Agniehidup,Cinta,Restu

Agniehidup,Cinta,Restu
17.Lelaki pertama yang menyatakan perasaanya pada Agnie


__ADS_3

Agnie bersiap-siap pergi sekolah sebelum berangkat Agnie berpamitan dulu kepada papa dan maminya."Yang pinter sekolahnya,yaaa"pesanPak Anto pada Agnie."Iya pah"jawab Agnie singkat.Sepertinya Agnie masih agak kesal pada maminya karena baju seragamnya belum sempat disetrika.Maminya yang sedang sibuk mengurus keperluan arisan RT saat itu sepertinya lupa kalau seragam yang Agnie mau gunakan belum disetrika olehnya.Sebelum berangkat sehabis mandi Agnie menyetrikanya terlebih dahulu.Dia kesal karena waktu berangkat sekolahnya sudah mepet sekali belum lagi dia harus datang nyamper kerumah Wulan.Ternyata benar sampai dirumah Wulan,Wulan sudah sejak daritadi menunggunya."Maaf ya Lan,gue telat nyamper tadi gue nyetrika dulu seragam.Seragam gue belom disetrika sama mami gue"kata Agnie dengan nada agak kesal."Iya gapapa,ayo ah kita berangkat udah jam berapa nih sekarang"jawab Wulan.Agnie dan Wulan bergegas jalan keluar gang asrama menuju jalan raya.Dipinggir jalan itu papanya Wulan sudah sejak tadi menunggu dan memanggil Wulan untuk segera naik ke mobil.Mobil salah satu pelanggannya yang kebetulan sedang diservice olehnya.Wulan dan Agnie bergegas masuk ke dalam mobil.


* * * * * * * *


Sesampainya disekolah begitu masuk gerbang sekolah Agnie dan Wulan berpencar karena kelas mereka letaknya ujung ke ujung.Kelas Wulan letaknya tak jauh dari toilet perempuan.Sedangkan kelas Agnie berada disebrang kelas Wulan paling ujung dekat ruang guru.Ditengah-tengah antara kelas Wulan dan Agnie terdapat lapangan upacara yang ukurannya lumayan agak luas yang bisa menampung semua murid yang berjumlah 11kelas (11kelas pagi dan 11kelas siang) disaat sedang upacara hari Senin (Pengibaran Bendera) dan Sabtu (Penurunan Bendera).Tak lama setelah mereka sampai dikelas masing-masing bel berbunyi."Agnie tumben lu datengnya telat"tanya Widi kepada Agnie."Iye gue tadi nyetrika dulu seragam sekolah yang mau gue pake belom sempet disetrika sama nyokap gue"jawab Agnie msh dengan nada yang memperlihatkan kalau dia masih kesal saat itu.Jam pertama pelajaran kebetulan pelajaran Biologi kesukaan Agnie.Guru Biologi memanggil anak-anak murid kelas 1.7 untuk segera masuk ke ruangan laboratorium. Sepertinya hari itu pelajaran Biologi akan belajar praktek.Agnie begitu amat serius memperhatikan materi yang diberikan oleh gurunya saat itu.Tentang mengenal organ-organ tubuh bagian dalam,agar tidak ada bagian yang terlewat Agnie selalu berusaha mencatat apa yang sudah gurunya terangkan saat itu.Diantara pelajaran IPA Agnie paling suka belajar Biologi dibanding Fisika.Yaa walaupun begitu dia tetap berusaha untuk menyukai pelajaran Fisika yang bisa dibilang agak sedikit rumit karena harus menghafal rumus-rumus seperti Matematika.Agnie anak yang tidak gampang menyerah apabila ada pelajaran yang dia tidak mengerti dia pasti akan selalu bertanya langsung kepada guru bidang studinya.Maka tak jarang hampir semua guru bidang studi yang mengajar dikelasnya kenal pada Agnie karena Agnie memiliki postur tubuh tinggi,berkulit putih dan memiliki wajah yang lumayan cantik menjadi ciri buat semua guru bidang studinya untuk mengenalinya.


* * * * * * * *

__ADS_1


Pelajaran di jam kedua sesudah Biologi adalah Seni Budaya dan Keterampilan.Kebetulan guru bidang studinya adalah Wali Kelas Agnie.Saat itu memang baru seminggu mulai belajar masing-masing kelas diwajibakan membentuk organisasi kelas sebelumnya.Sebelum pelajaran dimulai semua anak-anak murid kelas 1.7 disuruh mengumpulkan Biodata Diri dikertas selembar oleh Pak Hidayat Wali Kelas 1.7.Agnie terpilih menjadi sekretaris kelas saat itu karena wali kelasnya langsung yang memilihnya menjadi sekretaris bukan tanpa alasan karena Pak Hidayat wali kelasnya itu melihat tulisan tangan Agnie yang lumayan rapih dan bagus.Wajar saja kalau Agnie didaulat olehnya untuk menjadi sekretaris kelas 1.7.Ketua kelasnya saat itu berjenis kelamin Laki-laki sebut saja namanya Alwin.Bendaharanya bernama Melissa.Mereka diminta oleh Pak Hidayat untuk sepenuhnya bertanggung jawab mengurus kelas kalau ada apa-apa mereka wajib memberitahu Pak Hidayat sebagai Wali kelasnya.Kebetulan sekali rumah Pak Hidayat berada dibelakang sekolah jadi seumpama ada apa-apa pengurus, kelas bisa langsung memberitahu Pak Hidayat.Disaat itu Agnie dituntut untuk belajar bertanggung jawab mengurus kelasnya bersama Alwin dan Melissa.Alwin mempunyai tanggung jawab penuh memanggil guru bidang studi yang ada jam mengajar dikelas 1.7.Jikalau ada pemberitahuan dari guru bidang studi yang mengajar dia langsung memberitahukan kepada teman-teman dikelas.Agnie bertugaas mengabsen :teman-temannya dikelas dan menulis di papan tulis jikalau ada catatan atau tugas dari guru bidang studi yang mengajar.Tak jarang ada beberapa guru yang suka telat datang ataupun ijin tetapi sebeelumnya menelpon kesekolah kepaada guru


piket untuk memberikan materi dikelas yang akan diajarnya.Alwin dan Agnie dituntut untuk selalu bekerjasama mengurus kelasnya.Melissa bertugas mengurus uang kas.Menagih uang kas kepada semua temannya tiap satu minggu sekali.Uang kas yang sudah terkumpul digunakan untuk membeli semua keperluan kelas seperti alat-alat kebersihan yang dibutuhkan kelasnya.


* * * * * * * *


Jam istirahat tiba waktunya Agnie dan teman-teman sekelasnya beristirahat.Tadinya Agnie enggan jajan ke kantin tapi saat itu dia ingin sekali makan siomay,akhirnya dia pergi ke kantin bersama Widi dan Rosmia teman sekelasnya."Lu mau jajan apaan Nie?"tanya Widi."Gue pengen beli siomay"jawab Agnie."Sama Nie gue juga mau beli siomay sama es sari kelapa"Rosmia menambahkan."Yaaah gw beli apaan dong?"tanya Widi kepada Agnie dan Rosmia."Taaauuu"Agnie sama Rosmia menjawab bersamaan.Mereka bertiga saling pandang dan sesudahnya mereka tertawa-tawa."Ya udah gue ikutan ajalah sama-sama beli siomay kaya kalian berdua"kata Widi.Sampai dikantin tak jauh dari tukang siomay ada aldo yang sejak tadi memperhatikan Agnie dan kedua temannya itu.Tetapi matanya fokus hanya pada Agnie.Agnie tidak menyadari kalau sejak tadi Aldo memperhatikannya.Widi yang melihat Aldo saat itu langsung berbisik ditelinga Agnie."Agnie tuh si Aldo ngeliatin elu mulu dari tadi.Tuh dia duduk diujung deket tukang es".kata Widi memberitahu Agnie.Agnie hanya melirik Aldo dan kembali serius memesan siomay yang diinginkannya.Aldo membalas lirikan Agnie dengan senyuman.Pas selesai membeli siomay Rosmia minta diantar kedua temannya untuk membeli Es Sari Kelapa."Agnie,Widi ayo anterin gue beli es dulu"Rosmia merasa agak risih karena didekat tukang jualan es itu banyak berkerumun anak laki-laki yang sedang mengobrol disana.Agnie Widi akhirnya tidak tega,mereka mengantar Rosmia dulu membeli es sebelum kembali ke kelas.Aldo senang bukan main ketika Agnie mulai berjalan mendekati arahnya yang kebetulan dia sedang berdiri disebelah tukang jualan es yang Rosmia ingin beli.Aldo melempar senyuman manis pada Agnie,hanya saja Agnie tidak menanggapinya.Tidak menyerah sampai disitu Aldo berusaha untuk menyapa Agnie duluan."Haaiii Agnie"sapa Aldo."Hai juga"jawab Agnie singkat.Agnie tahu kalau Aldo itu adalah kakak kelasnya Agnie tidak mau dinilai adik kelas yang sombong ataupun songong kepada kakak kelas makanya dia berusaha untuk tetap menjawab sapaan kakak kelasnya itu."Nanti pulang sekolah bareng yuk"ajak Aldo."Mau ngapain emangnya?"tanya Agnie."Ga apa-apa cuma pengen ngobrol-ngobrol aja"jawab Aldo."Kalau mau ngobrol mah sekarang aja ga usah pake nunggu pulang sekolah... Kelamaan"jelas Agnie kepada Aldo.Teman-teman Aldo yang ada disana mulai menyoraki Aldo saat Agnie berkata seperri itu.Ada salah satu, teman Aldo yang bilang"Buru Do sikaaat jangan diem aja keburu disamber sama orang tar elu nyesel".Aldo sepertinya bingung mau ngobrolin apalagi ke Agnie dia diam sambil senyum-senyum mendengar jawaban Agnie.Sepertinya dia salah tingkah karena semua teman-teman nongkrongnya saat itu sudah menyorakinya.Wajah Aldo memerah belum sempat dia mengutarakan isi hatinya Agnie segera berlalu dari hadapannya.Karena kebetulan Rosmia dan Widi sudah selesai membeli Es Sari Kelapa yang mereka inginkan.Dijalan menuju ke kelas Widi dan Rosmia terus meledek Agnie."Ciyee Agnie bentar lagi kayanya bakalan ada yang nembak nih"ledek Widi pada Agnie sambil melahap siomay yang dibelinya."Iya nie udah terima aja kalo nanti Aldo nembak elu"tambah Rosmia terlihat bersemangat sekali dia menjodohkan Agnie dengan Aldo."Apaan sih kalian berdua rese banget jadi orang,nih yaa gue kasih tau ke kalian berdua gue tuh ga boleh pacaran dulu sama bokap nyokap gue tau, disuruh sekolah dulu yang bener biar pinter biar jadi orang sukses bisa nyenengin orangtua"jawab Agnie yang berusaha menjelaskan pada kedua temannya itu sambil memakan siomay yang dibelinya."Huh si Agnie mah ga asik ada cowok hitam manis kaya Aldo yang demen sama die eeeh dianye dingin banget jadi cewek"sahut Widi membalas penjelasaan Agnie tadi."Auah"jawab Agnie singkat sambil menarik tangan Rosmia untuk berjalan terus menuju kelasnya.Widi yang berada dibelakang Agnie berteriak"Woooyy tungguin gue napa!kenapa elu berdua jadi ninggalin gue sih?"kata Widi yang terlihat kesal karena Agnie dan Rosmia meninggalkannya.Agnie dan Rosmia tertawa melihat tingkah Widi terus mereka berdua menghentikan langkahnya dan menunggu Widi yang sedang berlari kearah mereka.Tak lama Agnie dan Rosmia merangkul Widi sambil bercanda dan meledek Widi."Yaelah begitu aje lu ngambek Wid"kata Agnie."Engga...Siapa yang ngambek?Gue cuman kesel elu berdua jalannye pada cepet-cepet banget sih"jawab Widi.Agnie dan Rosmia membalas kata-kata Widi dengan tertawa kecil."Ayo ah cepet kita ke kelas bentar lagi bel masuk"ajak Rosmia mengajak kedua temannya itu bergegas masuk ke kelas.Siomay dan Es jajanan mereka sudah habis sejak tadi mereka makan sambil ngobrol di jalan.

__ADS_1


* * * * * * * *


* * * * * * * *


Akankan DITERIMA pernyataan cinta Aldo oleh Agnie saat itu???😚


Makanya terus setia yaa baca episode cerita Agnie selanjutnyaa ☺☺

__ADS_1


Karena di episode berikutnya bakalan lebih seruuu lagi ceritanyaaa 😘😘


Love U Guys 🥰😘


__ADS_2