
Sudah hampir satu bulan Agnie tidak pulang ke rumah orangtua kandungnya di Depok.Semenjak masuk SMP Agnie sudah mulai banyak kegiatan dia masih agak bingung dalam mengatur waktu.Sekolahnya kan siang hari jadi keseringan Agnie pulang sekolah sore harinya baru sampai dirumah sudah.Seringkali dia menahan rasa rindunya itu dengan menelpon keluarganya di Depok ataupun sebaliknya orangtua kandungnya yang menelponnya untuk sekedar menanyakan kabar anak bungsunya itu.Tapi Sabtu minggu ini dia sudah bertekad ingin sekali bertemu dengan keluarga di Depok.Karena kebetulan di Sekolahnya semua guru ada jadwal rapat dari Dinas Pendidikan.
Agnie mengutarakan maksud hatinya kepada papa angkatnya untuk bisa menelpon keluarganya di Depok.
"Pah,Agnie mau telepon ibu dan bapak di Depok.Agnie mau bilang kalau Sabtu besok Agnie libur sekolahnya,Agnie mau main ke Depok.Boleh ya pah?rayu Agnie pada papa angkatnya itu.
" Ya sudah sana"jawab Pak Anto yang sedang santai duduk dikursi kesayangannya sambil merokok.
Agnie segera duduk didepan meja telepon,dia menekan tombol nomer telpon rumah orangtuanya yang sudah dia hafal betul diluar kepala.
"Nuut....Nuut....Nuut".Setelah tiga kali berbunyi terdengar suara Pak Roy yang mengangkat telepon Agnie.
" Hallo??"kata Pak Roy.
"Assalamuallaikum,Pak ini Agnie" terdengar suara Agnie yang semangat sekali duduk dimeja telepon karena ingin memberitahu kabar gembira untuk kedua orangtuanya di Depok.
"Waalaikumsalam Agnie,kamu apa kabar?" jawab Pak Roy tidak menyangka kalau anak bungsunya yang menelpon.
"Alhamdulillah baik pak,bapak sama ibu gimana keadaannya?sehat-sehat semua kan pak?tanya Agnie kepada Bapaknya.
" Alhamdulillah bapak sama ibu sama kakak-kakakmu semua sehat-sehat disini"jawab Pak Roy.
"Ibu lagi ngapain,Pak?Agnie mau ngomong juga sama ibu.Agnie kangen banget sama Ibu" kata Agnie yang sudah amat rindu pada keluarga di Depok.
__ADS_1
"Sebentar Bapak panggil Ibumu dulu" kata Pak Roy.Didalam suara telepon terdengar Pak Roy memanggil Bu Miati yang sedang memasak di Dapur waktu itu."Bu,ini anaknya nelpon.Sini bu,cepetan bu terima teleponnya anaknya katanya mau ngobrol sama kamu"kata Pak Roy yang senang sekali saat anak bungsunya menelponnya.
Bu Miati yang sedang memasak di Dapur merelakan meninggalkan pekerjaannya dulu untuk bisa mengobrol dengan anak bungsunya di telepon.
"Haloo Agnie,apa kabar nak?kamu sehat-sehat kan disana?"tanya bu Miati pada anak bungsunya itu.
" Agnie sehat bu.Bu,Sabtu besok jemput Agnie ya bu.Agnie mau main ke Depok.Sabtu besok Agnie libur sekolahnya bu,semua gurunya ada rapat jadi sekolah diliburkan"Agnie mencoba menjelaskan keinginnnya untuk menginap di Depok pada ibunya.
"Iya nanti ibu jemput Agnie yaa pas hari Jumat sore pulang ibu kerja ibu langsung ke Cipinang jemput Agnie"Bu Miati senang bukan main karena akhirnya Agnie minggu ini bisa menginap di Depok.
"Bu,udah dulu yaa Agnie mau lanjutin belajarnya.Sampai ketemu nanti hari Jum'at ya Bu.Assalamuallaikum"ujar Agnie mengakhiri pembicaraannya lewat telepon.
"Iya nak,Waalaikumsalam" jawab Bu Miati sambil menutup teleponnya.
"Ya ampun apa-apaan ini masa kamar anak perempuan berantakan begini" kata Pak Anto mencoba menasihati Agnie.
"Agnie kan lagi belajar pa,nanti Agnie beresin lagi kalo sudah selesai belajarnya" jawab Agnie.
Pak Anto duduk diatas tempat tidur Agnie dia duduk disebelah Agnie dan bertanya kenapa Agnie tadi terlihat senang sekali sehabis menelpon ibu bapaknya di Depok.
"Kamu tadi kenapa kok kaya yanh seneng gitu habis nelpon ibu bapakmu?" tanya Pak Anto penasaran.
"Engga apa-apa pah,Jum'at besok Ibu Miati mau jemput Agnie pah pulang dia kerja.Hari Sabtu sekolah Agnie kan libur pa,semua guru mengikuti rapat dari Dinas.Sekolah diliburkab hari Sabtu besok.Agnie mau nginep di Depok ya Pah sampai hari Minggu.Nanti Minggu sorenya Agnie pulang lagi ke Cipinang" ujar Agnie sambil merayu papa angkatnya itu.
__ADS_1
"Ya sudah kalau Agnie mau menginap disana,jangan nakal kamu disana yaa.Kasih tau mamimu juga kalau kamu mau ke Depok" jawab Pak Anto memperbolehkan Agnie menginap dirumah orangtua kandung Agnie.
Sepertinya Pak Anto pun bisa merasakan perasaan rindu kedua orangtua Agnie.Jangankan mereka yang menjadi orangtua kandungnya,Pak Anto pun yang jadi orangtua angkat Agnie pun merasakan hal yang sama saat Agnie menginap di Depok selama satu minggu saat musim libur Lebaran tiba.Pak Anto merasa rindu sekali pada Agnie anak angkatnya itu.Maka dari itu Pak Anto tidak pernah melarang jikalau Agnie ingin kumpul bersama keluarganya di Depok.
Agnie memang sejak kecil merasa lebih dekat dengan Papa angkatnya itu dibanding Maminya.Makanya kalau ada apa-apa pun Agnie akan lebih dulu bercerita pada Pak Anto.Pak Anto pun merasa senang karena anak angkatnya kini sudah mulai beranjak remaja sudah bisa diajak ngobrol tentang apapun itu.Disaat Agnie mempunyai keinginan membeli sesuatu barang yang dia inginkan Agnie tidak akan pernah canggung meminta pada papa angkatnya itu.Karena Agnie yakin semua yang Agnie minta kalau Pak Anto ada rejeki pasti selalu dituruti kemauan anak angkatnya itu.Beda dengan maminya yang lebih banyak melarang.Bu Tati berfikir kalau barang yang dibeli itu tidak terlalu penting ngapain dibeli,lebih baik beli yang perlu saja pikirnya selalu seperti itu.Makanya Agnie lebih senang minta sesuatu pada papa angkatnya itu dibanding maminya.
Hari Jumat tiba,Agnie senang bukan main sejak dari berangkat sekolah sampai jam mau pulang sekolah dia terlihat begitu sumringah.Bagaimana tidak karena nanti sepulang sekolah ibunya akan menjemputnya pulang ke Depok.
Agnie pulang sekolah dengan perasaan gembira.Sampai-sampai Wulan temannya keheranan melihat tingkah laku Agnie sejak tadi siang berangkat senyam-senyum terus kepadanya.Saking herannya Wulan pun bertanya pada Agnie.
"Agnie lu kenapa sih daritadi berangkat cengar-cengir senyam senyum terus?Sampe sekarang mau pulang juga gue peratiin masih semangat aja lu" tanya Wulan
"Iya dong Lan,kan besok libur sekolah gue mau ke Depok Lan kerumah Ibu gue" jawab Agnie gembira sekali.
Wulan mengetahui banyak tentang kehidupan Agnie yang tinggal bersama orangtua angkatnya.Semua dia tau dari cerita Agnie yang suka bercerita padanya begitupun sebaliknya Wulan pun kalau ada apa-apa selalu cerita ke Agnie.Karena Agnie dan Wulan merasa sudah sama-sama dekat makanya tak ada satu alasan pun yang harus Agnie sembunyikan ke Wulan.Begitu juga sebaliknya.Sejak saat itu Wulan pun tau kalau Agnie hanyalah seorang anak angkat dari Pak Anto dan Bu Tati.Hanya saja Agnie memohon kepada Wulan untuk tidak menceritakan masalah hidupnya itu pada temen-temen Agnie disekolah.Teman-teman Agnie hanya tau kalau Pak Anto dan Bu Tati adalah orangtua Agnie.Dan Wulan pun bisa memakluminya dia paham betul maksud temannya itu.
Sesampai dirumah Agnie senang bukan main karena ibunya sudah lebih dulu datang menunggunya yang sedang mengobrol dengan Pak Anto.Tak lama Agnie bergegas ganti pakaian dan mengambil tas kecilnya yang berisi permen yang sudah dia siapkan dari semalam.
Agnie senang karena bisa menginap agak lama di Depok.Ibunya berjanji hari Minggu sebelum pulang ke Cipinang ibunya akan mengajak Agnie kerumah Bulenya(Adik perempuan Bu Miati)yang tinggal didaerah Manggarai.Bulenya mempunyai dua orang anak laki-laki (sepupu Agnie) sebut saja namanya Arya dan Adhi.Arya umurnya 5bulan lebih tua dibanding Agnie,sedangkan adiknya Adhi umurnya 3tahun lebih muda dari Agnie dan Arya.Agnie senang sekali kalau sudah kumpul dengan sepupu-sepupunya itu,apalagi saat Lebaran nanti kedua sepupunya itu akan datang menginap di Depok selama 2 malam.Agnie senang bisa bermain dengan Arya dan Adhi karena memang umur mereka yang tidak terpaut jauh makanya apapun yang mereka lakukan dari main ataupun bercerita mereka nyambung satu sama lain.Tidak seperti Agnie yang keseringan kalau mengobrol dengan kakak-kakanya Agnie yang paling sering dijaili oleh kedua kakaknya karena kakaknya merasa Agnie jarang kumpul wajar saja kalau mereka terkadang suka gemas pada adik bungsunya itu,makanya tak jarang Agnie suka kesal dan lebih memilih bercanda dengan ibu dan bapaknya.Ibu dan bapaknua begitu amat menyayangi Agnie...Saking sayangnya tiap Agnie menginap di Depok ibunya selalu menyempatkan untuk memasak makanan kesukaan Agnie yaitu Semur Hati Sapi.😍😍😍
Hidup Agnie berubah ketika Tyas datang...Siapakah dia???
Terus baca cerita selanjutnya yaa guyss😘
__ADS_1
#Agnie_Hidup_Cinta_Restu