
"Berengsek kau Time!,apa kau tidak punya hati?,"tanya dan gertak Vulcas ke Time.
"Wah,wah,janganlah marah,santai,santai,aku hanya ingin membantumu membersihkan dua serangga yang mengganggumu,"ucap Time dengan sombongnya.
"Ngab?,lihat mereka!,gara-gara kita kan mereka akan baku hantam,"ucap orang yang diatas pohon sambil memegang teropong.
Vulcas yang sudah marah pun langsung mengeluarkan kekuatannya dan bersiap untuk menyerang Time,tapi dilain sisi ada dua orang yang mengintai mereka secara diam-diam,Author yang sudah siuman pun langsung terkejut melihat adiknya dan Time yang ingin saling menyerang.
Vulcas yang tidak pikir panjang pun langsung menyerangnya,begitu juga dengan Time yang langsung mengeluarkan senjatanya yaitu shotgun kecil yang diberi ukiran yang aneh,sementara senjata andalan Vulcas adalah Saber Blash yang juga memiliki ukiran yang aneh.
"Bro,bro!,gawat bro,gawat!,"kata orang yang memegang teropong,tanpa basa-basi lagi teman yang berada di sampingnya pun langsung mengambil teropongnya dan seketika langsung menyemburkan air yang didalam mulutnya karena terkejut.
"Bagaimana ini?,"tanya orang yang memegang teropong.
"Gampang,tonton aja,nih popcorn,"kata teman konyolnya.
Vulcas dan Time pun saling menyerang dengan kekuatan penuhnya,sampai gerakan bermanuver mereka hampir tidak bisa dilihat karena kecepatannya,Author yang melihat itu pun sedikit bingung,takut,dan khawatir akan keselamatan Tehko dan tiba-tiba di iPhone nya ada pesan yang bertuliskan bahwa,temui kami diatas pohon rindang di depanmu,tanpa basa-basi pun dia langsung berlari ke arah pohon yang didepannya dan setelah sesampainya di sana pun langsung diseret keatas oleh Hawk dan Tomahawk.
Author yang mengangkat kantung matanya pun melihat Hawk dan Tomahawk yang seharusnya sudah mati karena serangan tadi,Author pun kemudian menanyakan siapa mereka berdua.
"Siapa kalian berdua?,"tanya Author sambil memasang wajah serius.
"Kami?,"tanya balik Hawk dan Tomahawk ke Author.
"Ya,kalian berdua lah!,"gertak Author yang jengkel tapi diketawain oleh Hawk dan Tomahawk karena wajahnya Author yang serius.
"Oke,oke,kami serius ini,kami serius,kami ini ya Hawk dan Tomahawk lah,bodoh,ya benar seharusnya kami mati karena serangan tadi,namun itu hanya bayangan kami,kami sudah tahu kok ini akan terjadi,jadi ya,aku ingin memastikannya saja kalau nyata,hahh,kaget aku!,"ucap Hawk dengan santainya tapi tiba-tiba ada satu serangan yang mengenai batang di belakangnya yang membuatnya sedikit gemeteran.
"Sepertinya kita harus ke tempat yang lebih aman deh",ucap Hawk sambil cemas.
__ADS_1
Lalu Tomahawk dan Author pun melirik Hawk dengan tatapan yang tidak enak tapi tiba-tiba saja ada peluru melesat kearah Hawk yang hampir saja mengenainya dan yang membuatnya menjadi merinding ketakutan,karena sangking kuat dan cepatnya peluru tadi sehingga membuat pohon yang mereka buat berlindung seketika roboh.
"Eh?,"ucap Tomahawk,Hawk,dan Author,mereka pun jatuh ketanah dengan sedikit keras tapi untung ada bagian bawah badan sebagai peredam benturan.
Hawk pun lalu menoleh keatas karena mendengar suara tembakan dan suara ledakan yang ternyata adalah Tehko yang ditembak time menggunakan KarCracker yang untungnya hanya kena di pundaknya karena Hawk sempat mengatur arah dan kecepatan angin,kemudian disusul Tomahawk dan Author yang langsung melihat keatas.
Time pun langsung mencari dari mana arah datangnya sihir pengendali angin yang ternyata adalah Hawk yang berada di bawah,Time pun dengan cepat menatap Hawk sambil mengarahkan KarCrackernya yang langsung dibalas Hawk,Tomahawk,dan Author dengan mengacungkan jari tengahnya.
"It's,my life,lalalala,"ucap Tomahawk sambil mengejek Time yang membuat Time marah dan langsung menembaknya dengan peluru granat,bukanya mati terkena imbasnya malah Tomahawk,Hawk dan Author langsung menjadi Trinity.
"Itu kan!,"ucap Time dengan gemetaran dan ketakutan,KarCrackernya pun langsung hancur berkeping-keping setelah Trinity menggenggam tanganya kearah KarCrackernya.
"Kekuatan apa itu tadi,"ucap Tehko dengan tegang dan sambil shock,seketika itu lah Trinity ada tepat didepan matanya yang membuat Tehko semakin shock karena itu adalah wajah kakaknya tapi kornea mata kanannya adalah gabungan mata dari Hawk, Tomahawk,dan kakaknya sendiri.
"Yosh,kau baik-baik saja kan?,adik pintar,"ucap Author sambil menenangkan Tehko.
"Lebih tepatnya adik bodoh,"ujar Hawk sambil jengkel.
"Tripod?,"tanya Tomahawk sambil terkejut dengan kehadiran mahluk seperti iblis itu.
"Ini tidak bagus semuanya,dan dia mengarah kearah kita!,"ucap Hawk sambil terkejut seperti Tomahawk.
"Apa?!,apa?!,apa yang kalian sedang bicarakan?!,"tanya Author sambil ketakutan dan gemetaran karena melihat dua teman over power mereka ketakutan dan gemetaran melihatnya.
"Kakak?,"tanya Tehko sambil cemas,Trinity pun langsung membalasnya dan menenangkannya dan tanpa ada peringatan,Tripod pun langsung menembakan laser kearah mereka yang membuat Trinity langsung menggenggam tangannya Tehko dan Time untuk menghindari laser penghancur dari Tripod.
"Kakak?!,apa itu tadi?!,apa itu tadi?!,"tanya Tehko sambil ketakutan sementara mereka hanya bisa melihat dan mendengar Tripod yang sedang mengeluarkan suara kerasnya,kemudian ada pesan masuk dari Ragnarok bahwa ada target tidak diketahui di arah dan koordinat mereka.
Setelah Trinity diam sementara pun bisa bergerak lagi dikarenakan akibat Hawk dan Tomahawk menjelaskan semua tentang Tripod ke Author yang membuat Author sedikit kaget mendengar nama Queen,X dan Z.
__ADS_1
"Masa',seriusan,dari tahun 7000?,"tanya Author sambil tercengang.
"Iyalah bambang!,sudah dijelaskan masih ada gak paham,paham,sekolah mana sih kau!,"ucap Tomahawk untuk menyinggung Author.
"Jangan begitu Tomahawk,mental down nangis nanti,hahaha",ucap Hawk sambil mengejek Author juga lalu tertawa dengan Tomahawk.
"Bukan begitu!,sudah mari kita serius!,"gertak Author ke Tomahawk dan Hawk.
"Lah kok ngamok,"ejek Hawk ke Author
"Dahlah,"ucap Author sambil putus asa.
Tiba-tiba saja ada serangan dari Tripod yang langsung mengenai Trinity tapi tidak dengan Tehko dan Time.
"Woi sakit goblok!,"teriak Hawk ke Tripod.
"Makanya jangan bercanda terus kalian berdua,",ucap Author dengan jengkel tapi santai tidak ngegas sepeti tadi.
"Apa kita perlu kasih paham Hawk?,"ucap Tomahawk ke Hawk.
"Ok",ucap Hawk.
"Apa yang kalian bicarakan!,"gertak Author.
"prinsip hidup kami adalah hidup dibuat Happy walau keadaan sedang kayak begini,"ucap Hawk dan Tomahawk sambil pamer prinsip hidup nya.
"Pamer prinsip hidup aja sampai gini,arghhh",ucap Author namun tiba-tiba saja tripod mengeluarkan suara keras yang membuat mereka menjadi kebisingan.
"Yosh ayo kita serius,"ucap Hawk sambil tersenyum dibalik masker wajahnya.
__ADS_1
"Ya!",ucap Tomahawk.
"Heh,baiklah",ucap Author dengan semangatnya.