Air Dan Es

Air Dan Es
Hawk,Tomahawk,Dan Author Ternyata.....


__ADS_3

"Trinity Sword!,"perintah Hatora.


"Hei,ini banyak menguras tenaga jadi jangan gegabah,"ucap Hawk.


"Tidak mungkin,"ucap Tomahawk.


Semua pun langsung memalingkan pandangan ke Hawk dan Hawk pun nampak diam dan manut saja.


Tripod pun langsung melompat ke arah mereka yang membuat kaget Hatora tapi untung ada Shield Bosster yaitu alat yang ditambahkan ke dalam Crystal Driver untuk bertahan lebih lama dalam pertempuran jangka panjang.


Tripod pun menembakan laser penghancurnya tapi dengan cepat Hatora pun berhasil menghindar tapi mereka menghindar dan tertabrak oleh tiang lampu yang membuat Hatora jatuh sementara Tehko dan Time sudah di bawa ketempat yang aman.


Hatora pun kembali bangkit namun di lindas oleh kakinya Tripod sampai-sampai membuat tanahnya retak tapi dengan kelincahan itu,Hatora berhasil menghindar lagi dan langsung memotong kakinya yang seperti cumi-cumi tapi tidak semudah yang dibayangkan oleh Hatora tiba-tiba kakinya diseret oleh Tripod masuk kedalam tubuhnya.


"Kakak!,"teriak Tehko.

__ADS_1


"Tuh,diteriakin,"ucap Tomahawk.


"Cie,masih anak kecil,"ledek Hawk ke Author.


"Kalian apa bisa berhenti meledekku dan diam fokus saja dengan masalah ini lalu pulang!,"ucap Author dengan jengkelnya yang membuat Hawk dan Tomahawk tertawa,namun disaat itu juga mereka mendengar suara langkah kaki robot-robot dari Laboratorium Antartika yang pernah Hawk dan Tomahawk hancurkan dahulu untuk menghentikan proses pembuatannya mahluk super kuat yang disebut dengan Jastic.


"Hawk?,itu kan?,"tanya Tomahawk ke Hawk sambil ketakutan.


"Kaleng besi,"ucap Hawk yang membuat para robot-robot itu menjadi marah dan langsung mengepung dan menyerang mereka tapi bisa diatasi dengan Blash-Scared.


Setelah diruangan pengontrol pun mereka melihat pintu namun tiba-tiba Hawk pun berlari dan langsung mendobrak pintu itu karena sudah sangat sumpek didalam tubuh kaleng besi ini,sesampainya mereka diluar pun langsung memecah belah menjadi diri mereka masing-masing,Author yang jatuh pun ditangkap oleh Tehko sementara Hawk dan Tomahawk masih bisa sedikit berjalan namun tidak akan lama pula mereka akan seperti Author.


"Tunggu,kalian akan kemana?,"tanya Tehko ke Hawk dan Tomahawk,Tomahawk pun mengisyaratkan untuk diam saja karena alasan tertentu yang membuat mereka tidak menjawab Tehko.


"Tunggu,hei!,"Ucap Tehko sambil jengkelnya.

__ADS_1


"Tunggu,"Ucap Author ke Tomahawk dan Hawk yang masih sedikit sadar,tanpa basa-basi lagi Hawk dan Tomahawk pun mengambil Author dari pangkuannya Tehko dan langsung membantunya berjalan,Hawk dari kiri Tomahawk dari kanan,sementara Tehko pun hanya bisa diam dan manut saja ke Hawk dan Tomahawk.


Akhirnya mereka pun sampai di rumahnya Author yang langsung disambut oleh Magical,Luna,Lunar,Akeno,Kaneo,Hawk dan Tomahawk yang melihat itu pun mengacuhkannya lalu menyenderkan tubuh Author di sofa dan setelah itu ingin pergi dari tempat itu secepatnya tapi di halangi oleh Tehko dan Magical mengingat tubuh mereka dan keadaan mereka yang sangat buruk.


"Kalian masih marah kah?,"tanya Tehko tapi Hawk dan Tomahawk hanya diam dan mengacuhkannya sambil bermain game Dead Shooter,sementara Magical,Luna,Lunar,Akeno dan Kaneo merawat Author.


"Hawk,"ucap Tomahawk.


"Ya?,"ucap Hawk.


"Kau,aku dan Author ternyata raja Iblis dan raja Harem,"ucap Tomahawk sambil melihat luar rumah dari jendela yang sedang hujan.


"Aku sudah tahu itu,"ucap Hawk sambil mengusap darah dari lengannya,mereka pun melihat hujan diluar rumah sambil menahan rasa sakit tapi tidak selang beberapa menit kemudian Tehko,dan yang lainya pun datang sambil membawa teh dan mengobrol dengan Hawk dan Tomahawk.


"Terimakasih,"ucap Hawk dan Tomahawk sambil tersenyum dan sedikit terharu dengan apa yang baru saja mereka dapatkan.

__ADS_1


__ADS_2