
"Hmmm,kopi pagi hari dan roti kering dari toko kue memang lah tidak ada yang bisa menandinginya",kata Hawk sambil makan roti kering.
"Hmmm,kopi pagi",kata Tomahawk.
"Benar sekali",kata Rian.
Mereka semua pun habis bangun tidur langsung minta makanan dan minuman karena sudah satu hari mereka bertarung dengan perut kosong,kemudian itu mereka pun mandi dan ganti baju secara bergantian tapi Hawk ya jahil pakaian Tomahawk dan Rian di sembunyikan yang membuat dia dipukul keras kepalanya sampai benjol.
Setelah itu mereka pun keluar dari penginapan laki-laki pagi-pagi buta yang masih malam sekitar pukul lima pagi,mereka pun menarik nafas panjang dan menghembuskannya karena udara pegunungan memang lah segar,kami pun segera keluar mengambil peralatan kebun.
Setelah mereka siap untuk berangkat ke kebun tidak lupa membawa permen mine yang menyegarkan mulut dan mewangikan bau mulut,di perjalanan ke kebun mereka bertiga saling mengobrol dan bercanda dengan santai dan akhirnya mereka pun tiba sambil membawa semangat pagi hari yang dikatakan semangat masa muda.
"Yosh,tanaman jagung dan padi ini harus kita petik dengan halus dan lembut",kata Rian.
"Ya benar saja kau Rian,ini adalah bahan pokok yang sangat enak bila dimasak,contohnya jagung ini hmmm baunya sangat harum dan menggugah selera",kata Hawk yang mau makan jagung langsung di pukul kakaknya.
"Jangan makan!,kita disini untuk memetik hasil bumi yang berlimpah ruah,tapi dimana para warga?,seharusnya kan sudah ada disini 2 jam yang lalu",kata Tomahawk dengan kebingungan.
"Hah,itu mereka",kata Hawk sambil menunjuk ke arah para warga.
"Maaf Hawk,Tomahawk,Rian,tadi kami sedang mempersiapkan diri untuk pergi kesini karena kami mencari alat kebun yang tidak ketemu-ketemu ya akhirnya kami cari deh",kata Estia.
"OOO,hmmm,kok sama",kata Hawk,Tomahawk,dan Rian.
__ADS_1
"Kalian baka seperti biasa,hehehe",kata Magical,Rein,dan Estia setelah itu tertawa kecil karena melihat tingkah konyol kami bertiga.
Lalu kami pun kembali berkerja sama untuk cepat-cepat memanen hasil bumi yang berlimpah ruah ini,setelah Hawk,Tomahawk,dan Rian sampai di lahan seluas satu hektar pun merasa tidak kuat lagi karena mereka belum sarapan dan hanya makan roti dan kopi,untung tiga teman mereka yang sangat tahu keadaan mereka bertiga pun segera mengambilkan sarapan.
Setelah Magical,Rein,dan Estia membawa sarapan pun Hawk langsung meloncati mereka bertiga karena sudah tidak tahan akan laparnya tapi malah ditabok Magical sampai mental lumayan jauh,Tomahawk dan Rian yang melihat itu pun menjadi merinding karena baru pertama kali bertemu perempuan yang seganas itu dan langsung membantu Hawk yang menyedihkan itu.
Mereka pun segera makan dengan lahapnya seperti orang yang belum makan selama 7 hari,di tengah-tengah makan pun mereka langsung berdiri untuk melanjutkan pekerjaannya tapi di suruh warga untuk istirahat dulu sejenak sambil menikmati angin lewat yang sangat segar,mereka bertiga pun melihat lahan yang hijau nan luas seperti karpet hijau yang di letakan sambil minum.
"Buahhh",kata Hawk setelah minum.
"Woi,sedikit sopan lah!",kata Tomahawk.
"Ya,benar sedikit sopan lah Hawk",kata Rian.
"semua apa sudah kenyang?",tanya Magical.
"Sudah",kata Hawk,Tomahawk,dan Rian.
"Oh iya,sekitar sini katanya ada lahan yang dipenuhi oleh bunga,apa ada yang mau ikut",kata Rein.
"Wah,sepertinya seru dan menarik kami ikut kalau begitu"kata Estia.
"Yosh,kita selesaikan pekerjaan kita dan baru itu ke situ",kata Hawk.
__ADS_1
"Ya",kata Magical,Rein,Estia,Tomahawk,dan Rian.
Setelah itu mereka semua membagi tugas dengan tiga kelompok dua orang,yaitu Hawk dan Magical,Tomahawk dan Rein,Rian dan Estia,mereka pun cepat dan gesit memanen sayuran hijau karena ingin segera pergi kesana sebelum hari gelap,setelah selesai mereka pun izin kepada warga dan diizinkan,lalu Hawk,Tomahawk dan Rian pun menggandeng tangan Magical,Rein dan Estia lalu berlari ke lahan bunga.
Setelah sampai disana mereka pun melihat-lihat bunga,kupu-kupu,mencium bau bunga yang wangi dan menggelar karpet diatas rumput yang ditumbuhi berjuta-juta jenis bunga,lalu Rein,Magical,dan Estia pun di kasih Hawk,Tomahawk dan Rian yang membuat mereka terkejut dan malu karena baru pertama kali dikasih hadiah sebagus itu,lalu bunga itu diletakkan ditelinga mereka.
Hawk,Tomahawk dan Rian yang melihat itu pun langsung mengambil iPhone-nya dan memotret dengan senang dan gembira,setelah puas pun bermain,melihat-lihat bunga,dan lain-lain,mereka pun pulang ke penginapan sebelum hari gelap,tapi Magical,Rein,dan Estia yang tidak kuat berjalan pun akhirnya di gendong si kembar tiga.
Di perjalanan pulang ke penginapan mereka pun saling diam karena malu satu dengan yang lainnya tapi tiba-tiba Tomahawk memulai pembicaraan dengan santai yang membuat sepi sekali menjadi sedikit lebih baik,setelah sampai di penginapan mereka pun menurunkan Magical,Rein,dan Estia lalu berpamitan dengan mereka dan mengucapkan selamat malam kemudian kembali ke penginapan laki-laki.
"Hawk,kamu tahukan apa yang aku pikirkan sekarang?",kata Tomahawk.
"Oh,benjolan tadi yang membuat kamu gugup dan diam itu?",kata Hawk.
"Ya,benar,eh apa!,bukan itu,tapi ada benarnya juga,hahahaaha",kata Tomahawk.
"Lalu kau Rian?",tanya Hawk.
"Aku ya senang dengan hari ini,aku berfikir aku tidak akan menjadi siapa-siapa tapi setelah bertemu dengan kalian sekarang aku berubah menjadi lebih baik daripada aku yang dulu,terimakasih",kata Rian.
"Dengan senang hati",kata Hawk.
"Ok,tidak apa-apa",kata Tomahawk,dan setelah itu mereka pun tertawa karena lucu dengan apa yang mereka lakukan tapi itu semua menjadikan mereka menjadi dekat satu dengan yang lain tapi,kemudian mereka berfikir apakah mereka bisa bersama atau tidak.
__ADS_1