
Heagels pun menggunakan electric kick yang langsung memusnahkan semua Scorpios yang sedang berkumpul dengan baris sejajar tapi sementara itu waktu yang dibutuhkan untuk kabur pun semakin tidak banyak.
Lalu semua pun langsung memalingkan pandangan kearah rekaman CCTV yang ternyata itu adalah anak dari salah satu ilmuwan itu yang sedang dalam masalah karena pintu di masuk ruangan virus hampir terbobol oleh Scorpios.Sementara itu,sambil menangis,takut dan memanggil nama ayahnya dan sambil memegang bonekanya yang basah terkena tetesan air matanya.
Hawk pun meyakinkan Tomahawk untuk menyelamatkan anak itu terlebih dahulu karena anak itu sedang nampak dalam bahaya dan sedang membutuhkan pertolongan tapi Tomahawk lebih mementingkan keselamatan para ilmuwan dan para penjaga karena mereka lah yang tahu dimana letak setiap ruangan yang aman untuk kabur dan mereka juga bisa meneliti terbuat dari apa Scorpios,Hawk yang melihat itu pun menjadi kecewa atas jawaban yang konyol dan tidak masuk akal itu yang terjadi adalah.
"Baiklah kita berpisah,"ucap Hawk sambil menatap dingin Tomahawk dan langsung memecah menjadi Hawk-Marksman sementara Tomahawk menjadi Deadly Surprise-S.
"Hawk!,jangan gegabah kau!,Hawk!,ini perintah!,"bentak Tomahawk ke Hawk,Hawk pun kemudian membalikkan badannya lalu melihat Tomahawk lalu berkata.
"Bacot lo anjir,"ucap Hawk sambil nada dingin dan langsung berlari menuju ruangan anak itu,Tomahawk pun tidak bisa berkata-kata karena dia ingat apa yang dulu dia katakan yaitu,Seorang tentara wajib mengevakuasi warga sipil apapun resikonya.
"Tahan nak,aku datang untuk menyelamatkanmu,"ucap Hawk dalam hati sambil melawan Scorpios dengan Blade-Plasma.
Sementara itu,Author pun sampai dan melihat Tehko dan para Angel sedang melawan Scorpios sementara para pasukan ahli telah tewas,Author pun langsung membantu para Angel yang sudah tranformasi dengan Crystal-Drivernya sebelum sampai ke sini.
"Kakak!,syukurlah kamu kesini,"ucap Tehko.
"Author!,kemana saja kamu?!,"ucap Magical dengan nada tinggi.
"Yo,darling,"ucap Akeno dan Kaneo.
"Baiklah semuanya!,kita harus keruangan tempat Heagels berada,dan semuanya ayo cepat!,sebum waktu peledakan tempat ini!,"perintah Author ke semua Angel,tanpa basa-basi mereka pun langsung berlari menuju ke ruangan yang sudah dikirim oleh Tomahawk.
Sementara Tomahawk dan para penjaga sedang menjaga para ilmuwan yang sedang membuat sebuah racun untuk memusnahkan semua Scorpios,dan Hawk pun akhirnya sampai ke ruangan yang terdapat anak dari ilmuwan itu yang sedang menangis dibawah meja.
__ADS_1
"Hei,jangan menangis,"ucap Hawk dengan lembut,anak itu pun seketika berhenti menangis dan langsung melihat Hawk sambil ketakutan.
"Kau siapa?,"tanya itu anak ke Hawk sambil takut.
"Aku?,tenang saja aku tidak bahaya kok,aku cuma ingin menolongmu keluar dari tempat ini,"ucap Hawk sambil mengulurkan tangannya ke anak itu tapi tiba-tiba ada Scorpios dari belakang Hawk yang membuat anak itu refleks berteriak kencang yang membuat indukan para Scorpios keluar yang ukurannya 2 kali dari Scorpios biasa.
Hawk pun langsung menebas lehernya Scorpios yang membuatnya seketika mati,tapi masalah tidak berhenti disitu saja.Indukan Scorpios yang disebut dengan Jastic pun langsung mengejar mereka dari kejauhan,Hawk pun langsung menggendong anak itu dan menyuruh anak itu pegangan lehernya dengan erat agar tidak jatuh dan jangan menoleh ke belakang,anak itu pun mengerti dan Hawk pun langsung berlari sambil menggendong anak itu secepat mungkin begitu juga dengan Jastic pun menambah laju kecepatan larinya.
"Hawk,apa kau mendengar suaraku?,"tanya Tomahawk ke Hawk.
"Ya,aku mendengarnya,disini ada tempat laser yang mampu membelah sesuatu bahkan sekeras baja dan besi?,"tanya balik Hawk ke Tomahawk,lantas Tomahawk pun bertanya kepada para penjaga dan ilmuwan,mereka mengatakan ada satu ruangan yang ada seperti itu namun harus diaktifkan secara manual tapi sudah ada tombolnya yaitu diruangan blok 4.
"Hawk!,dengarkan instruksiku!,kau harus berlari menuju ruangan laboratorium tadi lalu lurus kedepan,belok kanan dan kamu akan melihat tombol,itulah tombol laser itu,"ucap Tomahawk yang memberi instruksi ke Hawk.
"Kami sudah berada didepan ruangan laser itu yang aku katakan tadi,dan ruangan itu juga terdapat pintu keluar cadangan,"ucap Tomahawk.
"Baiklah aku paham,"ucap Hawk,Hawk pun menambah kecepatan larinya dan setelah sampai diruangan itu pun Hawk langsung memencet tombol laser itu dan berlari sekuat tenaga,sementara Jastic pun mati terbelah badanya karena terkena laser itu.
Hawk pun hampir sampai ke Tomahawk dan yang lainya sambil tersenyum dibalik masker wajahnya,tapi Hawk mendengar suara tebasan angin yang sangat kencang yang bisa membelah baja ringan dan besi yang mengarah ke para Angel,refleks Hawk pun langsung melempar anak yang di gendongannya lalu ditangkap ayah dari anak itu dan langsung teleportasi ke arah para Angel dan,"Sruupp",badan Hawk pun terbelah juga menjadi dua dan darah Hawk pun muncrat ke lantai lalu badannya pun langsung jatuh kelantai.
semua yang melihat itu pun panik termasuk Tomahawk yang langsung mendatangi Hawk,Tehko dan Magical pun melihat Angel lain yang ternyata dalang dari ini,lantas semua pun langsung memalingkan wajahnya ke arah Angel itu,Tomahawk yang marah pun ingin menghajar dan menghabisi nyawanya tapi sempat Hawk mengatakan kata-kata terakhirnya sambil memegangnya tanda untuk tidak melakukan hal senonoh.
"Jangan,jangan lakukan,"ucap Hawk yang sedang sekarat,Hawk yang masih hidup pun memberikan lencana nya lalu memberi hormat kepada Tomahawk,Hawk pun menjempoli Tomahawk sambil tersenyum lalu menutup matanya.
"Hawk!,Hawk,bertahan Hawk,"ucap Tomahawk sambil menangis dan sambil memegang tubuh Hawk.
__ADS_1
"Hawk!,Hawk!,Hawk!!,hahh!,"ucap Tomahawk sambil menangisi kepergian rekan perangnya sekaligus saudara kembarnya,semua yang disitu pun pada menangis,anak yang diselamatkan oleh Hawk pun menangis sambil dipeluk oleh ayahnya,Author pun menangisi kepergian rekannya,sementara para Angel juga hanya bisa terdiam dan masih shock,para penjaga disitu pun memberi Hawk penghormatan terhadap pengorbanannya.
perlahan-lahan tubuh Hawk pun menjadi berkas-berkas cahaya kecil yang terpisah dan menghilang,Tomahawk yang masih tidak terima atas kepergian saudara kembarnya pun seperti orang lain yang ditinggal mati oleh orang yang dia sayangi.
"Hawk,kenapa,kau meninggalkanku,"ucap Tomahawk sambil meneteskan air mata.
sementara arwah Hawk pun membisikan sesuatu kepada Tomahawk yaitu.
"Tidak apa-apa kok asalkan semua selamat,"ucap Hawk sambil memeluk kakaknya yang sedang menangis dari belakang,Tomahawk yang mendengar itu pun mengira Hawk belum pergi tapi itu hanyalah ilusinya yang membuatnya semakin menangis menjadi-jadi.
Hawk pun kemudian pergi dan memperlihatkan wajahnya atau arwahnya ke anak yang diselamatkan tadi dan mengusap kepalanya sambil berkata di telinganya dengan suara lembut.
"Kau anak yang kuat,tetap tersenyum ya,"ucap Hawk.
"Kakak,kakak jangan pergi,"ucap anak yang diselamatkan oleh Hawk.
"Kalau aku tidak pergi sekarang,aku tidak bisa pergi kesana lagi,"ucap Hawk sambil tersenyum manis ke anak itu.
Anak itu pun seketika langsung memeluk Hawk dan Hawk pun memeluk anak itu juga,tapi setelah itu anak yang diselamatkan oleh Hawk pun membuka matanya yang ternyata Hawk sudah menghilang.
Tomahawk yang sedih pun didatangi anak itu sambil tersenyum dan berkata bahwa,"Kakak Hawk sudah tenang disana,"ucap anak itu yang membuat Tomahawk semakin menangis,anak itu pun memeluk Tomahawk dan Hawk pun ternyata masih belum menghilang atau pergi karena dia juga ingin memeluk Tomahawk bersamaan dengan anak itu untuk terakhir kalinya.
Semua yang ada di tempat itu pun tidak bisa menahan tangisannya atas kepergian Hawk yang sudah berkorban demi keselamatan Angel dan anak itu.
"Kurasa tidak seburuk itu,"ucap Hawk dengan tersenyum bahagia sambil memeluk kakaknya.
__ADS_1