
"Hei,Tomahawk!,bangun woi,"ucap Estia sambil membangunkan Tomahawk.
"Ahhhh,sudahlah!,5 menit lagi,"ucap Tomahawk sambil menarik selimutnya.
"Woi tukang tidur,kita belum sholat subuh,"ucap Hawk,lantas Tomahawk pun langsung bangun dan terkejut yang sontak langsung melemparkan selimutnya dan berlari ke Hawk lalu memeriksanya.
"Hawk?,ini kau?,benar ini kau?,"ucap Tomahawk sambil memegang wajahnya Hawk tapi Hawk pun langsung menjauh darinya bersamaan dengan Estia,dan Magical karena takut dengan Tomahawk.
"Ada apa ini?,ada apa?,"ucap Rian yang baru sampai di kamarnya kami.
"Tidak,tidak terjadi apa-apa,"ucap Tomahawk sambil masih kebingungan lalu setelah memenangkan diri sebentar,Tomahawk pun memasang dengan wajah yang berpura-pura tidak kebingungan lagi dan langsung mengajak Hawk pergi ke taman pancuran air didepan rumahnya Estia.
Setelah sampai di pancuran air taman depan rumahnya Estia pun Tomahawk langsung berwudhu karena Hawk sudah dari tadi,setelah berwudhu mereka pun melaksanakan sholat qabliah subuh dan sholat subuh di belakang pohon rindang,Tomahawk pun yang menjadi imam shalat karena dia yang lebih banyak menghafalkan Al-Qur'an dan bacaan lainnya.
__ADS_1
Setelah sholat qabliah subuh dan sholat subuh,Hawk pun langsung memegang pundaknya Tomahawk yang mengubah semua pandangan yang awalnya rumah Estia menjadi alam bawah sadarnya,Tomahawk pun sudah memperkirakan bahwa ini hanyalah ilusi dari Tomahawk dari alam bawah sadarnya.
Semua yang awalnya hanya nampak pohon rindang,rumput hijau,air mancur,taman pun hilang menjadi berkas-berkas cahaya kecil yang lama-kelamaan menghilang,Tomahawk yang memalingkan wajahnya kebelakang melihat Hawk pun seperti dugaannya,Hawk pun juga menjadi berkas-berkas cahaya yang lama-kelamaan menghilang,semua pun menjadi putih,Hawk yang belum menghilang pun kemudian diberi hormat kepada Tomahawk dan memeluknya untuk terakhir kalinya.
Dan semua pun menghilang dan yang tersisa adalah ruangan hampa,kosong,luas,sepi,sunyi,putih,Tomahawk pun berdiri dan melihat sekeliling,setelah hampir satu jam memperhatikan sekeliling sambil memegang UZI Gun miliknya jaga-jaga kalau ini jebakan tiba-tiba saja ada suara yang menyuruh Tomahawk balik badan.
Tomahawk pun langsung membalikan badannya sambil masih memegang UZI Gun miliknya yang ternyata itu adalah Tomahawk yang ada di alam bawah sadarnya atau yang sering dipanggil Ren yang sedang nampak wajahnya tidak begitu senang melihat Tomahawk.
"Sopankankah anda menodongkan senjata ke arah saya?,"tanya Ren ke Tomahawk dengan raut wajah tidak senang,Tomahawk pun lantas menurunkan senjatanya dan menaruhnya di tasnya.
"Kemana?,woi kemana woi?!,"tanya Tomahawk dengan kebingungan dan sambil berjalan mengikuti Ren.
Sebenarnya Ren sedang ingin membunuh Tomahawk karena telah menghilangkan nyawa saudaranya dan sebenarnya dia sedang memasang wajah sedih,marah,dan rasa balas dendam yang sudah disiapkan untuk Tomahawk.
__ADS_1
Setelah sampai dan melihat Hawk dan Ran yang sudah hanya tinggal nama diatas batu nisan pun Tomahawk pun langsung melihat makamnya mereka berdua dan memegang kuburannya.Setelah memegang kuburannya,tanganya Tomahawk pun langsung dipotong oleh Ren,Tomahawk pun yang melihat itu pun langsung terkejut dan refleks langsung berdiri dan langsung akan menembaknya menggunakan UZI Gun miliknya tapi dengan cepat pun Ren berhasil menyobek bagian dada hingga perutnya Tomahawk dengan menggunakan sihir angin kuat dan kencang yang membuat Tomahawk langsung jatuh dan terkapar di lantai.
"Kenapa kau melakukan ini,"ucap Tomahawk yang sekarat.
"Karena kau gagal menjadi Demon,tentara sekaligus saudara,"ucap Ren sambil menatap ke Tomahawk dengan wajah penuh dengan kebencian.
"Tunggu,sebenarnya aku ingin—,"ucap Tomahawk yang belum selesai bicara kerena punggungnya langsung ditebas lagi oleh Ren yang membuat Tomahawk langsung mati,sememtara Ren pun berlumuran darah dari Tomahawk,Ren pun juga terkapar di lantai dan menangis sejadi-jadinya dan sudah merasa puas dengan janjinya ke Ran sebelum dia meninggal.
"Hawk,maafkan aku,aku tidak bisa melakukan apapun untuk membalaskan dendammu kepada Angel yang sudah membunuhmu,"ucap Tomahawk sambil menangis,tapi Hawk pun datang dan langsung memeluk Tomahawk sambil menenangkannya.
"Hawk,Hawk!,"ucap Tomahawk yang baru sadar Hawk sedang memeluknya yang langsung mengajaknya untuk keluar dari tempat ini,tapi Hawk pun hanya bisa melakukan bahasa isyarat bahwa sudah tidak ada lagi jalan keluar.
Hawk pun mulai menjauh dari Tomahawk,Tomahawk pun langsung menangkap Hawk tapi tidak bisa karena Hawk sudah semakin jauh darinya,dia pun mencoba memanggil-manggil Hawk tapi itu sia-sia,dan badannya pun mulai menjadi berkas-berkas cahaya seperti Hawk yang lama-kelamaan menghilang.
__ADS_1
"Hawk maafkan aku,semua maafkan aku,"ucap Tomahawk sambil menangis,setelah sudah hampir waktunya,Tomahawk pun melihat keatas sambil tersenyum manis lalu menghilang dengan berkas-berkas cahaya karena waktunya sudah tiba.