Air Dan Es

Air Dan Es
Love


__ADS_3

Jam kedua sekolah pun dimulai karena hari ini hari Sabtu,semua siswa-siswi pun senang karena pulang pagi,Hawk dan Tomahawk pun masuk ke dalam kelas dan menyapa semua murid,begitu juga semua murid pun menyapanya.


Hawk dan Tomahawk pun bingung karena semua kelas membicarakan soal hari Valentine yang akan mereka rayakan dengan membawa pasangan mereka,setelah itu Hawk pun menepuk tangannya yang membuat siswa diam.


Setelah itu Hawk dan Tomahawk pun mulai memberikan pelajaran kepada muridnya,tapi Magical memandangi Hawk dan berfikir untuk mengajaknya jalan-jalan ke taman untuk hari valentine day,info dari author,kalau dikasih rezeki jangan nolak,tapi tergantung rezekinya.


Ting,Ting,Ting,Ting


Jam pulang sekolah pun berbunyi,semua siswa-siswi pun mengemasi barang-barang mereka dan pulang bersama pasangan mereka untuk merayakan hari valentine.


"Woi Hawk,kerja yang bagus!",kata Tomahawk.


"Ya sudah biasa,kau juga bekerja dengan keras,nih soda",kata Hawk,setelah itu mereka pun tertawa dan setelah itu meminum soda.


Kami pun meminum soda rasa murahan yang enak karena habis melakukan kegiatan enaknya ya,minum-minuman yang dingin biar mod gak keganggu dan juga menghilangkan rasa haus.


setelah itu Magical,Estia,Rein,Wein,dan Rian pun menghampiri kami,aku pun terkejut dan menyemprotkan air soda yang ada di mulutku karena aku melihat Magical yang memakai jaket kucing yang ada garis ungu,pita ungu,sarung tangan yang ada garis-garis ungu,celana laki-laki seperti yang digunakan aku dan kakakku,dan lagi adalah sepatu ungu.


"Hallo semua",kata Magical dengan senyuman manisnya.


Lalu semua pun menatap ke Magical,tanpa aku sadari badanku pun langsung memotretnya karena sudah tidak tahan,setelah itu semua pun bertanya-tanya,tapi itu semua dijawab santai oleh Magical.


"Eh,Magical aku tidak tahu bahwa kamu ini adalah laki-laki",kata Rein.


"Ya",kata Wein,Estia,dan Rian.


"Ya,ya begitulah,hehe",kata Magical.


"Hei Hawk,dia itu perempuan tapi dia menyembunyikannya karena alasan tertentu",kata Tomahawk.


"Apa yang kamu katakan?",tanya Hawk.


"Karena dia itu–",kata Tomahawk setelah menjelaskan semua.


"Tidak akan kubiarkan TOM mendekatinya dengan begitu mudahnya karena aku sudah kehilangan dia,kau tahu kan yang aku maksud dia itu?",kata Hawk.


"Ya",kata Tomahawk.


lalu Hawk pun berfikir sejenak karena sedikit lelah dan bingung dengan apa yang dikatakan oleh kakaknya,tapi pundaknya ditepuk oleh Tomahawk agar tenang saja karena dia tidak sendirian.


"Yah,sepertinya kita ada urusan penting,Magical dan Hawk tidak bisa ikut,kalian bersenang-senang ya,daa",kata Rian,setelah itu mereka pun pergi menggunakan Black Holenya Rian.

__ADS_1


Aku pun melihat Magical dan nampak mukanya memerah,aku yang melihat itu pun langsung menyentuh kepalanya dan menenangkan dirinya.


"Apa yang kamu lakukan!",kata Magical dengan nada tinggi.


"Oh,aku hanya tidak tega melihat wajahmu yang memerah,dan juga kamu sangat manis menggunakan pakaian itu",kata Hawk.


"Hawk-baka!,kenapa kamu begitu–, terimakasih",kata Magical tapi yang sebenarnya dihatinya,"apakah dia serius?".


"Yo,kita jalan-jalan sebentar?mau?",kata Hawk sambil memberikan tanganya.


"Ya,ya,aku mau",kata Magical sambil malu dan sambil memegang tangannya Hawk.


Akhirnya mereka pun berjalan menuju taman sambil berpegangan tangan,di perjalanan Magical dan Hawk hanya memalingkan pandangan karena canggung dan karena pertama kalinya ini untuk mereka.


Magical yang merasakan sarung tangan Hawk dan genggamannya pun merasa nikmat dan tenang,tapi hatinya begitu berdebar kencang layaknya orang yang dikejar hantu.


Sementara Hawk merasa malu dan dia belum mengenal Magical secara penuh,tapi dia juga merasa nikmat karena genggaman tangan Magical yang lembut.


"Hawk!",kata Magical.


"Magical",kata Hawk.


Hawk pun menemukan tempat duduk di taman,Magical pun disuruh Hawk untuk duduk sementara dia membelikan es serut.


tapi Magical malah ngotot ingin ikut dengannya,dengan pasrah Hawk pun memperbolehkannya,mereka pun sampai di kedai es serut dekat dengan taman.


"Oh,hallo anak muda?,mau beli es serut rasa apa?",kata penjual es serut.


"Oh,Magical?,kamu mau rasa apa?",tanya Hawk.


"He!,apa kamu memiliki uang?",kata Magical.


"Punya,ayo mau rasa mana?,melon?,stroberi?, blueberry?,tanya Hawk.


"Aku mau emmm,aaa,blueberry saja,kalau kamu?",tanya Magical.


"Oh,aku mau rasa blueberry juga,sama seperti kamu,hehehe",kata Hawk.


"Oh,jadi blueberry dua,silahkan tunggu",kata penjual.


Lalu kami pun menunggu,setelah ber-berapa menit akhirnya es serut pun jadi,aku dan Magical pun duduk di bangku taman dan makan es serut yang enak ini.

__ADS_1


Aku yang melihat Magical sama seperti dia pun tersenyum,tapi aku malah ditanyai Magical tapi untung aku langsung mengalihkan topik pembicaraan.


"Magical?,bilang aaaa",kata Hawk.


Awalnya Magical pun malu tapi karena Hawk sangat baik dan setia akhirnya dia pun memakannya.


"Enak?",tanya Hawk.


"Emm,ini sama seperti punyamu",kata Magical dengan songong,tapi setelah itu,"tapi terimakasih,rasanya sangat enak entah kenapa tiba-tiba,hihi",kata Magical setelah itu tersenyum manis.


"Oh,benarkah!,benarkah?",tanya Hawk.


"Emm",kata Magical sambil tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Aku pun sedikit merasa bersemangat untuk melakukan hal yang lain,setelah makan es serut tiba-tiba ada murid yang ternyata mengikuti kami dan ingin memfoto kami buat yah kenakalan remaja.


Aku pun langsung memegang tangan Magical dan menggunakan cloak invisible untuk melarikan diri,kami pun langsung berlari tidak tahu kami berlari kemana yang terpenting adalah tidak ketahuan.


cloak invisible yang aku gunakan tenaganya harus di isi ulang dengan cara aku menonaktifkan modenya dan tidak bergerak selama charging time,akhirnya kami pun sampai di tempat yang tidak kami duga.


"ini kan?,Magical?",kataku dengan wajah cemas.


"Ya,benar,ini kan?",kata Magical degan wajah cemas.


"Gang Love!!!",kataku dan Magical dengan nada sedikit tinggi dan wajah penuh kecemasan,tapi setelah itu.


"Woi sensei,dimana kamu dan Magical?",kata dua murid perempuan.


"Hahhh!!,Hawk harus bagaimana ini!?",tanya Magical dengan cemas.


"Kita masuk di salah satu hotel disini saja,nah disitu!sepertinya murah!",kataku.


Lalu kami pun masuk ke dalam salah satu hotel disitu,kami pun terpaksa harus menyewa kamar untuk sementara waktu karena kalau sampai ketahuan bisa gawat,aku pun mencoba menenangkan Magical.


Aku pun mencoba menyalakan televisi dan betapa terkejutnya aku dan Magical bahwa saluran televisinya adalah hal yang sangat berbahaya bagi seumuran kami,aku pun langsung mematikan TVnya.


Aku pun melihat keluar jendela dan ternyata sudah tidak ada siapa-siapa,kesempatan itu tidak kami buang sia-sia,aku dan Magical langsung keluar menggunakan cloak invisible,dan meninggalkan tempat itu.


Kami pun sampai di taman,tempat aku dan Magical makan es serut tadi,aku dan Magical menghela nafas panjang dan menghembuskannya karena lega bisa lolos dari kejaran anak tidak ada ahlak tadi.


Hari pun sore,aku dan Magical pun pulang kerumah sambil berpegangan tangan dan saling mengobrol dengan kejadian yang kami alami tadi pagi sampai detik ini,kami pun sampai dirumah tepat sebelum malam hari.

__ADS_1


__ADS_2