
"hei,apa kamu tidak pacaran Magical?",kata Hawk dengan biasa saja,"hah,ke,ke,kenapa kamu tiba-tiba bertanya hal semacam itu?!",kata Magical dengan malu dan nada tinggi,wajahnya yang memerah sejak aku berkata itu dari tadi dan raut wajah yang aneh,aku yang melihat itu pun iba dan kemudian,"he,hehh,tu,tunggu,ke,ke,kenapa dia memegang kepalaku?",kata Magical dengan wajahnya yang memerah didalam hati.
Sebenarnya aku hanya memegang kepalanya karena ketika ada orang yang kita kenal malu atau bingung memegang kepalanya bisa membuat orang itu menjadi tenang,"kami pulang,eh",kata kakakku dan semua termasuk aku menjadi diam tapi tiba-tiba "Tesss","ini bukan seperti yang kalian pikirkan!",kata Magical dengan malu dan nada tinggi,sementara Hawk jatuh karena tampolan keras Magical.
__ADS_1
Ketika Tomahawk ke arah Hawk tiba-tiba dia menginjak sesuatu yang cair dan merah,ternyata Hawk sejak tadi menahan rasa sakitnya untuk Magical,"hah!!,Hawk bertahan,banyak sekali yang keluar!,semua ambilkan perban!",kata Tomahawk lantas semua kecuali Magical dan Tomahawk,setelah perban diambil Tomahawk pun menjahit luka Hawk dan memperbanya,semua orang pun khawatir.
"oh,ya semua apa kalian mau makan?,kita belum makan dari tadi",kata Tomahawk lalu Rein,Wien,Estia pun memasak makanan kecuali Magical,setelah makanan jadi mereka pun makan dan mengobrol,di tengah-tengah obrolan mereka Hawk pun bangun dan teriak, seketika itu semua orang pun terkejut dan mencoba menenangkan Hawk,"ada apa Hawk,ada apa?",kata Magical,sementara Hawk hanya menjawab,"kejutan,kejutan".
__ADS_1
"hah,semua aku tadi bermimpi orang yang ada disekolahkan tewas karena ada anggota TOM yang bernama "Danger Supraise",kata Hawk yang sedikit lebih tenang,seketika semua orang pun menyiapkan rencana untuk besok jaga-jaga kalau dia datang,setelah itu mereka semua pun tidur,Hawk dan Tomahawk pun mengobrol sebentar karena mereka satu kamar,"Hawk?,sebenarnya foam kamu tadi,apa namanya?",tanya Tomahawk.
Hari pun sudah pagi semua orang pun bangun,Hawk dan Tomahawk pun terkejut karena disamping mereka ada Magical yang di Hawk dan Rein yang ada di Tomahawk,"hallo selamat-,eh?",kata Rian yang belum selesai bicara dan langsung di balas Hawk dan Tomahawk,"ini bukan yang seperti yang kamu pikirkan!!",karena suara itu Magical dan Rein pun bangun,"selamat pagi",kata mereka berdua.
__ADS_1
"heh,pagi juga",kata Hawk dan Tomahawk dengan nada kecewa tapi Rian pun sedikit tersenyum sambil menutup matanya,semua pun sarapan dan mandi secara bergantian,setelah itu mereka sudah siap untuk berangkat sekolah,"yosh,mari kita berangkat",kata Hawk,diperjalanan mereka pun saling mengobrol dan bercanda,setelah berjalan sekitar 30 menitan akhirnya mereka pun sampai,dan tepat pada waktunya.
"ok,guru kami masuk kekelas dulu,daaa",kata Estia dengan senang,aku,kakakku,dan Rian pun mengucapkan selamat tinggal dan kami pun menyiapkan rencana,Teng,Teng,Teng,Teng,jam pelajaranku pun di mulai,seperti biasa aku disambut dengan baik dan mengajar kelas dengan penuh gairah dan semangat pagi ku, sementara Rian dan Tomahawk menjaga dan mengawasi suasana yang tidak diinginkan.
__ADS_1