
Agnie sedih mendengar berita dari bapaknya kalau ibunya sedang sakit.Agnie bergegas pergi karena dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan ibunya.Sebelum pergi tak lupa dia berpamitan pada Pak Anto dan Bu Tati.Papa angkatnya hanya berpesan"Hati-hati dijalan"."Iya,pa"jawab Agnie singkat.Agnie langsung mengajak bapaknya yang sedang mengobrol bersama Bu Tati untuk segera berangkat.
* * * * * * * *
Diperjalanan menuju ke Depok Agnie yang cerewet lebih banyak memilih diam.Dia masih memikirkan ibunya yang sedang sakit.Pak Roy menawari Agnie untuk membeli permen dipedagang asongan pinggir jalan sebelum bis patas AC nya datang.Namanya anak-anak mana pernah menolak ketika ditawari permen sama orangtuanya.Agnie memilih permen kesukaannya untuk bekal dia saat berada didalam bis.Terkadang Agnie suka merasa agak sedikit mual saat berada didalam bis makanya seringkali sebelum berangkat dia selalu minta dibelikan permen terlebih dahulu pada bapak atau ibunya.Bapak ibunya hafal betul apa yang jadi kebiasaan anak bungsunya itu.Tak lama Patas AC yang ditunggu pun datang.Agnie dan bapaknya harus berdesak-desakan dan berebut untuk bisa masuk kedalam bis karena memang sebelumnya sudah banyak sekali penumpang yang sudah sama-sama menunggu bis jurusan Kampung Rambutan tersebut.Pak Roy dengan sigap menggangkat tubuh Agnie untuk bisa masuk kedalam bis terlebih dulu."Sana duluan Agnie yang masuk terus cari tempat duduk yang kosong"kata Pak Roy kepada Agnie.Agnie seolah paham apa yang disuruh bapaknya itu dia langsung masuk kedalam bis sampai akhirnya dia menemukan kursi kosong untuk dia dan bapaknya duduk.Tak lama Pak Roy menghampiri putrinya untuk ikut duduk bersama Agnie yang sejak tadi sudah menyiapkan kursi kosong untuk bapaknya.Pak Roy yang dengan susah payah untuk bisa masuk kedalam bis tersebut akhirnya bisa duduk bersama anak bungsunya.
* * * * * * * *
__ADS_1
Sesampainya di rumah orangtua kandung Agnie yang pertama ingin dilihat Agnie yaitu ibunya yang sedang sakit.Dia menghampiri ibunya yang tengah tidur dikamar."Bu,ibu lagi sakit ya?ibu sakit apa?"begitu tanya Agnie pada ibunya.Ibunya terkejut karena dia lihat anak bungsunya sudah ada dirumah.Dipeluk dan diciuminya kepala Agnie dengan penuh cinta sambil berkata,"Ibu engga apa-apa cuma sedang tidak enak badan saja.Ibu kemarin pulang kerja kehujanan jadi agak sedikit pusing dan seperti yang mau pilek cuma pas liat Agnie datang alhamdulillah ibu jadi agak mendingan sakitnya".Kata Bu Miati sambil terus memeluk Agnie.Sepertinya Bu Miati rindu sekali pada anak bungsunya itu.Agnie senang melihat ibunya yang sudah mulai membaik.
* * * * * * * *
Agnie senang bisa berkumpul dengan keluarga kandungnya.Bercengkrama bersama kedua kakak-kakaknya itu.Saling bercerita masalah sekolah.Pokoknya apa saja yang Agnie ceritakan selalu didengar oleh bapak ibu dan kedua kakak Agnie saat kumpul diruang keluarga.Mereka senang mendengar celotahan Agnie yang terkadang suka membuat mereka tertawa.Agnie anak yang ceria dan juga pandai.Setiap apa yang dikatakan Agnie akan dia ceritakan dengan amat detail.Itulah terkadang yang membuat keluarga kandungnya rindu seorang Agnie si "Anak Bungsu" yang pandai bercerita.Terbayang keseharian mereka tanpa Agnie begitu amat sepi dirumah.Karena kedua kakak Agnie saat itu sudah semakin dewasa.Kakak pertamanya sudah mulai bekerja lulus SMA Arita langsung dapat panggilan bekerja disalah satu Mall yang di Depok.Sedangkan kakak kedua Agnie yang bernama Arini masih bersekolah kelas 1 SMA.Agak berkurang beban bapak dan ibu Agnie saat itu,mereka hanya tinggal membiayai Arini dan Agnie saja karena Arita sudah bekerja dan bisa membantu meringankan ibu bapaknya untuk ikut membiayai kedua adiknya yang masih bersekolah.
* * * * * * * *
__ADS_1
Pantengin terus yaa guys cerita selanjutnya
😉😉😉
#AgnieHidup_Cinta_Restu
😘😘😘
__ADS_1