Air Dan Es

Air Dan Es
Hari Masalah Si Dua Biru


__ADS_3

"Sampai kapan kau akan menunggunya sadar?,itu tidak mungkin sebentar,mungkin sekitar tiga hari",kata Tomahawk.


"Lagi pula kau juga ratu dari kota berbagai ras di sini,haehhh,lebih baik kau pergi sekarang biar aku yang mengurusnya",kata Tomahawk.


"Aku tak akan pergi",kata Touto sambil menundukkan kepalanya.


"eh,apa?",tanya Tomahawk.


"Bukankah aku yang sudah menyakitinya harus sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan!,ini adalah kejadian yang sangat memalukan sekaligus mencemari nama baik keluargaku,jadi kalau bisa,aku mohon!,izinkan aku menemaninya",kata Touto lalu Tomahawk pun terkejut dan setelah itu tersenyum.


"Yah,aku akan pergi untuk membuat surat alasan dulu,hmmm",kata Tomahawk setelah itu senyum dibalik maskernya.


"Hah,terimakasih",kata Touto.

__ADS_1


Setelah itu Touto pun menunggu dan menunggu Hawk sadar hari demi hari karena Magical sedang menggantikannya begitu juga Tomahawk yang menjadi Assasin yang biasa dilakukan bersama adiknya,Touto yang selalu memegang tangan Hawk dan berdoa pun masih belum melihat Hawk sadarkan diri namun setelah dua hari berlalu dan yang ketiga harinya ini Hawk pun sedikit sadar persis yang diprediksi Tomahawk,Hawk yang sedikit membuka matanya pun kemudian melihat ke arah tangannya yang kerasa dipegang dan setelah melihatnya Hawk pun terkejut dan takut.


Hawk yang diam-diam melepaskan tangannya Touto pun perlahan-lahan mulai melepaskannya,karena badan Hawk yang sudah mulai membaik dia pun akhirnya membuka semua peralatan yang menempel ditubuhnya dan langsung pergi meninggalkan Touto yang tertidur sambil menundukkan kepala dengan wajah dingin,diperjalanan keluar dari rumah sakit,dia pun bertemu dengan Tomahawk dan langsung melewatinya dengan begitu saja namun Tomahawk yang memiliki ikatan kuat dengan adiknya pun langsung memegang pundaknya dan langsung memborgol Hawk.


Hawk yang sudah di borgol akhirnya melihat Tomahawk dengan wajah ketakutan karena takut pangkatnya dikurangi dan dihukum dengan caranya sendiri agar bisa jera yang dia hukum begitu Hawk yang melihat senyuman jahat dan senang kakaknya lalu Hawk pun berteriak karena depresi,Hawk pun dihukum sama kayak di kastilnya Gura dengan berjinjit kaki,menjewer telinga sendiri,sampai sepuasnya Tomahawk,Touto yang sedang tidur pun akhirnya dibangunkan suster disana karena akan ada pasien baru,Touto yang melihat dan sadar bahwa Hawk tidak ada pun langsung menanyai dokter itu dimana dia.


Dokter itu hanya bilang bahwa dia sudah keluar beberapa jam yang lalu dan keluar dari rumah sakit dengan pria berpakaian merah yang aneh sekilas Touto yakin bahwa itu adalah Tomahawk dan Hawk karena sudah yakin pun akhirnya dia pergi dari untuk mencari Tomahawk dan Hawk dengan pasukannya Tomahawk yang pas itu lewat mendengar percakapannya pun mentidak usahi karena dia tahu Hawk berada dimana,Touto yang mendengar itu pun lekas membaik dan lega karena telah menemukan Hawk.


"Itu dia",kata Tomahawk.


"Eh,apa?,hah!,ampun,ampun Touto,jangan begitu,jangan begitu",kata Hawk sambil takut.


"Kenapa kamu tiba-tiba takut Hawk?",tanya Tomahawk.

__ADS_1


"Karena dia telah menyemburkan api sangat panas yang sampai saat ini aku masih ingat",kata Hawk tapi tiba-tiba Touto pun diam dan melepas pelukannya.


"Eh?,kenapa?",tanya Hawk.


"Maafkan aku",kata Touto sambil menundukkan kepalanya juga bersedih.


"tidak perlu meminta maaf ya itu tadi juga—",kata Hawk karena belum selesai bicara langsung dipotong Touto.


"Maafkan aku,maafkan aku,karena aku telah menyakitimu sampai akan merenggut nyawamu itu,dan sebaiknya aku di bunuh,diasingkan,atau diusir dari sini",kata Touto.


"Tapi,tapi kenapa kamu masih bisa tersenyum denganku yang mau membunuhmu itu?",tanya Touto sambil melihat Hawk dengan menangis lalu Hawk pun mendekati Touto dan langsung menatap wajahnya dan matanya.


"Karena,kamu tidak tahu siapa aku karena kita baru bertemu kan tidak tahu,apalagi kalau orang baru ya,wajar kan tidak tau kan Tomahawk,jadi tidak usah begitu—",kata Hawk yang membuat Touto luluh hatinya dan memeluknya dengan senang sambil sedikit mengeluarkan air mata.

__ADS_1


"Terimakasih sudah menyelamatkanku,dan mungkin aku tidak akan mengenal orang disini dan mati dengan tidak tenang karena tidak memiliki orang yang sudah baik denganku dan sekitarku terutama kalian,Hawk dan Tomahawk",kata Touto.


Lalu hujan tiba-tiba turun yang membuat kami harus lari agar tidak kehujanan tapi Touto yang masih sedikit lemas pun digendong Hawk yang memakai alat bantu Exokleton yaitu alat penguat diri pun menyuruh Touto untuk pegangan erat,setelah itu mereka pun berlari sekuat tenaga sampai mereka juga di istana.


__ADS_2