Agniehidup,Cinta,Restu

Agniehidup,Cinta,Restu
18.Jawaban cinta Agnie untuk Aldo


__ADS_3

"Aku suka sama kamu Agnie,kamu mau engga jadi pacar aku?" Tanya Aldo penuh harap sambil tersipu malu.Agnie bingung mau jawab apa saat itu ke Aldo dia tidak pernah mengira kalau Aldo akan secepat itu mengungkapkan perasaan sukanya pada Agnie."Koq kamu diem Agnie,ga jawab pertanyaan aku kenapa kamu ga suka yaa sama aku?tanya Aldo penasaran dan mulai pesimis kalau cintanya akan ditolak Agnie."Gini ya kak Aldo maafin Agnie sebelumnya tapi kak Aldo jangan marah yaa sama Agnie.Makasih kak Aldo udah suka sama Agnie tapi untuk sekarang gimana kalo kita temenan aja,kak?"Agnie balik bertanya pada Aldo.Aldo terdiam dia makin pesimis karena dia yakin sekali Agnie akan menolaknya."Sekali lagi maafin Agnie ya kak,Agnie mau fokus dulu sekolah Agnie ga mau pacaran dulu.Gimana kalau kita jadi temen aja?Kan lebih seru kak kalo kita jadi temen daripada jadi pacar"kata Agnie meyakinkan Aldo.Dan akhirnya Aldo pun menerima dengan lapang dada jawaban dari Agnie itu.Aldo setuju kalo mulai saat itu Aldo dan Agnie resmi BERTEMAN.Aldo menyodorkan jari kelingkingnya ke hadapan Agnie.Awalnya Agnie agak bingung tapi Agnie mulai paham kalau Aldo memberi kode padanya untuk berjanji.Agnie pun mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Aldo.Mereka sudah sama-sama berjanji untuk menjadi teman saja.Aldo dan Agnie saling pandang dan saling melempar senyum."Aku pulang duluan ya Kak Aldo makasih sebelumnya udah mau ngertiin Agnie"kata Agnie sambil melambaikan tangan terus berlalu meninggalkan Aldo."Iya Agnie sama-sama.Hati-hati dijalan yaa"jawab Aldo sambil berteriak karena Agnie sudah mulai menyebrang jalan meninggalkannya.


* * * * * * * *

__ADS_1


Wulan yang berada disebrang jalan terlihat mulai kesal karena menunggu Agnie yang sejak tadi tak kunjung datang.Tapi begitu melihat Agnie menyebrang jalan dia malah jadi penasaran dan langsung mengintrogasi Agnie."Agnie tadi elu diapain sama itu kakak kelas?"tanya Wulan penasaran."Engga apa-apa Lan"jawab Agnie singkat."Yaelah elu sama gue pake rahasia-rahasiaan segala.Ga asik ah,gue kan sekarang udah jadi temen lu kasih tau dong elu tadi kenapa?"Wulan terus bertanya pada Agnie.Angkot yang mereka tunggu tak lama datang Agnie dan Wulan bergegas naik kedalam Angkot."Yaaah pertanyaan gue tadi belum elu jawab nih Agnie,gue dikacangin dong"kata Wulan terus merayu Agnie untuk segera menjawab pertanyaannya."Si Aldo nembah gue Lan"jawab Agnie singkat."Ooh kakak kelas yang tadi itu namanya Aldo?terus gimana elu terima cintanya?"tanya Wulan yang masih penasaran."Engga Lan,gue cuma ngajak dia temenan aja,gue ga mau pacaran dulu Lan mami sama papi gue ngelarang gue buat pacaran.Gue disuruh fokus sekolah dulu"Agnie coba menjelaskan pada Wulan."Ooh gitu,iye udeh bener elu mesti turutin tuh nasehat orangtua elu Nie"sambung Wulan."Iye Lan makanya gue bilang gitu ke Aldo,alhamdulillah Aldo bisa ngerti dan die mau temenan sama gue"kata Agnie sambil membetulkan posisi tasnya karena sebentar lagi angkot yang mereka tumpangi sampai diterminal Rawamangun.Agnie dan Wulan bergegas turun untuk ganti Angkot yang menuju kearah rumah mereka.


* * * * * * * *

__ADS_1


Keesokan harinya begitu sampai disekolah Agnie bertemu dengan dua orang perempuan yang sudah menunggunya didepan kelas Agnie sejak dari tadi.Dia adalah kakak kelas Agnie lebih tepatnya dia adalah teman perempuan yang sekelas dengan Aldo.Sebut saja namanya Rina dan Dian."Eh,elu yaa yang namanya Agnie?"tanya Dian pada Agnie.Agnie yang saat itu baru datang sempat kaget,pikirnya didalam hati "Ini orang siapa sih ga sopan banget nanyanya?"." Iya kenapa,emangnya?"jawab Agnie dengan lantang."Sok kecakepan sama kecentilan banget sih lu pake deketin Aldo segala,elu tau ga Aldo tuh gebetan gue"kata Dian kepada Agnie.Sepertinya Dian tidak terima kalau Aldo lebih menyukai Agnie dibanding dia.Dian yang saat itu berusaha melabrak Agnie untuk meluapkan kekesalannya pada Agnie.Dengan santai Agnie menjawab"Eh Sorry yaa bukan gue yaa yang kecentilan sama Aldo tapi Aldo sendiri yang kemaren "NEMBAK" gue dan akhirnya gue TOLAK.Puaaass Lo!!!"jawab Agnie dengan tegas.Suara Agnie yang lantang terdengar sampai ruang guru.Guru BK yang saat itu sedang berdiri didepan ruang guru tidak sengaja melihat pertengkaran Agnie dan Dian.Rupanya Agnie kesal karena sudah dituduh yang bukan-bukan oleh kakak kelasnya itu.Saat itu pertengkaran Agnie dan Dian menjadi tontonan banyak teman-teman dikelas Agnie dan kelas yang lain juga.Bel tanda masuk kelas pun tidak mereka hiraukan.Akhirnya mereka bertiga(Agnie,Dian dan Rina) dipanggil masuk ke ruangan BK(Bimbingan dan Konseling) oleh Guru BK.Tidak ada yang ditakuti oleh Agnie saat itu dia melangkah pasti keruangan BK karena dia yakin dia tidak bersalah.Guru BK sebut saja namanya Bu Yuli menyuruh Agnie,Dian dan Rina duduk dikursi yang sudah disediakan.Kebetulan saat itu ruang guru sepi karena sebagian guru sudah masuk kelas untuk mengajar."Ada apa ini coba cerita ke ibu yang jujur"kata Bu Yuli mencoba menjadi penengah."Begini bu ceritanya,tadi pas saya baru dateng mau masuk ke kelas mereka berdua udah berdiri didepan kelas saya bu,mereka melabrak saya bu dibilang saya sok cakep dan kecentilan sama gebetan dia(Agnie menunjuk Dian)padahal bu gebetannya itu baru kemarin nembak saya dan itu juga saya tolak koq bu,dengan alasan saya ga mau pacaran dulu saya bilang mau fokus sekolah dulu dan sekarang saya sama gebetannya dia itu udah jadi temen kok bu"Agnie mencoba menjelaskan permasalahannya dengan amat detail."Sekarang saaya mau tanya bu,salah saya dimana coba?"lanjut Agnie dengan suara lantang.Dian dan Rina tertunduk malu mereka merasa bersalah karena mengira Agnie yang bukan-bukan mereka mengira kalau Agnie juga menyukai Aldo dan akan menerima cintanya Aldo.Dian mengira Agnie bakal jadi saingannya."Ya ampun cuma gara-gara masalah cowok kalian bertengkar sampai banyak siswa yang lain ngeliatin kalian,Ibu disini tidak membela siapapun Ibu hanya ingin masalah ini selasai detik ini juga.Kamu Dian sebagaai kakak kelas kamu tuh harusnya jadi contoh yang baik buat adik-adik kelas kamu bukannya kaya gini.Adik kelas kamu ini udah berusaha ngejelasin inti masalahnya dimana. Sekarang tinggal dari kamunya aja kamu mau minta maaf engga sudah menuduh adik kelas kamu yang bukan-bukan?"Bu Yuli mencoba menasihati Dian."Kamu juga Rina mau aja dibawa-bawa dalam masalah ini sama Dian.Kamu emang siapanya Dian?Kamu mau ikut-ikutan kaya Dian merasa kamu kakak kelas terus kamu bisa seenaknya aja ke adik kelas kamu?"Bu Yuli kali ini menasihati Rina.Dian dan Rina tertunduk malu karena ulahnya yang tidak mereka pikir panjang akhirnya menjerumuskan diri mereka sendiri karena harus berhadapan langsung dengan guru BK gara-gara masalah sepele ini."Ya sudah sekarang kamu Dian dan Rina cepet minta maaf ke adik kelas kamu disini sudah jelas-jelas kamu yang duluan cari-cari masalah.Agnie,Dian dan Rina sama-sama bangun dari kursinya masing-masing.Dian yang terlebih dahulu meminta maaf kepada Agnie sambil mengulurkan tangannya untuk mengajak bersalaman."Maafin aku ya Agnie udah berprasangka buruk ssama kamu tadi"kata Dian dengan nada memohon."Iya engga, apa-apa"jawab Agnie singkat sambil mengulurkan tangannya membalas salam permintaan maaf dari Dian.Akhirnya mereka bertiga bersalaman dan mereka berjanji kedepannya mereka akan menjadi teman.


* * * * * * * *

__ADS_1


Tetap jadi pembaca setia Novel ini yaa...Love U Guys 😘😘


#Agnie_Hidup_Cinta_Restu

__ADS_1


__ADS_2