Air Dan Es

Air Dan Es
Mungkin Kita Akan bertemu Lagi


__ADS_3

"Seriusan ini",ucap Tomahawk.


"Gak tau ah,males,hahhh",ucap Hawk lalu menghembuskan nafas karena masih sedikit kebingungan.


"Kenapa kau Hawk?",tanya Hawk yang perempuan.


"Apa kalian—",ucap Tomahawk yang perempuan tapi belum selesai bicara kerena ada serangan yang menimpa tubuh Heagels.


"Apa kalian bisa kembali mengendalikan Heagels?,kalau ingin meningkatkan kekuatannya ya,kalian harus satukan pikiran,dan kompak dalam menggerakkan tangan,kaki,apapun lah,kalau salah sedikit saja ya tidak bisa bergerak,aduh",ucap Tomahawk yang perempuan sambil memberikan instruksi kepada Hawk dan Tomahawk.


Sebelum pergi dan meninggalkan wujudnya Hawk dan Tomahawk pun merasakan angin sepoi-sepoi,Hawk dan Tomahawk melihat kembarannya sendiri dengan sedikit berat hati harus mereka tinggalkan dengan sebentar padahal masih banyak ratusan bahkan ribuan kata yang ingin mereka ajak bicara dengan kembarannya sendiri.


"Selamat jalan,kembalilah dengan selamat!",ucap Hawk 2 sambil melambaikan tangannya dan juga sambil memasang wajah tersenyum untuk menghibur Hawk dan Tomahawk yang dari tadi diam dan menghadap kebelakang untuk melihat sekali lagi kembarannya sendiri,Hawk dan Tomahawk pun lalu berangkat meninggalkan mereka.


"Kami berangkat!",teriak Hawk dan Tomahawk sambil juga melambaikan tangan lalu berlari keluar dari alam bawah sadarnya.


"Hati-hati",ucap Hawk dan Tomahawk 2.

__ADS_1


Setelah kembali ke tubuh Heagels pun mereka sedikit terkejut karena tubuh mereka ada di pohon,tanpa basa-basi lagi mereka pun langsung mengibaskan sayapnya dan setelah dari ketinggian nampak Vulcas yang tidak bisa menahan serangan dan nampak wajahnya sudah lesu karena menghabiskan terlalu banyak kekuatannya,sedangkan Author pingsan karena telah menggunakan kekuatannya selagi Hawk dan Tomahawk ada di alam bawah sadarnya.


Nampak ada laser dari satelit TOM yang ingin membunuh Vulcas yang memiliki julukan Striker yang sudah diidentifikasi oleh perangkat Heagels pun mengarah ke Vulcas dan energi yang dibutuhkan untuk membuat satu serangan laser sudah hampir 98.90% yang artinya waktu yang tersisa untuk menyelamatkan Vulcas dan Author pun hanya tersisa 2 menit lagi yang mana Heagels harus memilih antara Vulcas atau Author.


"Duh gawat ini!,kita harus menyelamatkan siapa?",tanya Hawk sambil kebingungan dan tergesa-gesa karena waktunya sudah tinggal satu setengah menit lagi namun tiba-tiba.


"Seseorang,selamatkan aku",ucap Vulcas lalu pingsan,Heagels pun langsung menuju kearah Vulcas karena ada tiga helikopter tempur yang ingin merudalnya tapi untung Heagels berhasil menjatuhkan helikopter mereka dengan hanya mengibaskan pedangnya dengan cepat melebihi kecepatan cahaya.


"Hmmm,habis mengejek lalu diselamatkan,enak kali kau ya Tehko",ucap Tomahawk sambil memasang wajah gak jelas.


laser pun langsung ditembakkan ke arah Vulcas tapi Heagels pun langsung mengaktifkan shield field yang bewarna biru ditambah bentuk dari shield field adalah Crystal gabungan dari biru dan merah,awalnya Heagels hanya tenang saja sampai ber-berapa saat dan pas ingin berdiri tiba-tiba ada lima buah roket taktis yang menghantamnya yang membuat Heagels yang didalam tubuhnya yaitu Hawk dan Tomahawk merasa kesakitan dan kepanasan akibat terkena imbasnya.


"Hah,apa?",tanya Tehko yang baru saja sadar dari pingsannya lalu Heagels yang melihat itu pun mencoba menenangkan Tehko agar tidak kembali menggunakan kekuatannya agar bisa mengendalikan dirinya sendiri.


"Oh,sudah bangun ya,yo,selamat siang kapten,hehe",ucap Hawk dengan tenang dan tertawa untuk tidak membuat Tehko menjadi liar.


"Apa yang sebenarnya terjadi?,dimana ini?,dan apa yang?",tanya Tehko sambil kebingungan dan kemudian dia melihat kearah belakang,atas,kiri,kanan yang sebenarnya dia ada didalam shield field Heagels dan nampak mata kirinya Heagels mulai retak karena sudah tidak sanggup lagi menahan serangan demi serangan dan tiba-tiba ada sebuah roket berkecepatan tinggi yang langsung meledak di shield field yang membuat Heagels atau Hawk dan Tomahawk menjadi berteriak keras karena rasa sakit yang teramat sakit dan lalu juga mata kirinya Heagels pecah lalu nampak mata Hawk dan Tomahawk yang bergabung menjadi Eye-C keluar darah yang mengalir ke tubuhnya.

__ADS_1


Tehko yang melihat itu pun hanya bisa diam dan shock karena melihat Heagels yang rela berkorban hanya demi dirinya yang sudah kasar teramat kasar dan memperlakukannya seperti sampah masyarakat lalu tiba-tiba saja ada panggilan masuk dari Ragnarok bahwa sebentar lagi ada hantaman serangan laser dari strike dengan kekuatan penuh.


"Apa yang kau lakukan?,apa yang kau lakukan!",teriak Tehko sambil mata berkaca-kaca.


"Aku?,hanya terlambat makan siang saja",ucap Heagels dengan santai.


"Apa?,apa yang kau bicarakan!,ini serius!,bukan main-main!,kenapa,kenapa,kenapa!",teriak Tehko ke Heagels lalu tiba-tiba waktu peluncuran laser pun tiba,Heagels pun lalu melempar Tehko kearah Author yang sudah menjadi Raies-Hole.


"Selamat tinggal,hehehe",ucap Heagels sambil melambaikan tangannya dan Bomm,ledakan pun tidak bisa terelakkan yang membuat seketika menjadi sunyi dan Heagels pun hilang.


"Tidakkkk!",teriak Author sementara Tehko pun hanya bisa diam dan shock melihatnya.


"Mungkin kita akan bertemu lagi",ucap Hawk dan Tomahawk yang ada didalam tubuh Heagels.


"Wah,wah,sepertinya aku tertinggal sesuatu yang berguna",ucap Xiaox dengan sifat yandere nya.


"Kurang ajar kau Time!,jadi ini semua adalah ulahmu!",teriak Author sementara Itu,Vulcas pun bangkit dan langsung menantang Time karena sudah main-main dengan Angel yang salah,tapi tiba-tiba diatas pohon rindang pun terdapat seseorang yang melihatnya sambil memakai teropong dan sambil makan popcorn seperti nonton flim,mereka iyalah ternyata.

__ADS_1


__ADS_2