
"hah,hah,hah,kak,kakak,lari cepat!,cepat!,aaa!!!,mundur,mundur,haaaa,hahh,hah",Hawk pun bangun dengan keringat yang membasahi tubuhnya dan semua orang panik dan kakaknya menanyakan sesuatu kepadanya,"Hawk,Hawk,tenang,tenang,tarik nafas,dan bicara pelan-pelan",setelah itu Hawk pun melakukan hal yang sama dengan yang dikatakan kakaknya dan menjadi sedikit tenang,kemudian dia berbicara dan cerita.
"Dia,ada disini dan dia menjadi kuat,hah,hah,hah,aku tidak begitu tahu wajahnya tapi aku tahu dia mengenakan Dark Driver,argh,kepalaku",kata Hawk,setelah itu Tomahawk berkata,"sekarang bukan waktunya membicarakan hal itu lebih baik ayo sarapan dan pagi Hawk",setelah itu aku dan kakakku pergi keruang tamu dan tanpa aku tahu aku dipeloncati dan dipeluk gadis yang rambutnya kuning,biru,putih begitu juga kakakku dan guru itu.
__ADS_1
"Hawk,Rian,TomaHawk terimakasih,terimakasih,syukurlah kamu selamat,syukurlah",kata tiga gadis itu kemudian kami pun melepas pelukannya dan kemudian kami pun sarapan,aku masih canggung dengan kejadian tadi,setelah itu,Incoming Transmision,"kak!,kak!,dari komandan pasukan Knight,halo lapor!,lapor!lapor!",kataku dan setelah itu aku pun diam dan aku ditanya kakakku.
"tembak,tembak,arghhh,kontak,kontak,kontak,aaaa,dia datang,hah,bertahan,bertahan!,tahan posisi!,aaaa!!!","sial,siapa yang membuat mereka seperti ini,hah!!,kita pecundang Hawk,bodoh dan tidak berguna seperti sampah!",kata kakakku sambil putus asa,kemudian gadis yang namanya Rein berkata dengan nada tinggi,"tidak,tidak,tidak kalian tidak lemah,pecundang dan sampah,kalian adalah pahlawan kami!!!".
__ADS_1
"ya,benar,kalian itu kuat dan hebat",kata Eistia dengan tersenyum kemudian disusul Wien,dia berkata,"kalian tersenyumlah,karena kalian adalah pahlawan kami yang sangat hebat",setelah itu Rian menjempoli kami dan tersenyum,setelah itu kami pun langsung tersenyum dan semangat kembali,setelah itu aku dan kakakku pun mandi dan setelah itu aku keruang tamu dan Rein,Eistia,Wien mau berangkat ke sekolah dan sudah bersiap-siap.
Setelah itu kami pun berangkat bersama dan diperjalanan kami hanya diam dan setiap kali mau berbicara kami saling malu dan kemudian aku membuka pembicaraan juga kakakku yang semua diam menjadi senang,dan yang semula bingung menjadi senang,kami saling berbicara dan bercanda,"a,a,anu Hawk?,alat ditelingamu itu apa?",kata Rein dengan bingung begitu juga Estia dan Wein.
__ADS_1
"Oh,ini,ini adalah handset,kamu mau mencobanya ini aku ada tiga,silahkan ambil saja,kalau perlu",kemudian mereka bilang sambil senang,"terimakasih",setelah itu aku mengajari cara menggunakannya dan setelah itu mereka pun mengerti dan memutar musik sambil berjalan dan menikmati musiknya,"mereka seperti dia kan Hawk?", setelah itu aku pun menjawab,"apa maksudnya,oo,aku paham,ya, begitulah".
Setelah berjalan sambil mengobrol kami pun sampai disekolah dan bertemu dengan Rian yang sedikit jengkel dan aku dan kakakku menanyakan sesuatu kepadanya untuk berjaga-jaga,setelah itu dia menjawabnya dan,"Teng,Teng,Teng,Teng,Teng",bel sekolah sudah berbunyi dan kemudian siswa pun masuk dan Rian ternyata guru tapi sebelum pergi dia memberiku surat dan kakakku dan ternyata surat itu adalah kami menjadi guru.
__ADS_1