Air Dan Es

Air Dan Es
Beban Tambahan


__ADS_3

"Darling,"ucap Luna dan Lunar sambil memeluk Author yang masih pingsan diatas sofa.


"Kakak?,bangun oi,"ucap Tehko sambil membangunkan Kakaknya.


"Author!,Author!,"ucap Magical sambil memakai nada tinggi.


"Author,Author!,bangun!,hei,"ucap Akneno dan Kaneo.


Sementara mereka yang sibuk membangunkan Author,Hawk dan Tomahawk yang sedang tidur sambil bersender tembok karena tadi malam tidak diperbolehkan tidur dikasurnya Author oleh Tehko sebab alasan baju mereka yang lusuh dan sudah sedikit rusak dan itu membuat Tomahawk menjadi marah karena ejekannya Tehko dan sempat terjadi perdebatan karena tiba-tiba semua Angel dirumahnya Author mengacungkan senjatanya yang membuat Hawk harus menenangkan Tomahawk agar tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan.


Hawk dan Tomahawk pun mengucek-ucek matanya dan melihat bahwa Author sudah dikerumuni banyak sekali Angel yang tidak sopan dan tidak ada ahlak yang membuat mereka mengacuhkan pandangannya dari hal yang tidak penting.


"Pacaran?,"ucap Hawk.


"Tidak Hawk,itu bukan pacaran tapi menambah dosa dengan gaya,"ucap Tomahawk untuk menghibur Hawk.


"Hahahahaha,ada-ada saja,"ucap Hawk tapi tiba-tiba saja Author bangun dan langsung di peluk oleh Magical yang membuat Hawk sontak langsung merasakan hal yang sama ketika Magical dinikahi oleh Defiant,Tomahawk yang melihat itu pun langsung melihat Hawk dan benar dugaannya Hawk sedang sedih sambil menggenggam tanganya dengan erat seperti hendak memukul tapi dilarang oleh Tomahawk yang langsung mengajaknya keluar rumah.


"Tidak bisa,tidak bisa dibiarkan!,haaah!!!,hahh!,"ucap Hawk yang langsung tersungkur ke tanah,sambil memukul tanah dan juga sambil menangis karena hatinya sudah hancur berkeping-keping,Tomahawk yang melihat itu pun kemudian menenangkan Hawk sambil memeluknya sebagai saudara kemudian berjanji dengan Hawk bahwa dia akan membelinya kartu senjata epic dead shooter dan juga boleh melanggar aturannya yang tidak penting yang membuat Hawk sontak langsung melihatnya dan langsung kembali tertawa dan tersenyum kembali.


Mereka pun tidak sengaja mendeteksi adanya Angel yang berkeliaran yang membuat mereka langsung pergi kearah adanya energi Angel,di sampainya diatas gedung pun Hawk langsung disuruh Tomahawk untuk mengintai arah jarum jam 12 yang ternyata ada Time yang hampir mengeksekusi dua orang yang nampak seperti ilmuwan dengan wajah yang ditutupi oleh masker gas seperti dari laboratorium Antartika yang dulunya dihancurkan oleh Hawk dan Tomahawk.


Tanpa pikir panjang,Hawk dan Tomahawk pun menggabungkan dirinya menjadi Heagels dan langsung teleportasi kearah dua orang yang hendak dieksekusi mati oleh Time.

__ADS_1


Tepat pada waktunya sebelum pelatuk pistol yang digunakan Time untuk mengeksekusi dua ilmuwan itu,Heagels pun berhasil menebas pistolnya dan langsung menodongkan UZI Gun milik Heagels tapi ada yang aneh dengan Time yang tidak melawan ketika Heagels memandang matanya yang warna biru dengan sebuah ukiran jam dan merah disebelah kiri.


"Kenapa?,tidak menembakan itu ke aku?,takut?,atau tidak berani?,"ucap Time sambil menatap tajam ke arah Heagels dengan wajah yandere,Heagels pun hanya diam sambil menatapnya jaga-jaga kalau dia bertindak atau menyerang.


"Kenapa?,kenapa?,jawab!,"bentak Time ke Heagels untuk memancing emosinya tapi tiba-tiba saja ada monster Scorpios yang dari belakang Time yang membuat semua orang yang ada disitu memalingkan pandangannya kearah Scorpios.


"Scorpios?,"ucap Heagels sambil memasang wajah kebingungan karena seharusnya Scorpios yang ada ditubuh Tripod sudah mati ditembak mati Trinity menggunakan Plasma-Canon kemarin kok bisa ada disini.


"Sah,sekarang hadapi itu,Hea-gels,hahahaha,"ucap Time yang kabur meninggalkan Heagels sambil tertawa jahat.


"Hei!,his!,sial!,"ucap Heagels sambil melihat Time yang kabur lalu melihat monster itu dengan penyengatnya yang ingin meminum darah mereka.


"Kalian berdua cepat kabur!,"perintah Heagels ke dua ilmuwan itu untuk kabur,setelah kabur tiba-tiba Scorpios menyemprotkan cairan asam yang membuat besi dinding dibelakangnya Heagels menjadi meleleh dan Heagels yang melihat itu pun kemudian disemprot lagi cairan asam dari Scorpios tapi dengan kelincahan yang dimilikinya Heagels pun berhasil dengan mudah menghindarinya.


"Siap!,scanning,hah!,sudah keluar,Letnan!,ternyata itu adalah cairan asam klorida dari perut monster itu!,"ucap Hawk sambil mempertegas agar mudah dipahami oleh Tomahawk.


"Jadi seperti cairan asam lambung ya?,hmmm,Hawk!,berhati-hatilah!,"perintah Tomahawk ke Hawk.


"Hoahh!"ucap Hawk.


Sementara itu di rumah Author terdapat siaran TV yang menayangkan berita tentang adanya mahluk tak dikenal dan terdapat satu robot yang memiliki tubuh tidak diketahui,mendengar hal itu tiba-tiba dari Earpiecenya,Tehko pun memberitahu bahwa dia dan para Angel pergi ketempat TKP tapi sempat dilarang oleh Author karena terlalu berbahaya,bukanya mendengarkan perintah kakaknya,Tehko pun mematikan Earpiecenya dan pergi kesana bersama dengan Angel lainya.


Tak lama kemudian Author pun dihubungi Heagels untuk ketempatnya yaitu di TKP tadi karena banyak sekali penjaga dan para ilmuwan yang belum dievakuasi ke tempat yang aman,mendengar hal itu Author pun bergegas menuju ke Heagels untuk membantunya.

__ADS_1


"Hei Heagels,bagaimana keadaan disana?,"tanya Author sambil berlari menuju TKP.


"Sangat buruk!,kami sedang berada di ruangan fasilitas kimia bersama dengan para penjaga dan para ilmuwan,cepat kesini ya,kami tidak bisa bertahan lebih lama!,"ucap Heagels sambil menahan pintu agar Scorpios tidak bisa masuk ke dalam ruangan itu.


"Ya!,eh!,Heagels!,sedikit informasi,para Angel termasuk Tehko sedang menuju ke kau bersama pasukan khusus,"ucap Author sambil berlari menuju TKP,mendengar hal itu,Heagels pun memukul kepalanya sendiri karena itu adalah ide bunuh diri karena yang sebenarnya terjadi adalah Scorpios sudah beranak-pinak di ruangan pintu masuk lab virus.


"Eh,Author!,serius kau!,"bentak Heagels ke Author.


"Ya seriuslah!,masa' bercanda!,ada apa emang?,"tanya Author yang masih sambil berlari menuju TKP.


"Scorpios sudah beranak-pinak bodoh,jangan menambahkan masalah lagi!,sumpah!,kami sudah muak dengan adikmu yang serasa beban itu,"ucap Heagels atau lebih tepatnya Hawk yang mengatakan itu.


"Hawk,cukup Hawk,"perintah Tomahawk ke Hawk untuk berhenti.


"Jujur saja,kau juga muak kan Tomahawk?!,diperlakukan tidak adil dan tidak pantas!,"ucap Hawk dengan nada tinggi ke Tomahawk yang hanya bisa terdiam.


Seketika itu juga Author pun mematikan Earpiecenya yang membuat Hawk yang ada ditubuh Heagels menjadi sangat marah dengan tindakan Author termasuk Tomahawk,para penjaga dan ilmuwan yang melihat Heagels berdiam diri tidak bergerak dari tadi pun menyuruhnya untuk menahan pintu agar Scorpios tidak bisa masuk,seketika itu juga Hawk dan Tomahawk pun kembali menggerakkan Heagels setelah perdebatan sedikit panjang.


Tiba-tiba salah satu dari ilmuwan tersebut mengatakan kepada Heagels bahwa anaknya sedang berada di lab virus yang mana itu adalah ruangan aman disana karena pintu di lab virus itu terkunci otomatis setelah para Scorpios menyerbu ke laboratorium ini 3 jam yang lalu.


"Kau bercanda?!,"ucap Tomahawk.


"Apa yang harus kita lakukan—,"ucap Hawk yang belum selesai bicara kerena tiba-tiba saja pintu diruangan itu kejebol dan rusak yang membuat para Scorpios berhasil masuk dan menyerbu tempat itu,sementara itu juga ada pesan baru dari alat komunikasi Heagels yang berhasil menembus jaringan komunikasi Tehko yang mengatakan para pasukan khusus dan para Angel sedang bertempur dengan Scorpios dan membutuhkan bantuan karena satu demi satu pada tiada.

__ADS_1


Heagels pun semakin bingung karena Author tidak sampai-sampai atau mungkin dia marah karena perkataannya Hawk tadi,ditambah lagi peledakan otomatis dari sistem keamanan laboratorium itu aktif dan waktu yang dibutuhkan untuk kabur adalah tinggal 3 jam 55 menit 45 detik lagi.


__ADS_2