
Hari-hari Agnie saat itu amatlah sangat menyenangkan.Orangtua angkatnya begitu amat menyayanginya.Agnie tumbuh dilingkungan orang-orang yang luar biasa baik layaknya saudara sendiri..Semua tetangga kenal pada Agnie dan menyangka bahwa Agnie adalah memang benar anak kandung Pak Anto dan Bu Tati.Sampai pada suatu ketika Agnie dijemput oleh orangtua kandungnya untuk menginap ke Depok.Tetangga depan rumah Pak Anto da Bu Tati yang kebetulan sedang berkunjung kerumah Bu Tati tidak sengaja melihat kedatangan Bu Miati kerumah Bu Tati untuk menjemput Agnie."Lho Agnienya mau dibawa kemana,Bu Tati?"tanya tetangga Bu Tati keheranan melihat Agnie yang sudah siap mau berangkat ke Depok bersama Bu Miati."Mau ke Depok menginap dirumah Ibu Bapaknya".jawab Bu Tati."Lho emang Agnie bukan anak kandung Bu Tati dan Pak Anto?"tanya tetangga Bu Tati penasaran ingin tahu."Bukan,ini ibunya yang ngelahirin Agnie(sambil menunjuk Bu Miati agar tetangganya itu tidak salah paham)dulu kita tinggal tetanggaan,saya suka ajak Agnie main kerumah engga tau kenapa saya sama istri saya jadi sayang banget sama Agnie.Saya sudah anggap Agnie layaknya anak sendiri.Pas kebetulan Rumah bapaknya Agnie lebih dulu digusur mereka pindah ke Depok sedangkan saya pindah ke Cipinang.Agnie saya bawa karena waktu itu dia masih sekolah disekolah dekat rumah jadi sampai sekarang Agnie tinggal sama saya"Pak Anto mencoba menjelaskan kepada tetangganya itu."Jadi tiap libur sekolah kalo engga seminggu atau dua minggu sekali Agnie saya bawa ke Depok bu,saya dan bapaknya Agnie kangen sama Agnie"Tambah Bu Miati menjelaskan."Ooh begitu toh ceritanya.Maaf ya bu saya mengira Agnie itu anak kandung Pak Anto dan Bu Tati"jawab tetangga Pak Anto."Iya bu engga apa-apa memang sejak dari kecil Agnie sudah dekat sama Pak Anto dan Bu Tati.Agnie punya banyak orangtua yang menyayanginya"jelas Bu Miati kepada tetangga Pak Anto tersebut.
__ADS_1
* * * * * * * *
__ADS_1
Diperjalanan menuju ke Depok Agnie tertidur pulas di bis Patas AC yang dia tumpangi.Agnie tidur dipangkuan ibunya karena Agnie bilang Agnie ngantuk sebelumnya pada Bu Miati.Perjalanan dari Cipinang ke Depok menghabiskan waktu 1,5jam.Bu Miati senang sekali bisa membawa Agnie ke Depok karena memang itu yang dia tunggu-tunggu sejak dua minggu lalu dia menahan rasa kangen pada anak bungsunya itu.Sepulang dia bekerja jam 12 siang(karena kalau hari sabtu kerjanya hanya setengah hari) diusahakan olehnya untuk bisa membawa Agnie pulang ke Depok walaupun hanya menginap semalam Bu Miati sudah merasa senang sekali.Lelah yang dia rasa seketika hilang melihat anak bungsunya itu mau diajak ke Depok.Agnie juga senang sekali dijemput orangtua kandungnya karena dia berfikir dia bisa bermain bersama kakak-kakaknya dirumah nanti.Karena dirumah orangtua kandungnya Agnie tidak punya saudara yang bisa diajak bermain.Hanya dengan teman-teman sebaya saja Agnie bermain.Sebelum adzan Magrib Agnie harus sudah ada dirumah itu pesan Pak Anto kepadanya.Jadi setiap selepas magrib Agnie selalu berada didalam rumah bersama orangtua angkatnya itu.Terkadang dia merasa kesepian karena tidak memiliki saudara.Makanya saat Agnie dibawa Ibunya ke Depok dia senang sekali karena bisa bermain-main nanti bersama kedua kakaknya itu.
__ADS_1
* * * * * * * *
__ADS_1
Sesampainya di Depok Agnie disambut Bapak dan kedua kakaknya yang sudah menunggu sejak siang."Assalamuallaikum"Agnie mengucap salam pas membuka pagar rumah."Waalaikumsalam"jawab kedua kakak Agnie sambil tersenyum sumringah melihat kedatangan adik bungsunya itu."Waalaikumsalam"jawab Pak Roy yang baru keluar dari ruangan jahitnya sambil menghampiri anak bungsunya itu.Agnie mencium tangan Bapaknya.Bapaknya memeluk tubuh Agnie seolah berkata dalam hatinya "Bapak kangen kamu,Agnie".Agnie bisa merasakan arti pelukan hangat bapaknya saat itu.Hanya saja Agnie seorang anak kecil yang belum mengerti apa yang harus dia lakukan dia sayang ibu bapaknya dan disisi lain Agnie juga sayang kepada papa dan maminya itu.Agnie seolah bingung kalau harus memilih salah satu dari orang tua kandung ataupun orangtua angkatnya yang sama-sama menyayangi itu.Mudah-mudahan nanti Agnie dewasa dia sudah bisa menentukan pilihannya sendiri ingin tinggal bersama siapa tanpa harus ada paksaan dari orangtua kandung atau orangtua angkatnya itu.
__ADS_1