Air Dan Es

Air Dan Es
Hari Yang Berantakan


__ADS_3

"Yosh,kita akan belajar cara menggunakan sihir kan guru?",kata Estia dengan semangat.


Sementara Hawk hanya diam sambil melamun membayangkan kerusuhan yang akan terjadi ketika mimpinya menjadi nyata dan bukan mimpi biasa saja.


"Guru!!!",kata Estia dengan jengkel dan dengan nada tinggi.


Seketika itu semua murid pun langsung menatap Estia dan Hawk pun jatuh dan kebentur meja,karena dia jatuh dari sanggah an tanganya,setelah itu Hawk pun menatap Estia dengan wajah kurang senang.


"apa!",bukankah tidak sopan membentak guru ketika belajar apalagi sampai kebentur meja?!,sekarang duduk manis saja!",kata Hawk dengan sedikit nada tinggi.


Estia pun jengkel karena dia tidak merasa bersalah denganya,dan mau ribut dengan Hawk tapi untungnya dihentikan oleh Rein dan Magical.


Setelah itu Hawk pun tertawa sedikit dan bertanya kepada murid di kelasnya karena Hawk sudah memendam rasa penasarannya.


"Kenapa kau belajar sihir sampai begitu?,dan kalian semua kenapa kalian belajar sihir?,apa gunanya?",tanya Hawk.


"Karena!,sihir adalah kemampuan atau keahlian yang sangat berguna untuk mempermudah dan membantu kegiatan manusia baik dalam ekonomi,pertanian, pertahanan,dan lain-lain",jawab Estia dengan penuh percaya diri.


"kalau sihir pertanian adalah untuk menumbuhkan tanaman agar cepat berbuah atau bisa dipanen itu tidak apa-apa,tapi kalau yang dimaksud dan lain-lain menurutku digunakan untuk membunuh seperti TOM",kata Hawk dengan raut wajah yang tidak seperti biasanya.

__ADS_1


seketika itu semua murid menatap Hawk dan mereka membantah kata-katanya dan mengejek Hawk,kemudian Hawk pun memukul meja karena kesal yang membuat seisi ruangan menjadi diam dan takut.


Rian dan Tomahawk yang ada diluar sekolahan merasa Hawk membuat masalah dan seketika itu mereka pergi ke kelasnya,dan ternyata benar yang mereka rasakan dari tadi,dan setelah mereka berdua masuk ke kelas Hawk,buku di meja jatuh dan Hawk nampak sangat jengkel dan marah.


"Sihir hanyalah pelajaran yang bodoh,dan hanya berguna untuk membunuh manusia dan menghancurkan dunia seperti TOM",kata Hawk.


plakkk,Hawk pun ditampar Estia sambil menangis,karena perkataannya sangat menyakitkan hatinya dan sangat menghancurkan semangatnya untuk belajar sihir.


"Aku,benci kau!!!",kata Estia dengan nada tinggi sambil menangis.


Kemudian Estia pun berlari keluar kelas,Rein dan Magical pun membuntuti mereka,kemudian Rian pun berlari ke arah Hawk,dan ketika sampai Rian pun langsung mendorong Hawk.


"Diam kau,jangan naif!",kata Hawk sambil menggertak.


Setelah itu Hawk pun keluar kelas sambil marah,Rian pun mencoba mencari Rein,Estia,Magical,dan Wein,sementara Tomahawk mencari Hawk.


Ting,Ting,Ting,Ting


Jam sekolah pun berbunyi,tanda istirahat sudah mulai,Murid-murid pun keluar dari kelasnya masing-masing,ada yang berpacaran,ke kantin,ke taman untuk mengistirahatkan otak mereka.

__ADS_1


Hawk pun melihat orang yang lagi mau di katakan perasaannya,Hawk yang tidak sabar itu menggunakan alat seperti teropong dan pendengar suara jelas dari jarak jauh.


"Aku,aku,aku,hanya,menyukaimu",kata pacar perempuannya.


sementara laki-lakinya diam,Hawk yang melihat itu langsung menuju ketempat dan seketika sampai dia bertemu juga dengan murid sekelasnya.


"Ngapain disini?",tanya Hawk.


"aku,,,hanya,,,mengatakan yang sebenarnya",kata Perempuannya.


"kalau begitu,kenapa kamu menolaknya",kata Hawk.


Yang laki-lakinya menjawab,"I am Gay",Hawk dan yang lainnya yang mendengar itu pun terkejut dan bengong karena perkataannya,tapi setelah itu Hawk pun menampar laki-lakinya.


"Sadar,goblok!!!,dia itu sudah menyatakan cintanya kepada kamu!!!",kata Hawk dengan marah.


kemudian laki-lakinya berkata untuk pacarnya dan temanya dengan santuy,"aku tahu,mari kita pergi,tinggalkan orang aneh ini",setelah itu Hawk pun ditinggalkan.


Hawk yang bingung itupun menggaruk kepalanya dan kemudian duduk di kursi taman yang berada di sampingnya,sambil merenung dan berpikir,tapi tiba-tiba Tomahawk pun datang dan menyapanya.

__ADS_1


__ADS_2