Air Dan Es

Air Dan Es
Masih Nyambung Ternyata


__ADS_3

Setelah kejadian itu,Tomahawk pun sering kebanyakan bengong dan kesepian dirumahnya Author,tapi Author dan para Angel pun selalu menghiburnya,tapi sia-sia saja.


Hari pun telah malam,semua orang sudah tertidur pulas,sementara mereka tertidur pulas Tomahawk pun memanfaatkan keadaan itu untuk mencari Angel yang membunuh adik kembarnya,dengan rencana yang sudah dia susun kemarin sore tepat setelah pulang dari laboratorium itu untuk mengingat kembali kejadian tragis itu.


Dengan langkah hati-hati dan perlahan namun pasti Tomahawk menyelinap keluar dari rumah setelah berhasil keluar dari rumahnya Author dari pintu,Tomahawk pun menutup dan mengunci pintu secara perlahan agar tidak kedengaran dan menaruh kuncinya di keset kaki.


"Hah,aku tidak tahu apakah ini ide buruk atau baik,tapi aku harus cepat-cepat menyelamatkan Angle itu sebelum para anggota TOM!,"ucap Tomahawk didalam hatinya,lalu berlari menuju TKP kemarin.


Dijalan Tomahawk pun sedikit merasakan aneh dirambutnya disertai rasa sedikit pusing yang membuat Tomahawk memutuskan untuk beristirahat sejenak di kursi taman dekat dengan TKP kemarin,Tomahawk pun memandang kanan kiri dan melihat orang sedang berjalan ke tempat kerja,anak berangkat ke sekolah tapi ketika dia melihat satu anak yang rewel ke orang tuanya,Tomahawk pun memutuskan untuk pergi menuju anak itu.


"Hei,kau,"ucap Tomahawk sambil tersenyum dibalik masker gravitynya,sontak anak itu dan orang tuanya pun menoleh ke Tomahawk,Tomahawk pun jongkok dan menghadap ke anak itu lalu mengulurkan tangannya ke anak itu,anak itu pun malah menangis yang membuat orang tuanya marah ke Tomahawk tapi Tomahawk yang tidak kehabisan akal pun menunjukkan sihir memunculkan kartu dari tangan,lalu dari telinga anak itu yang membuatnya tidak menangis lagi tapi malah tertawa kecil,lalu Tomahawk pun membuka maskernya dan mengeluarkan banyak sekali kartu dari mulutnya yang membuat anak itu terkesima dan bengong ke Tomahawk.


"Siapa kau?,kok hebat sekali,"ucap orang tua dari anak itu.


"Iya,kakak kok bisa sulap sebagus itu,bagaimana caranya?,"tanya anak itu ke Tomahawk yang membuat Tomahawk tertawa sedikit lalu dia pun mengulurkan tangannya ke telinga anak itu dan mendadak ada koin emas asli,Tomahawk pun memasukkan koin itu kesaku anak itu untuk jajan yang membuat anak itu tertawa lagi,termasuk orang tua anak itu pun tertawa sedikit karena melihat anaknya tertawa termasuk Tomahawk yang tertawa karena melihat anak itu tertawa manis juga.


"Wow,,kakak,kakak hebat,"ucap anak itu sambil tersenyum manis ke Tomahawk.

__ADS_1


"Oh,benarkah?,aku kira biasa saja,hehe,"ucap Tomahawk sambil malu dan senyam-senyum.


"Hei,kakak,ayo berangkat ke sekolah!,nanti terlambat lo,"ucap ibu dari anak itu,tapi anak itu malah rewel lagi kayak tadi.


"Ish,kakak ini gak tau malu apa!,dilihat kakak itu!,"ucap ibu dari anak itu dengan nada tinggi yang menambah anak itu rewel dan ingin nangis,Tomahawk pun hanya bisa bengong dan bingung melihat orang tua dari anak itu memarahi anaknya tapi anaknya malah tambah rewel,Tomahawk yang mencari ide agar anak itu bisa berhenti merengek dan menangis lagi ke orang tuanya pun akhirnya menemukan ide.


"Hei,hei,coba lihat ini,"ucap Tomahawk sambil menunjukkan sihirnya yang sedikit sulit yaitu mengeluarkan boneka lucu,anak itu pun melihat Tomahawk dan melihat Tomahawk melakukan sihirnya.


"Ok,sekarang tutup mata dulu ya,"ucap Tomahawk ke anak itu lalu meminta ibu dari anak itu untuk menutup matanya dengan tanganya dan setelah ditutup,Tomahawk pun meminta agar menghitung 3,2,1,secara bersama-sama lalu membuka mata.


"2,"ucap ibu dari anak itu.


"3,"ucap anak itu disusul dengan ibu dari anak itu dan Tomahawk,anak itu pun membuka matanya dan senang sekali ketika didepannya ada boneka lucu dan imut yang membuat anak itu senang dan tertawa.


"Boleh kuambil kakak?,"tanya anak itu ke Tomahawk.


"Ini memang untukmu,ambil saja,"ucap Tomahawk sambil tersenyum,anak itu pun lalu mengambil boneka itu dari tangannya Tomahawk lalu menunjukkannya kepada ibunya karena sangking senangnya karena baru pertama kali melihat boneka selucu dan seimut itu.

__ADS_1


"Apakah adik bisa berangkat ke sekolah?,sebelum terlambat,"ucap Tomahawk sambil memohon ke anak itu.


"Ya,ibu ayo kita berangkat,"ucap anak itu sambil tersenyum manis ke ibunya lalu berlari menuju gerbang sekolahnya.


"Aku ucapkan terima kasih atas bantuannya tadi,aku pergi dulu,permisi,"ucap ibu dari anak itu dengan sopan santunnya.


"Ya,"ucap Tomahawk sambil tersenyum.


ibu itu pun berlari menuju anaknya lalu menggandeng tangan anaknya tapi sebelum sampai di gerbang sekolah,anak itu pun melambaikan tangannya tanda terimakasihnya begitu juga dengan orang tuanya lalu pergi kesekolah karena bel sudah berbunyi,Tomahawk yang melihat itu pun melambaikan tangannya,dan tiba-tiba matanya berkaca-kaca mengingat Hawk.


Tapi tiba-tiba saja ada rambut biru jatuh dari rambutnya Tomahawk,Tomahawk pun merasa ada yang tidak beres dengan dirinya,Tomahawk pun lalu mengeluarkan iPhone-nya lalu menekan kamera yang membuatnya terkejut karena rambutnya bercampur ada warna biru dari Tomahawk yang awalnya tidak ada,dengan senang dan gembira karena ternyata Hawk tidak mati melainkan dia meminjam tubuh Tomahawk sebagai inangnya sementara,ditengah-tengah kesenangannya tiba-tiba dia merasa pusing seperti pas mendengarkan suara Zaigon dulu yang membuatnya terpaksa harus duduk di jalanan taman.


"Huh,sakit sekali,padahal ya tidak begini biasanya,tapi senang juga sih bisa memiliki kekuatannya Hawk yaitu kelincahannya dan kecepatan pergerakannya,"ucap Tomahawk sambil duduk jalanan taman.


"Sebentar,aku akan mencoba melihat Crystal-Driverku,siapa tau berubah juga,"ucap Tomahawk yang benar dugaannya karena setelah dia melihat Crystal-Drivernya yang bukan bewarna merah lagu melainkan warna lava biru dan bercorak Phoenix.


Entah karena kehabisan energi karena melakukan sihir untuk menghibur anak itu,Tomahawk pun tiba-tiba pingsan setelah meletakan Crystal-Drivernya di tas kecil yang sering digunakannya untuk menaruh UZI Gunnya.

__ADS_1


__ADS_2