berdesak-desakan dengan teman-temannya yang lain.Badannya mulai terasa sakit semua.Masih tinggal satu malam lagi dia disana.


Makan malam terakhir Agnie disana Agnie merasa sudah amat mengantuk.Makan malamnya tidak dia habiskan karena Agnie merasa sudah kenyang duluan.Agnie paham sebelum dia dimarahi seniornya karena nasinya tidak dia habiskan,Agnie meminta bantuan kepada teman satu timnya yang duduk disebelah kanan dan Indra Ketua Timnya yang duduk disebelah kirinya untuk membantunya menghabiskan semua nasi bungkus miliknya.Untungnya teman-temannya itu mau membantu Agnie menghabiskan makan malamnya itu.Mereka takut kena sangsi.Karena di Paskibra itu Kebersamaan Diutamakan.Jikalau ada salah satu teman yang berbuat salah maka teman satu tim bakalan ikut terkena hukuman juga.Makanya sebelum dihukum oleh kakak-kakak senior mereka harus antisipasi terlebih dulu.


Agnie mengira selesai makan malam dia dan seluruh peserta diijinkan untuk tidur di basecampnya masing-masing ternyata dugaan Agnie salah.Masih ada satu session lagi sebelum jam tidur.Si Kakak Senior yang Agnie bilang Garang itu hadir mengisi materi tentang "Sikap Pemimpin Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Paskibra".


Dengan amat terpaksa Agnie mendengarkan semua materi yang diberikan "Si Kakak Garang".Indra heran ketika melihat Agnie, hanya mencoret-coret buku tanpa menulis sedikit, pun tentang materi yg diberikan.Dia penasaran dan bertanya pada Agnie.


"Kenapa lu Nie bukannya nyatet malah nyoret-nyoret"kata Indra.


"Berisik lu Ndra,ngomong mulu.Ngantuk gue tau.Kapan sih tuh orang selesai ngomong lama amat gak beres-beres ngasih materi"kata Agnie yang sudah mulai kesal karena mengantuk.


" Lu gak nyadar apa kalo Kak Wendy ngeliatin lu mulu dari tadi"ujar Indra


"Iye sama kalo dia ngeliatin gue berarti ngeliatin elu juga kali,kan lu duduknya sebelahan sama gue" kata Agnie menambahkan.


"Iya juga ya Nie,bener juga kata lu"jawab Indra sambil tersenyum pada Agnie.


Mereka berdua tidak sadar kalau mereka berdua sedang dipantau oleh Kakak Seniornya yang " Garang" itu.


Keesokan harinya Agnie dan semua para peserta pelantikan bersiap untuk mengikuti acara pelantikan Siswa Tama.Mereka semua senang karena nanti disaat mereka keluar dari gedung PPI level mereka naik satu tingkat,lencana mereka yang sebelumnya berwarna hijau akan berganti warna dengan warna merah.


Semua peserta berbaris rapih di ruang aula yang sudah disediakan panitia.Ada lebih dari 200 siswa yang ikut pelantikan saat itu mewakili sekolahnya masing-masing.


Agnie dan teman-temannya satu sekolah merasa senang sekali bisa mewakili Nama Sekolahnya yakni SMK Tunas Bangsa.


Lencana Siswa Tama yang berwarna merah itu yang sudah dia perjuangkan selama 3hari 2malam sudah disematkan oleh kakak seniornya di baju PDH milik Agnie.Itu tandanya Agnie dan peserta lainnya dinyatakan LULUS dalam Pelantikan SISWATAMA tahun itu.


Setelah selesai acara Pelantikan semua peserta diminta menjawab soal-soal yang sudah kakak senior siapkan sebelumnya secara cepat.10 orang pertama yang menjawab soal dari kakak senior dijanjikan akan diberi hadiah.


Setelah bubar dari barisan semua peserta mencari buku tulisnya


masing-masing yang sebelumnya dikumpulkan dimeja dekat basecamp anak perempuan.


Disaat yang lainnya sudah mulai menulis pertanyaan yang dibacakan oleh kakak senior Agnie masih saja mencari-cari bukunya yang hilang.Dia masih ingat betul dia simpan dimana bukunya itu.Entah siapa yang sudah mengambil bukunya?Agnie tidak menemukan bukunya yg didalamnya diselipkan pulpen olehnya.Sepertinya para peserta lain pun begitu saling tertukar bukunya.Hanya saja mereka semua tidak punya waktu untuk bertanya karena harus cepat-cepat mencatat dan menjawab soal yang diberikan oleh kakak senior.

__ADS_1


Dengan sangat terpaksa Agnie mengambil buku milik orang lain untuk mencatat pertanyaan dari kakak senior.


Disaat Agnie mau menulis dia lupa kalau dia juga tidak membawa pulpen.Pulpennya dia selipkan dibukunya yang hilang itu.


Kakak Senior Garang sepertinya tau kalau Agnie sedang kebingungan.Dia menghampiri Agnie dan bertanya padanya.


"Kamu,kenapa gak nulis?" tanya Si Kakak Garang pada Agnie.


"Boro-boro mau nulis kak,pulpen saya juga ga tau kemana kak?"jawab Agnie


" Memangnya kamu gak bawa pulpen?"Si Kakak Garang bertanya lagi pada Agnie.


"Tadi saya bawa kak,saya selipin dibuku yang saya kumpulin.Pas tadi mau jawab soal saya cari-cari buku saya engga ada kak,yaa berarti sama pulpen juga ilang kak" Agnie coba menjelaskan semua kejadian yang menimpanya kepada Kakak Seniornya yang terkenal Garang itu.


"Ya sudah kamu pake aja dulu pulpen kakak"ucap Kakak Senior Garang kepada Agnie sambil, menyodorkan pulpen miliknya.


" Iya kak"jawab Agnie singkat.


Agnie langsung duduk dibarisan para peserta yang lain.Dia tertinggal jauh menulis soal-soal yang diberikan.Untung saja Indra berbaik hati memanggil Agnie untuk duduk disebelahnya.Agnie mencontek soal yang diberikan kakak senior pada Indra.


Agnie senang karena dari 10 soal yang diberikan dia bisa dengan mudah menjawab semua soal-soalnya.


Agnie menjadi 10 peserta pertama yang menjawab soal dengan cepat dan benar.Ketika dia maju ke depan mengumpulkan kertas soalnya Si Kakak Senior Garang langsung memanggilnya.


"Hey sini kamu" katanya pada Agnie


"Iya,Kak" sahut Agnie


"Pulpen Kakak jangan kamu bawa pulang" ujar Kakak Senior Garang pada Agnie


"Oh Iya Kak Wendy,maaf Kak Agnie lupa" jawab Agnie sambil memberikan pulpen yang tadi dia pinjam pada Kakak Senior Garangnya.


"Makasih ya Kak" sambung Agnie.


"Iya sama-sama.Sudah sana kamu siap-siap pulang,memangnya kamu masih betah apa disini?" ledek Kak Wendy pada Agnie sambil memberi hadiah yang sudah disiapkan panitia karena Agnie sudah menjadi 10peserta pertama yang menjawab soal dengan cepat dan benar.

__ADS_1


Agnie bergegas membereskan tasnya.Tak lama teman-teman satu SMK nyaa berpelukan dulu sebelum mereka pulang kerumahnya masing-masing.Mereka senang karena mereka bisa lulus mengikuti Pelantikan Paskibra dari awal sampai akhir acara dan dengan bangga membawa Lencana Merah di dadanya.Mereka telah resmi menjadi SISWATAMA yakni Siswa yang Utama.


__ADS_2